GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan)

24.8K posts

GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) banner
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan)

GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan)

@GerBangNKRI

Logo menyerupai Sayap dengan Warna Merah Putih (Warna Bendera Indonesia), warna merah dominan melambangkan perjuangan dan putih melambangkan integritas

Indonesia Katılım Temmuz 2017
3K Takip Edilen9.7K Takipçiler
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Kurang Lebih 6 bulan Persidangan Kasus Nadiem Makarim narasi awal yang berkembang dibuat oleh Kejaksaan Agung terkait WA Grup semua terbantahkan fakta di persidangan. Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Pidana, Denda 1 M (subsider 190 hari kurungan) dan Uang Pengganti 5,6 T (terdiri dari 809 M dan 4,8 T) Jika tidak sanggup membayar diganti pidana 9 tahun penjara. Nadiem Dikorbankan oleh Siapa? Rezim Sebelumnyakah? youtu.be/6Mc7Yu2RsSE?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
0
2
2
20
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Virdian Aurellio
Virdian Aurellio@virdianaurellio·
Saat generasi mudanya memilih resah dan marah. Mereka melabeli kita tidak nasionalis, dibayar, ditunggangi, seakan orang muda hanya objek bukan subjek. Nobar Pesta Babi pun dibilang fomo Padahal ga tebang pilih kita perjuangkan isu lingkungan. Bencana ekologis Sumatera kita bersuara, deforestasi Kalimantan kita bersuara, proyek PSN Papua kita bersuara. Jangan mau di dikte mereka yang tua dan sudah dibutakan kekuasaan. Karena kelak kita yang hidup di masa depan Indonesia, mereka udah ga ada! Terimakasih ratusan orang muda yang sudah bersama berkumpul kemarin!
Indonesia
5
106
248
1.7K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Boleh aja kecewa sama Nadiem, tapi kecewa itu bukan alasan yang sah buat memenjarain orang. Yah semoga keadilan di negara ini beneran ditegakkan. #NadiemMakarim #Franka #Keadilan
Indonesia
0
9
9
90
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Hidup terasa berat dan tak masuk akal saat anak-anak dipisahkan dari ayahnya atas tuduhan tanpa dasar. Namun, Nadiem dan Franka tak pernah menyesal, sebab ribuan guru dan mahasiswa kini merasakan dampak nyata kebijakan mereka. Perbedaan gaya memimpin dan budaya kerja bukanlah konsumsi kasus Chromebook. Semua ini menjadi ujian bagi keteguhan sikap Pak Nono dan Ibu Atika sebagai orang tua." #NadiemMakarim #Franka #Keadilan
Indonesia
1
8
9
96
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Fakta di lapangan bilang A, tapi narasinya dibuat jadi B. Bahkan grup WA yang nggak ada di dakwaan pun dibawa-bawa buat senjata menjatuhkan. Istri Nadiem, Franka melihat semua fakta seolah sengaja diabaikan. Tapi arus dukungan publik membuktikan kalau orang-orang udah mulai melek. Kejujuran nggak bisa terus-terusan diputarbalikkan. #NadiemMakarim #Keadilan #Fanka
Indonesia
2
10
14
259
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Lex Wu
Lex Wu@LexWu_13·
si Mama kan ada dtg waktu kamisan... kalau tiba2 ada rekaman dengan narasi, berbeda... ya gk usah heran... artinya kan ada sesuatu. ada yg takut bola panas "PESTA BABI". ada babi yang terusik "Proyeknya".
Lex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet media
Indonesia
89
4.5K
17.7K
260.9K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Ekspedisi Indonesia Baru
Franky Woro, warga Suku Awyu di Boven Digoel, bersama masyarakat lainnya telah memasang palang adat (salib bercat merah) untuk menghadang perusahaan serta aparat yang menyerobot tanah leluhur mereka. Aksi ini dikenal sebagai Gerakan Salib Merah, yang kini menyebar di seluruh Papua Selatan. Setidaknya 1.800 salib telah ditancapkan sebagai simbol perlawanan, baik secara fisik maupun spiritual.
Ekspedisi Indonesia Baru tweet media
Indonesia
16
1.4K
2.7K
26.6K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
saiful mujani
saiful mujani@saiful_mujani·
@TosManda ini dpr pdip tentang batalyon pembangunan. sendirian lawan militerisasi oleh prabowo. harus dibantu civil society, intelektual, ga peduli ia dari partai apa. cnnindonesia.com/nasional/20250…
