Denysip

59 posts

Denysip

Denysip

@Denysip1

Jakarta Capital Region Katılım Nisan 2017
190 Takip Edilen8 Takipçiler
Denysip
Denysip@Denysip1·
@LilyAquina Sekedar mengingatkan ya mbak, anda jd sepintar skrg kurang lebih salah satunya krn barokahnya doa para Kyai dan Bu Nyai. sebaiknya dprivate sj akun nya, agar tdk dibaca banyak org, kecuali mmng niat anda mau Membuat stigma buruk ttg Pesantren dan Kyai. Smg Allah membuka hati anda
Indonesia
127
3
49
29.5K
Lily Aquina
Lily Aquina@LilyAquina·
Gw sebagai mantan anak pesantren dukung penuh Trans7 utk expose praktik2 feodalisme & pengkultusan di dalam tubuh pesantren. Betul, ga semua pesantren seperti itu. Tapi banyak banget yang begitu dan sudah saatnya untuk dihentikan krn telah mengarah ke pembodohan. #BOIKOTTRANS7
Lily Aquina tweet media
Indonesia
465
2.3K
9.7K
515.9K
Denysip
Denysip@Denysip1·
@03__nakula Isu mu wes bosok bro, kok ben ape pemilu gur iku ae seng kok goreng. Kesuwen digoreng gosong engko bro 🤣
Indonesia
0
0
0
211
Nakula
Nakula@03__nakula·
Pendukung Anies - Cak imin mulai mengangkat isu penggulingan Gus Dur oleh Bu Mega untuk menutupi penggulingan Gus Dur oleh Cak Imin di PKB. Padahal fakta nya, penggulingan Gus Dur dilakukan Amin Rais. Makanya Gus Dur tidak pernah memaafkan Amien Rais dan Cak Imin. Beda dengan Bu Mega, di tahun 2009 Gus Dur mendukung dan ikut mengkampanyekan Bu Mega karena Gus Dur tahu Bu Mega tidak terlibat atas penggulingan dirinya. #CakIminPenghianatGusDur
Nakula tweet mediaNakula tweet media
Indonesia
325
568
2.3K
376.3K
Denysip retweetledi
A Muhaimin Iskandar
A Muhaimin Iskandar@cakimiNOW·
Hari itu 18 April 1953 Gus Wahid ditemani tiga orang, yakni supirnya, Argo Sutjipto, dan putra sulungnya, Abdurrahman Ad-Dakhili muda, hendak ke Sumedang menghadiri rapat NU. Ketika memasuki daerah Cimindi, mobil yang dikendarai selip dan menabrak truck sehingga beliau
Indonesia
16
54
117
11.6K
Denysip retweetledi
J.S. Khairen
J.S. Khairen@JS_Khairen·
Bisik-bisik Bantal David Si kecil ini tak tahu, kalau ia jadi bagian penting dr sebuah peperangan. Mungkin dia akan tahu setelah nanti siuman. Siapa sangka kasus penganiayaan terhadapnya tempo hari, berbuntut panjang ke urusan keuangan negara. Kepalanya yg terhempas ke aspal, ternyata tak hanya membuka luka di kening. Namun jg membuka byk kejahatan dr para begundal pengelola uang negara. Aku jd ingat cerita Nabi Daud – atau peradaban barat mengenalnya dgn David & Goliath. Ya, persis seperti nama anak yg terbaring koma di atasku. David kecil, membuka perlawanan pd sesuatu yg besar. Oya perkenalkan, aku adlh bantal yg jadi sandaran kepalanya hampir sebulan belakangan. Yg menemaninya selama koma & pemulihan. Yg menyaksikan tangis serta doa bolak-balik ayah & ibunya tiap pagi, siang, & malam. Nenek moyangku dr kaum bantal pernah bercerita. Bahwa, Daud - atau David - dulu adlh seorang remaja yg diremehkan. Tak boleh ikut berperang. Kelak, malah