kikukKikuk

632 posts

kikukKikuk banner
kikukKikuk

kikukKikuk

@AdiyWeh

Katılım Haziran 2022
73 Takip Edilen4 Takipçiler
kikukKikuk retweetledi
𝐆𝐚𝐥
𝐆𝐚𝐥@pantungalimar·
hidup persib!
𝐆𝐚𝐥 tweet media
Indonesia
145
775
6.1K
190.6K
kikukKikuk retweetledi
Aep danang
Aep danang@_jayalah·
Gelo pisan ieu antusias bobotoh untuk hari sabtu dan minggu, semua mikiran hajat dan punya agenda masing-masing yang kalo diliat sama orang luar geus teu asup akal pisan!
Indonesia
12
108
567
10.9K
kikukKikuk retweetledi
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Wahh gak ketolong ini mentalnya mabuk ngamuk pake pistol dan samurai lagi, nyerang lapak pedagang di Garut🤦.. Polisi mabuk ngamuk bawa samurai dan pistol
Indonesia
866
2.5K
7.1K
712.2K
kikukKikuk retweetledi
RisangP
RisangP@rsngprad·
Ingat 98? Rupiah melemah Arsenal juara EPL Lalu apa yang terjadi di 99? KING EMYU TREBLE Kalian tau apa yang akan terjadi tahun depan 🔥
Indonesia
278
1.6K
6.9K
197.6K
ajib
ajib@zhifajib·
@erereepapa @PasoepatiNet Itu menurut republik rakyat bandung, kalo menurut pemerhati sejarah yang netral mah. Sejak 1931, itu udh mulai kompetisi.
Indonesia
9
0
1
2K
Pasnet
Pasnet@PasoepatiNet·
Persib Bandung hanya butuh hasil imbang melawan Persijap untuk menjuarai Kompetisi teratas Indonesia 3x berturut-turut alias hattrick. Tahukah kamu? Jika Laskar Sambernyawa est. 1923 sudah melakukannya terlebih dahulu di tahun 1939, bukan hanya hattrick melainkan juara 5 kali berturut-turut atau bisa disebut “QUINTRICK” Emang Piala sudah lama, tapi sejarah mencatatnya PERSIS sudah 7x juara Liga Indonesia dan juga sebagai pendiri dari PSSI. #persissolo #pasoepatinet
Pasnet tweet media
Indonesia
442
73
415
484K
kikukKikuk retweetledi
LiBoy64
LiBoy64@X_li64·
Musim depan ada Pedatang baru di Piala FA 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Club Sepak Bola yang berasal dari London timur baru saja Promosi ke Kasta 9. uniknya mereka mengkategorikan diri sebagai kelompok Ultras dan sering kali tampil dengan spanduk" Pro papua dan hal lainnya. Suporter Sayap kiri Antifa
LiBoy64 tweet mediaLiBoy64 tweet mediaLiBoy64 tweet media
Indonesia
2
31
129
15K
kikukKikuk
kikukKikuk@AdiyWeh·
@SADBOR13 @Kancutrobot si andika ampe sekarang masih promosi judol🤣🤣 "ragumu rugimu" hahaha kata kata andalan doi di story ig na
Indonesia
1
0
0
588
MUHAMAD ALIM
MUHAMAD ALIM@SADBOR13·
@Kancutrobot si andika (anak tb16) dulu pernah jadi amin judol si bagol nilep duit po wkwkwk tige bros 🤣🤣🤣
Indonesia
6
0
28
8.1K
kikukKikuk retweetledi
ARES
ARES@RestuAwalliddin·
"Apakah benar Persib bukan bagian dari budaya dan identitas masyarakat Sunda dan cuma sekedar klub bola biasa?" Menurut Koentjaraningrat melalui bukunya dalam Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia yang diwariskan secara sosial dalam kehidupan bermasyarakat dari generasi ke generasi. Definisi ini penting sebagai titik awal, karena dari sinilah kita bisa mulai mempertanyakan "apakah Persib memenuhi syarat itu?" Sebagai klub, Persib yang lahir di tanggal 14 Maret 1933 ini merupakan peleburan dari BIVB (Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond, 1919) yang dibentuk di era kolonial Belanda sebagai salah satu wadah sepakbola Pribumi (bumi putera) di Bandung. Fakta historis ini yang membuat Persib tidak bisa disebut sekadar klub bola biasa dan secara tidak langsung menjadikan Persib menjadi simbol perlawanan dan persatuan melawan penjajah di era itu yang mencerminkan "nilai & kepercayaan" serta "perilaku kolektif" dalam definisi budaya. Suka tidak suka, pada akhirnya dukungan dan rasa yang muncul untuk Persib (lewat Bobotoh) ini sudah menjadi warisan keluarga untuk mayoritas warga Jawa Barat. Dari kakek ke ayah, ayah ke anak, anak ke cucu, rasa yang diturunkan sudah menjadi seperti adat. Dari buku PERSIB: Sepak Bola dan Identitas Sunda menyebut Persib sebagai "episentrum kebudayaan" dan "warisan yang terus beregenerasi". Klaim ini juga bukan klaim yang berlebihan, mengingat betapa dalam Persib tertanam dalam rutinitas sosial mayoritas masyarakat Jawa Barat yang bukan hanya saat pertandingan, tapi dalam bahasan sehari-hari, dalam mural, dalam lagu, bahkan dalam pilihan warna baju. Lalu secara akademik, jurnal karya Tisna Prabasmoro (2020) dan penelitian lain melihat Persib sebagai medium pembentukan identitas kolektif Sunda yang mirip bagaimana Clifford Geertz bicara soal "sistem makna dan simbol" yang hidup dalam masyarakat. Pada akhirnya hal-hal tersebut membuat Persib bukan hanya olahraga, tapi cara mayoritas orang Sunda mengekspresikan diri, melepas penat, dan menjaga harga diri daerah. Dari sini, dengan sejarah yang begitu panjang, rasanya sulit untuk tidak menganggap Persib sudah menjadi bagian dari Budaya mayortias masyarakat Sunda pada umumnya, dan Jawa Barat pada khususnya. Perihal konvoi dan sebagian masyarakat yang kelewat batas dalam melakukannya memang tidak bisa dihindarkan. Pun untuk hal-hal yang amat merugikan dan menuju anarkis, amat sangat tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Makannya, saya bilang di awal kalo hal-hal kaya gini tuh sudah masuk ranahnya pihak keamanan. Karena penertiban dan pencegahan sudah seharusnya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, yang memang tugasnya menjamin agar ekspresi kolektif seperti ini tidak melebar ke arah yang merugikan. Dan jangan dilupakan kalau ada bagian yang sering luput dari diskusi perihal konteks ini. Di mana banyak dari mereka yang turun ke jalan adalah bagian dari kelompok rentan. Orang-orang yang tidak punya banyak pilihan hiburan yang terjangkau yang menjadikan Persib jadi salah satu dari sedikit hal yang mereka punya. Dan itu bukan sesuatu yang seharusnya dikriminalisasi begitu saja. Terlalu banyak variabel di sini untuk bisa disederhanakan dalam satu narasi yang sejalan. Yang bisa kita sepakati pada akhirnya adalah... "Persib bukan sekadar klub bola. Ia adalah bagian dari cara masyarakat Sunda mengenali dirinya sendiri." - Sumber: 1. Koentjaraningrat. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Gramedia, 1974. 2. Dadan Kurniawan. PERSIB: Sepak Bola dan Identitas Sunda. Afdan Rojabi Publisher 3. Tisna Prabasmoro & Randy Ridwansyah. "Fan Culture and Masculinity: Identity Construction of Persib Supporters." Gender Studies, 18(1), 2019 4. Tisna Prabasmoro et al. "Baster dan Identitas Penutur." Metalingua, Vol. 18 No. 1, 2020 5. Clifford Geertz. The Interpretation of Cultures. Basic Books, 1973.
ARES tweet media
Malgath Cargeiros@Cargeiros