Indonesia
7
77
176
3.7K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
"18 tahun itu bukan waktu yang sebentar. Gak kebayang gimana hancurnya perasaan Mas Nadhim sekarang. ​Mas, yang kuat ya. Kita semua di sini bareng Mas. Jangan patah semangat, Mas Nadhim gak sendirian" ujar Amsal Sitepu yabg sama sama dikriminalisasi #NadiemMakarim #AmsalSitepu #Keadilan
Indonesia
1
10
15
10.2K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Konsultan itu tugasnya cuma kasih masukan, bukan yang ketok palu ngambil keputusan. Kalau semua orang yang ngasih saran bisa dituntut penjara puluhan tahun, bahkan Iban telah divonis empat tahin, besok-besok siapa yang berani kerja jadi tenaga ahli? #NadiemMakarim #Ibam #Keadilan
Indonesia
0
8
9
10.2K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Ekspedisi Indonesia Baru
Film Pesta Babi resmi tayang di YouTube Redaksi JubiTV dan langsung ditonton 2 juta orang hanya dalam sehari. Yuk tonton, sebarkan, dan hidupkan diskusi tentang kolonialisme yang masih berlangsung di Papua hari ini.
Ekspedisi Indonesia Baru tweet media
Indonesia
25
647
1.8K
16.7K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Mohamad Guntur Romli
Dihadiri Ibu Megawati dan Sri Sultan HB X, Resepsi Pernikahan Putra Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Berlangsung Hangat Momen Sri Sultan HB X dan Ibu Megawati Berbincang Akrab di Pernikahan Igo & Emily di Yogyakarta Pernikahan Putra Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto: Dari Pemberkatan Khidmat di Gereja Banteng hingga Resepsi Adat Jogja YOGYAKARTA – Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo) dan Lim Xin Rui (Emily) yang digelar di Pendapa Kridha Manunggal Budaya, Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026). Pengantin pria merupakan putra dari Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Bapak Hasto Kristiyanto dan Ibu Maria Ekowati. Ibu Megawati tiba di lokasi resepsi sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan busana batik. Dalam kesempatan ini, Megawati didampingi oleh putranya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, M. Prananda Prabowo, bersama sang istri, Nancy Prananda. Tampak juga cucu Ibu Megawati yang merupakan putri Puan Maharani, Diah Pikatan O.P. Haprani atau akrab disapa Pinka. Kehadiran Ibu Megawati beserta rombongan disambut langsung oleh keluarga besar kedua mempelai dan tim protokoler VVIP. Di dalam ruang VVIP, Ibu Megawati memberikan ucapan selamat secara personal kepada Bapak Hasto Kristiyanto, Ibu Maria Ekowati, serta pasangan pengantin baru, Igo dan Emily. Ibu Megawati dan keluarga juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama kedua mempelai di atas pelaminan. Ibu Megawati tampak didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat hendak menyalami pasangan serta keluarganya. Ibu Megawati tampak dengan tersenyum bahagia ketika mulai hendak menyalami keluarga. Hasto yang berdiri paling depan langsung disalami Ibu Megawati, dan Hasto tampak menitikkan airmata saat ia menerima salam Ibu Megawati dan lalu mencium tangannya. Selanjutnya adalah Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang hadir. Setelah menyalami Hasto dan istri serta mempelai, Sri Sultan kemudian menuju meja VIP dan menyalam Ibu Megawati, M. Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda, serta Pinka. Setelah itu, tampak Sri Sultan berbincang santai dengan Ibu Megawati dan keluarga. Setelah bicara selama kurang lebih 15 menit, Ibu Megawati beranjak pamit didamping Sri Sultan serta Hasto dan istri. Sebelum resepsi sakral bernuansa adat Yogyakarta ini dimulai, kedua mempelai terlebih dahulu telah melaksanakan upacara pemberkatan pernikahan pada pagi harinya, pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Prosesi sakramen pernikahan tersebut berlangsung khidmat di Gereja Katolik Keluarga Kudus Paroki, Banteng. Dalam prosesi pemberkatan di gereja, Igo dan Emily tampil serasi mengenakan beskap dan kebaya bernuansa putih serta