ia & ketapelnya yg mampu mengalahkan seorang raja yg jahat. Entahlah, barangkali raungan sakit David hari ini, jg jd peluit utk mengalahkan sebuah sistem yg telah rusak di luar sana? “Gunung, burung, angin, hutan, ikut berzikir jika Nabi Daud berzikir. Suaranya merdu. Mendengarnya, orang yg sakit bisa sembuh.” Kata nenek buyutku. Skrg, David yg terbaring di atasku, bahkan tak bernyanyi apa2, tak berzikir apa2, namun rintihannya, memaksa gelombang perubahan besar di luar sana. Dimulai dgn rentetan harta kekayaan pejabat negara, ada saja yg terbongkar tiap hari. Entah apa lg sehabis ini. Mungkin perubahan besar2an, permulaan transparansi yg lebih jernih? Kata moyangku, selain raja yg cerdas & gagah perkasa, Nabi Daud jg piawai membuat peralatan perang. Besi lunak saja di tangannya. Nak, David, cepatlah bangun. Entah kekuatan besar apa yg akan kau runtuhkan nanti. Entah “besi” apa yg akan kau lunakkan. Ah ya, jika kalian malam ini hendak tidur, begitu kepala kalian mencecah ke bantal, maka kirimkan seutas doa utk David. Salam, J.S. Khairen. Penulis 16 novel yg jg seorang ayah. Cerita super pendek (cersupen) “Bisik-bisik Bantal David” ini, didedikasikan utk David Ozora. Foto dr medsos ayah David @seeksixsuck *Daud (David) yg perkasa itu, skrg sdg butuh tempaan doa banyak orang. Agar zirah besinya kembali kokoh. Bantu doakan ya, meski kita tak kenal dgn dia. Tapi di genggaman tangannya, sdg ada yg sama2 kita perjuangkan.
J.S. Khairen tweet media
Indonesia
387
3.2K
17.4K
3M
Denysip retweetledi
BacangSpecial
BacangSpecial@BacangSpecial·
Peyek n garang asem👍👍👍👏👏👏
Indonesia
767
9.1K
36.6K
0
Denysip retweetledi
Priyo Sambadha W.
Priyo Sambadha W.@PSambadha·
'Ojo suwe2, engko aku nggoleki'😊❤ 'Jangan lama2, ntar saya nyariin'. Sumber: Cuplikan film dokumenter 'High noon in Jakarta' by Curtis Levy.
Indonesia
22
374
2.1K
0
Denysip
Denysip@Denysip1·
Entah lah, memang aku tak pandai bertutur dan mendengar. Kurang pengetahuan krn aku benar” tak sekolah. Ya sudah aku bodoh !! Km memang pintar, Sudah kamu senang ??
Indonesia
0
0
0
0
Denysip retweetledi
Nicola Perugini
Nicola Perugini@PeruginiNic·
All what this humiliation will inspire is resistance
English
436
8.2K
15.4K
0
Denysip
Denysip@Denysip1·
Apa benar ini dilakukan di Lumajang pak bupati @thoriqul_haq ??
Indonesia
0
0
0
0
Denysip
Denysip@Denysip1·
RT @PramudyaSubur: PUISINYA KERENN!!! AKU TAKUT KALAU GARA-GARA PUISI INI AKAN TERJADI GELOMBANG REVOLUSI !!!!
Indonesia
0
742
0
0
Denysip retweetledi
CAK THORIQ
CAK THORIQ@thoriqul_haq·
MENDAMPINGI MENTERI DESA DI RANUPANI. Ada pesan dari Pak Menteri Desa. Pengembangan wisata di Ranupani harus tetap menguatkan budaya dan adat lokal. Karena selain keindahan alam yg menakjubkan, Ranupani memiliki keistimewaan adat tengger yg menjadi ciri hidup masyarakat Ranupane
CAK THORIQ tweet mediaCAK THORIQ tweet mediaCAK THORIQ tweet mediaCAK THORIQ tweet media
Indonesia
0
10
48
0