@RestuAwalliddin Persib lain budaya wkwkw 🤣 persib sekedar klub sepak bola tapi udah melekat bagi orang Jawa Barat, karena di Jawa Barat tidak ada persaingan, ada Persaingan Persikabo, ya sekaran degradasi

Indonesia
21
242
660
52.3K
kikukKikuk
kikukKikuk@AdiyWeh·
@X_li64 dalam aturan ultras ga seharusnya menyerang pihak tim& official bahkan di haramkan perlakuan itu memalukan sekali lads makasar ini hadehh🤦
Indonesia
1
0
3
322
LiBoy64
LiBoy64@X_li64·
Kejadian diluar kendali usai laga PSM makassar VS Persib bandung, beberapa suporter turun kelapangan membawa flare dan terjadi pelemparan yang dilakukan beberapa suporter. Terjadi juga beberapa penyerangan terhadap pemain di video. 🙅🤷
Indonesia
2
4
45
5.6K
kikukKikuk
kikukKikuk@AdiyWeh·
@BdgBergerakID @aditybaguss mungkin malam ini sudah mencatat ribuan cerita di sudut sudut kota, bukan hanya bandung kayaknya hampir se jawa bara. tadi tepat sebelum jam 9 di sekeliling rumah teriak bareng bareng merayakan gol.. ga expect banget ini🥺💙 rayakans achh
Indonesia
1
1
1
661
kikukKikuk retweetledi
BandungBergerak
BandungBergerak@BdgBergerakID·
Kemenangan Persib dirayakan di kampung terancam tergusur Dago Elos. Warga bernyanyi dan berseru: "Semoga kemenangan Persib juga menjadi kemenangan Dago Elos menjelang PK 2." #Persib #DagoElos
Indonesia
6
392
1.5K
48.1K