Josh retweetledi
Josh
9.7K posts

Josh
@JoshiesAtHome
Here mainly for dogs (and cats!), marginally for economics, and football heartbreak in between. Prev: @DepIE_FEBUI @bu_economics
Brookline, MA Katılım Mayıs 2011
1.6K Takip Edilen549 Takipçiler
Josh retweetledi

@kangrozin Whoever that is, kayaknya dia pakai formula ini: nextindonesia.id/Research/2026/….
Indonesia
Josh retweetledi

BPPC itu monopoli, satu2ya penjual cengkeh, bg pabrik rokok juga monopsoni bg petani cengkeh. harusnya untung besar. tapi pabrik mengurangi pembelian krn harga mahal, mula2 petani jual semua cengkehnya krn BPPC janji harga bagus. akibatnya stock menumpuk BPPC gak mau bangun gudng
Jihad Brahmantyo | #pelanpelanlamalamajadijuga@Gieehad
Tahun 1992 ada namanya Badan Penyangga Pemasaran Cengkeh atau kita sebut BPPC. Badan ini Monopoli keluar masuknya cengkeh di Indonesia. Hanya Boleh lewat badan ini saja.. Namun tahu apa yang terjadi BPPC ini ngasih harga beli jelek ke Petani. dibawah ongkos Produksi.A
Indonesia
Josh retweetledi
Josh retweetledi

Tertarik bergabung? Daftar gratis melalui bit.ly/WebinarFKPLPEM
Pemerintah Indonesia kini menjadikan hilirisasi sebagai salah satu andalan mengejar pertumbuhan ekonomi 8%. Logikanya terdengar menarik: bahan mentah diolah menjadi produk setengah jadi atau sudah jadi, agar Indonesia mendapat nilai tambah lebih besar.
Namun, tidak semua hilirisasi otomatis menguntungkan.
Risikonya tidak sedikit. Indonesia bisa makin bergantung pada negara tertentu sebagai pembeli dan investor, menghadapi perubahan teknologi yang cepat menggeser pasar, hingga tuntutan lingkungan dan tata kelola yang terus berubah.
Jika dilakukan terlalu gegabah, hilirisasi justru bisa menggerus nilai ekonomi Indonesia, mulai dari hilangnya penerimaan negara hingga investasi yang terdampar ketika pasar berubah.
Lalu pertanyaannya: sampai sejauh mana sebetulnya Indonesia perlu berenang ke hilir demi memaksimalkan nilai tambah? Inilah yang akan dibahas dalam diskusi kali ini.
#LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #FKPSeries #Hilirisasi PertumbuhanEkonomi

Indonesia

@chrono_joe @txtdaritaxpayer @drownedmantis US punya yang disebut Giscard d’Estaing sbg “exorbitant privilege”. Mereka bisa sustain deficit lebih besar dan lama. Tapi, bahkan mereka selalu ribut soal public debt.
Debt/GDP itu variabel valid, tapi gak exist in a vacuum. Kombinasi dgn DSR ngasih gambaran yang lebih lengkap.
Indonesia

@txtdaritaxpayer @drownedmantis Kok analoginya begitu?
Golden era jepang 1970an tau gak rasio hutangnya berapa? 20-40% GDP, setelah itu sampai sekarang jepang menjadi negara defisit permanen, defisit itu terus ditutup dg utang baru.
Bahkan US yg jadi mata uang global
x.com/i/status/20484…
Watcher.Guru@WatcherGuru
🇺🇸 US Government is collecting donations to help pay off its $39 trillion debt.
Indonesia
Josh retweetledi

ngapain sih jumawa debt to gdp ratio 40%
Utang ga bisa dibayar pake GDP
Keseimbangan primer lu noh defisit.
Jepang, debt ratio 250% tp debt service ratio cuma 24%.
Lah situ, Debt-to-gdp ratio segitu, debt service 43% sendiri
fiskal lu sempit
bayar bunga aja pake utang baru
Jejak digital.@ARSIPAJA
Indonesia
Josh retweetledi
Josh retweetledi

A fundamental lesson from my posts these last two weeks on modernization, industrial policy, and development is that development economics should be about understanding why South Korea got rich but Bolivia did not.
The current field has largely given up on that question. Sharply identified RCTs on small micro programs are a fine way to publish in the AER and get tenure at a fancy university, but a profession that knows everything about microfinance impact evaluations and almost nothing about industrialization has misallocated its own intellectual capital on a pretty heroic scale.
Four images of Seoul:

English
Josh retweetledi

A new podcast examines how a small group within the Catholic Church has come to wield outsized cultural and political influence in America. Read more here: ft.trib.al/Gse7y2E
English
Josh retweetledi

We study the impact of e-money on cash demand in Indonesia. E-money adoption is associated with lower cash demand. Moreover, the effect is heterogeneous across regions and denominations.
Happy reading!
doi.org/10.1016/j.econ…

English

Ada yang bisa tebak, kajian ilmiah seperti apa yang dilakukan sehingga dapet angka 8%? 🤭🤭
Partai Gerindra@Gerindra
Prabowo Teken Perpres Pangkas Potongan Ojol jadi 8 Persen jambi.antaranews.com/amp/berita/655…
Indonesia
Josh retweetledi
Josh retweetledi

Could Indonesia’s ambitious 8% growth target do more harm than good?
Join Krisna Gupta (@cips_id), Riandy Laksono (@CSISIndonesia) and Rizki N. Siregar (@LPEMFEBUI) for a critical discussion on how policy design flaws and overlooked productivity challenges may cause President Prabowo Subianto’s strategy to backfire.
🗓 Friday, 24 April 2026
⏰1:00–2:30 PM WIB // 4:00–5:30 PM AEST
🌐Join online: bit.ly/gs_indonesia
For more information, please visit crawford.anu.edu.au/event/prabowon…

English
Josh retweetledi

Bank Indonesia perlu menahan BI Rate di 4,75%, utamakan stabilitas eksternal ‼️
Meski inflasi melambat (3,48%), resiko global dari konflik AS–Iran memicu volatilitas. Rupiah melemah 0,88% & ekuitas mencatat outflow sebesar USD1,8M.
𝗕𝗮𝗰𝗮 𝘀𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽𝗻𝘆𝗮: lpem.org/rapat-dewan-gu…
#EkonomiIndonesia #BIRate #BankIndonesia #Rupiah #Geopolitik #LPEMFEBUI #RapatGubernurBI #Makroekonomi #DataEkonomi

Indonesia
Josh retweetledi
Josh retweetledi














