lune🌖
1.1K posts

lune🌖
@dyscoria
“𝘺𝘰𝘶 𝘯𝘦𝘷𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘦𝘯 𝘢 𝘴𝘯𝘪𝘱𝘦𝘳 𝘭𝘰𝘰𝘬𝘪𝘯’ 𝘵𝘩𝘪𝘴 𝘤𝘶𝘵𝘦𝘦𝘦”—rosbloktwt

JUST IN: TAUFIK HIDAYAT BERHASIL DITANGKAP DI MAJALENGKA

pidato terbaru prabowo guyss katanya dia tau siapa yg bayar demo, WKWK DEMO PENDUKUNG MBG LU TUH YANG BAYARAN MAH KOCAK 😭😭

WKWKWKWKWKWK DISURUH SABAR JINKK 😭😭 fathimah kamu kalo udh gakuat ketawanya yang kenceng aja 😭😭

Gw gasuka bgt klo ke akad trus si ustat atau penghulunya mulai ceramah dam hanya menjadikan perempuan sebagai bahan pemuas nafsu dan syahwat doang

Aisah (46), seorang ibu di Cianjur, Jawa Barat, tega mengorbankan anak gadisnya dirudapaksa suaminya atau ayah tiri korban, Abas (44). Perlakuan bejat itu, karena ibu korban tidak mau dicerai oleh Abas. Aksi bejat kedua tersangka, berawal saat ayah tiri korban berniat menceraikan ibu korban. Namun, keinginan tersangka Abas itu ditolak istrinya. Penolakan itu tidak menyurutkan niat tersangka Abas untuk tetap bercerai dan terus mendesak agar istrinya mau menuruti keinginannya. Untuk mencegah dicerai oleh suaminya, tersangka Aisah kemudian menawarkan anak gadisnya yang masih dibawah umur untuk disetubuhi. Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra, mengatakan aksi bejat kedua tersangka, yakni ayah tiri dan ibu kandung korban sudah terjadi sejak 2023 hingga Mei 2026. Kasus ini terungkap usai dilaporkan oleh kakak kandung korban setelah korban menceritakan kejadian nahas yang menimpanya selama bertahun-tahun. Kedua tersangka, lanjut Fajri, telah diringkus dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cianjur. Kedua tersangka dikenakan Pasal 81 (2) dan (3) Undang-undang RI Nomor 35/2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak. 📸: Dok. kumparan/APurwandi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R371 | E164 | E116 | v161 | E103 #bicarafaktalewatberita #kumparan





Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), resmi menggelar sayembara berhadiah uang tunai sebesar Rp 250 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan, menangkap, atau memberikan informasi akurat mengenai keberadaan Taufik Hidayat (30). Langkah ini diambil karena KDM merasa sangat geram dan mengutuk keras aksi penganiayaan serta penyekapan biadab yang dilakukan oleh pelaku terhadap pacarnya.

























