Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan
25K posts

retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi

Bahkan orang demo dikira fans. Bener gak sih? Delusional.
🇮🇩 мαԃαм ԃнєησк 🇵🇸@Kopipait__78
Mereka,para guru itu lagi demo pak 😭😭bukan jumpa fans.Malah dadah . Kalau cuma penhen dadah- dadah di mobil gitu ikut karnaval aja pak, ga usah jd presiden!!!!!!!!
Indonesia
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi

@NenkMonica Kan nyontoh mantan presiden dan wakil presiden sekarang.
Indonesia
Fanny Kurniawan retweetledi

Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: drive.google.com/file/d/1Gi5Af3…

Indonesia
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi

Orang di istana dan batalion tidak peduli nasib papua
tempo.co@tempodotco
Prabowo: Orang Pintar di Jakarta Tak Peduli Nasib Nelayan
Indonesia
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi

Lebih dari 200 Anak di Surabaya Keracunan MBG, Total Korban Secara Nasional sudah Capai Ribuan
Kabar mengkhawatirkan datang dari Surabaya. Diketahui lebih dari 200 anak mulai jenjang PAUD hingga SMP mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat makan siang.
Menurut informasi yang beredar, jumlah korban secara nasional kini sudah mencapai 5.360 orang.
Pemerintah diharapkan untuk lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh SPPG yang beroperasi dan langsung menindak SPPG yang bermasalah
Indonesia
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi
Fanny Kurniawan retweetledi



















