Aditya Hadi Pratama

23.6K posts

Aditya Hadi Pratama banner
Aditya Hadi Pratama

Aditya Hadi Pratama

@adheet_ya

Business (and sports) journalist at @jakpost | former @techinasia | Tips: [email protected]

Jakarta, Indonesia Bergabung Kasım 2009
1K Mengikuti1.3K Pengikut
Aditya Hadi Pratama me-retweet
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
This belongs to all of us.
English
6.9K
108.9K
320.6K
11.3M
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
The percentage of income Indonesians spend on consumption is dropping, while savings are increasing to levels not seen since the pandemic (December 2020). Source: BI's consumer survey (Feb 2026)
Aditya Hadi Pratama tweet media
English
0
0
3
76
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
Got the privilege of speaking with Janice Tjen during her preparation for Indian Wells. She talked about how she wants to approach this year, only her second season on the WTA Tour, how she is shaping her mindset, and why she continues to play doubles. thejakartapost.com/sports/2026/03…
English
1
1
7
365
Aditya Hadi Pratama me-retweet
M. Chatib Basri
M. Chatib Basri@ChatibBasri·
Untuk mahasiswa ekonomi, ekonom, pembuat kebijakan dan mereka yang tertarik ekonomi Indonesia Berikut adalah buku terbaru tentang Indonesia yang diterbitkan oleh ADB. Reza Anglingkusumo dan saya menulis satu bab mengenai kebijakan makroekonomi dan industrialisasi Indonesia. Kami mengulas evolusi ekonomi Indonesia selama dua dekade terakhir, dengan fokus pada produktivitas, daya saing, serta peran tabungan dan alokasi investasi dalam pengembangan industri. Bab ini juga mengidentifikasi prioritas reformasi sisi penawaran, dengan penekanan pada perlunya strategi yang didorong oleh investasi dan berorientasi ekspor untuk mendukung diversifikasi menuju manufaktur dan jasa bernilai tambah tinggi. Buku ini tersedia secara akses terbuka; tautannya tertera di bawah ini. Please find a newly published book on Indonesia published by the Asian Development Bank (ADB). Reza Anglingkusumo and I contributed a chapter on Indonesia’s macroeconomic policy and industrialization. The chapter explores Indonesia’s economic evolution over the past two decades, focusing on productivity, competitiveness, and the role of savings and investment allocation in industrial development. It identifies priorities for supply-side reforms, emphasizing the need for an investment-driven, export-oriented strategy to support diversification into higher-value manufacturing and services. The book is open access; the link is below adb.org/sites/default/…
M. Chatib Basri tweet mediaM. Chatib Basri tweet media
Indonesia
37
1.2K
4.1K
136.3K
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
Only a sentence is needed from her coach to push Elena Rybakina from losing 0-3 to lead 5-3 in the third set. Amazing!
English
0
0
2
183
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
Kalau harus memilih, lebih baik mendahulukan kasih perlindungan sosial ke so-called gig worker atau membuka lebih banyak lapangan pekerjaan formal untuk mereka?
Indonesia
0
0
0
132
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
A central bank deputy director warned that if the government truly wants to hit 8% economic growth, it needs consistent policies, not regulatory flip-flops kompas.id/artikel/menjag…
English
0
0
1
92
Aditya Hadi Pratama me-retweet
lid
lid@lidamaulidash·
Defending The Indefensible Lagi ramai dibicarakan, komunikasi pemerintah katanya buruk. Saya sudah melihat dari yang dianggap buruk (PCO Hasan Nasbi) sampai yang dibilang lebih baik (Menkomdigi Meutya Hafid). Untuk yang disebut belakangan, saya menonton wawancaranya dengan Garuda TV. Meski secara penyampaian lebih halus, substansinya problematik karena secara umum punya semangat mengerdilkan kebebasan berpendapat. Saya kira, masalahnya yang utama adalah karena mereka bukan sedang mengomunikasikan kebijakan. Yang mereka lakukan adalah defending the indefensible. Awalnya adalah kebijakan-kebijakan ini memang tidak punya fondasi kajian yang kokoh. Misalnya, apakah pilihan MBG lebih baik dari program-program yang dipangkas, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang? Apakah revisi UU TNI justified dari sisi pemerintahan demokratis? Bukan hanya warga yang cemas, jangan-jangan mereka juga cemas sendiri; "Ini kita lagi ngapain?" Belum lagi kecemasan oportunistik (yang manusiawi-manusiawi saja), apakah mereka akan tetap dipertahankan di kabinet? Maka, yang dilakukan bukanlah komunikasi yang bisa menarik anggukan warga, baik secara rasional maupun emosional, melainkan pembelaan yang kira-kira disukai oleh atasannya alias presiden yang menginginkan kebijakan A-Z. Mereka tidak sedang berkomunikasi dengan rakyat, mereka sedang berlomba menggonggongi rakyat.
Indonesia
4
131
205
12.9K
Aditya Hadi Pratama me-retweet
James Surowiecki
James Surowiecki@JamesSurowiecki·
Just figured out where these fake tariff rates come from. They didn't actually calculate tariff rates + non-tariff barriers, as they say they did. Instead, for every country, they just took our trade deficit with that country and divided it by the country's exports to us. So we have a $17.9 billion trade deficit with Indonesia. Its exports to us are $28 billion. $17.9/$28 = 64%, which Trump claims is the tariff rate Indonesia charges us. What extraordinary nonsense this is.
James Surowiecki@JamesSurowiecki