soft pink. Upacara dipimpin dengan penuh khidmat, di mana kedua mempelai saling mengucapkan janji suci perkawinan di hadapan altar, disaksikan oleh keluarga inti dan para saksi pernikahan. Bertindak sebagai saksi dari pihak pengantin pria adalah Bapak Yohanes Sarwo Wibowo, sementara saksi dari pihak pengantin wanita adalah Bapak Prof. Dr. dr. Daldiyono. Setelah seluruh rangkaian sakramen di gereja selesai dan dinyatakan sah sebagai suami-istri, rombongan pengantin dan keluarga bertolak kembali menuju Pendapa Kridha Manunggal Budaya untuk menyambut para tamu undangan. Tampak hadir, baik di gereja maupun di tempat resepsi, sejumlah tamu undangan dan rekan perjuangan di partai. Di antaranya adalah jajaran petinggi DPP PDI Perjuangan seperti Komaruddin Watubun, Ganjar Pranowo, Bambang Wuryanto, Rudianto Tjen, Andreas Pareira, Deddy Yevri Sitorus, Ribka Tjiptaning, Yanti Sukamdani, Dolfie OFP, Charles Honoris, Darmadi Durianto, Yuke Yurike dan Yoseph Aryo Adhi Dharmo. Selain itu, para pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan dari berbagai provinsi, kabupaten/kota, serta anggota DPR RI dan DPRD dari berbagai wilayah di Indonesia juga tampak memadati area kursi undangan.
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
13
25
107
6.8K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Watchdoc Documentary
Watchdoc Documentary@watchdoc_ID·
Ongkos ojek di Papua Rp500 ribu. Lebih mahal dari perusahaan meminta hutan pak Vincen Kwipalo yang dihargai Rp300 ribu per hektare. Segera BTS Pesta Babi part 2 di YouTube Watchdoc Documentary #PestaBabi #PapuaBukanTanahKosong
Indonesia
41
2K
4.9K
78.4K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan)
Sindikat narkoba di Gang Langgar, Samarinda, akhirnya digulung Bareskrim Polri! 11 orang ditangkap setelah 4 tahun beroperasi dengan omzet 150-200 juta sehari. Tim gabungan berhasil nyita banyak barang bukti. Salut buat Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, BJP Eko Hadi Santoso!
Indonesia
0
0
0
114
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan)
Lagi dan lagi, oknum kepolisian bikin geleng-geleng kepala. Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara malah ditangkap Polda Kaltim karena diduga terlibat kasus narkoba. Bagus deh bersihin polisi polisi kotor!
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) tweet media
Indonesia
0
0
0
40
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita menjadi kontroversi. Film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale ini diputar di banyak tempat, tapi juga dilarang di sana-sini oleh tentara. Film ini menyoroti tradisi awon atatbon dari suku Muyu di Papua Selatan sebagai bentuk perlawanan terhadap eksploitasi lahan. Tradisi ini bukan sekadar perayaan adat, melainkan sarana untuk menentukan batas wilayah dan menjaga kelestarian hutan dari ancaman proyek strategis nasional. Karya ini mendokumentasikan kerusakan ekologi berskala besar mengancam sumber pangan serta identitas spiritual masyarakat adat sekaligus perjuangan mereka melawan praktik kolonialisme modern. Berkala fajar membahas proses pembuatan Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di tempo.co/harian #TempoPlus
tempo.co tweet media
Indonesia
57
3.1K
6.9K
118K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Film Pesta Babi bukan memecah belah Indonesia; justru menyatukannya dalam simpati kepada saudara sebangsa, Rakyat Papua.
Arief Rasyad tweet media
Indonesia
8
309
757
6K
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Akhirnya Kita Merdeka MERDEKA!
Arief Rasyad tweet media
Indonesia
0
8
9
87
GerBangNKRI (Gerakan Kebangsaan) retweetledi
Arief Rasyad
Arief Rasyad@ariefrasyad·
Tim gabungan berhasil membongkar jaringan narkoba di tempat hiburan malam. Ada 14 orang yang ditangkap dari 7 lokasi berbeda, mulai dari pegawai hotel, kurir, sampai 3 napi Lapas Cipinang yang jadi otaknya. Barang bukti yang disita berupa 16 butir ekstasi dan 111 vape etomidate. Pihak manajemen diduga kuat tahu tapi sengaja tutup mata. Kasus ini masih terus dikembangkan.
Indonesia
0
7
8
215