It's also important to understand that the tariff rates that foreign countries are supposedly charging us are just made-up numbers. South Korea, with which we have a trade agreement, is not charging a 50% tariff on U.S. exports. Nor is the EU charging a 39% tariff.

English
2.3K
21.2K
92.4K
19.8M
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
@ardynshufi Di wawancara ini Kluivert bilang kalau perbedaan formasi antara lawan Australia dan Bahrain cuma soal posisi Romeny di depan. Soal lini belakang, Indonesia dan Australia relatif sama, tapi beda dibanding Bahrain yang pake 4 bek. thejakartapost.com/sports/2025/03…
Aditya Hadi Pratama tweet media
Indonesia
1
1
10
11K
Ardy Nurhadi Shufi
Ardy Nurhadi Shufi@ardynshufi·
"Kenapa lawan Australia pake 433 dan Total Football? Kalau niru STY kayak lawan Bahrain kan jadi bisa menang". Begitu tanya kawan saya malam tadi. "Tau dari mana pake 433 dan niru STY?" tanya saya. "Dari IG..." Saya kemudian jelaskan versi saya, kurang lebih seperti ini 👇
Indonesia
103
680
5.3K
684.6K
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
@Redscholars Hmm, tergantung bunganya … SBN yang awal tahun kemarin rada tinggi emang, yang bulan ini rada turun. On the other hand, yield bonds di Jerman lagi melejit, hahaa
Indonesia
0
0
0
26
B
B@Redscholars·
@adheet_ya Ori dll itu juga rame yang beli sekarang. Cuman kalau utang pasti di goreng sama oposisi, gak bagus buat politik.
Indonesia
1
0
1
33
B
B@Redscholars·
Banyak yang gak tau kalau semakin banyak pemerintah belanja, maka belanja di masyarakat juga akan naik. Tapi bagaimana mau belanja kalau pajak yang didapatkan menurun. Ya karena ini kali ya gampang cari tempat untuk buka bersama. Other than that, orang-orang semakin sederhana.
Indonesia
1
0
0
154
Aditya Hadi Pratama me-retweet
Marlistya Citraningrum
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum·
Simbolismenya ntaps. Jakarta, yang mana “mendung” itu adalah kabut polusi (dari aktivitas manusia, bukan alam). We are screwed, by… ourselves.
Marlistya Citraningrum tweet media
Indonesia
22
3.2K
8.7K
161.8K
Wisnu Prasetya
Wisnu Prasetya@wisnu_prasetya·
Sukatani di headline koran-koran minggu. Streisand Effect at its full glory. #KoranHariIni
Wisnu Prasetya tweet mediaWisnu Prasetya tweet mediaWisnu Prasetya tweet media
Indonesia
73
5.5K
15.1K
510.6K
Aditya Hadi Pratama
Aditya Hadi Pratama@adheet_ya·
Totally agree, the government should think more about this. All other problems, such as stunting, lack of education for kids and even social groups (ormas) attack on businesses that hamper investment, may be tracked down to the govt’s inabilities to solve formal jobs issues.
M. Chatib Basri@ChatibBasri

The culprit for this is the inability to produce jobs in the formal sector,” said Chatib Basri, a former finance minister who is now advising the government on the economy. “From 2019, most of the jobs created were basically in the informal sector.” via @ on.ft.com/4b23R90

English
0
0
0
223
Aditya Hadi Pratama me-retweet
Hendra Suryakusuma
Hendra Suryakusuma@Suryakusumas·
1/ Turning Indonesia into Southeast Asia’s Leading Data Center Hub Indonesia is on the fast track to becoming a digital powerhouse. But to compete with Malaysia & Thailand, we need world-class data center infrastructure. Here’s the roadmap from 2025-2030. 🧵⬇️
English
1
1
1
131