Yanto Kopling

21.1K posts

Yanto Kopling banner
Yanto Kopling

Yanto Kopling

@Letauf21

photography.music.movies.under water.

Jakarta Katılım Haziran 2011
387 Takip Edilen191 Takipçiler
Yanto Kopling retweetledi
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Dear teman-teman Indonesia New Media Forum alias Homeless Media, Jujur, saya kecewa berat sama cara main kalian. Kalian selalu riding the wave isu yang lagi jadi keresahan publik, bahkan terkesan berpihak. Sampai pasang avatar hijau-pink itu, sampai beberapa dari kalian muncul di depan DPR waktu 17+8. Tapi ternyata semua itu cuma modal cari engagement, yang kemudian dimonetisasi dengan mengkhianati ekspektasi audiens kalian: merapat ke rezim. Kalian sudah kasih bantahan, sampai Tempo merevisi beritanya. Tapi siaran pers istana tak bisa dibendung. Dan tidak ada satupun fakta yang berubah, kalian tetap sudah merapat. Mau berdalih cover both sides pun tidak akan mengubah kenyataan bahwa pada 10 Maret lalu jauh sebelum Qodari bicara ke publik, kalian sudah duluan ketemu Gibran. Mau diklarifikasi kayak apapun pertemuan ini jadi bukti: KALIAN SEBENERNYA GA PUNYA MASALAH SAMA REZIM INI. Dan Qodari melihat celah itu. Menurut saya tujuan Qodari bukan sekadar mau kasih proyek kalian. Tapi mau ngancurin kredibilitas media alternatif yg dianggap pro publik. Dia tau kalian sering pake angle kritis, apalagi pas 17+8. Semua media mainstream sudah dikooptasi rezim, tinggal homeless media. Sekarang tanpa kooptasi, hanya pake sekali siaran pers. hancurlah harapan kami pada kalian. Sekarang coba jelasin, gimana kami masih harus percaya sama kalian?
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸 tweet media
Indonesia
200
3.2K
6.2K
327.2K
Yanto Kopling retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, kalian tau gak… lagi rame banget setelah aksi buruh kemarin, netizen malah fokus ke jam tangan ketua serikat pekerja yang katanya nilainya disebut-sebut bisa tembus Rp400 juta. Lalu muncul perbandingan yang bikin ramai: buruh yang iurannya kepotong buat serikat, katanya cuma dapat sembako saat acara. Coba hitung kasar aja: Kalau UMR daerah sekitar Rp5 juta/bulan Setahun: Rp5 juta × 12 = Rp60 juta Berarti buat beli jam Rp400 juta: Rp400 juta ÷ Rp60 juta = sekitar 6,6 tahun gaji penuh Itu pun kalau gajinya nggak dipakai makan, kontrakan, transport, dan kebutuhan hidup lain. Makanya banyak yang bilang kontrasnya terlalu kelihatan. cc:ilhamwsp
Lambe Saham tweet media
Indonesia
332
2.7K
5.9K
222.7K
Yanto Kopling retweetledi
Hary Susanto
Hary Susanto@hafilova·
Ini mah beneran di luar perkiraan BMKG! Gak nyangka kalao Ikatan Darah bisa nerusin legacy The Raid sebagai film berantem terbaik yang dipunyai Indonesia. Ya, semua yang kamu cari di sebuah martial arts action movie ada di sini. Dari karakter jagoan tangguh yang gak ada capeknya, villain-villain ikonik, world building solid, serta tentu saja yang paling utama: koreografi pertarungan yang dahsyat, dan brutal tanpa ampun Sidharta Tata yang nyebrang dari sutradara spesialis horor ternyata nyaman banget di dunia barunya. Semua dieksekusinya dengan baik, dari duel satu lawan satu sampe satu lawan banyak, dari perkampungan kumuh sampe ruang sempit, tangan kosong atau pake senjata tajam, dengan eskalasi yang terus naik sampe meledak di ujungnya lewat final showdown berdarah-darah. Semuanya dibungkus sama koreo jempolan, editing cepat, sound dan camera works apik yang bikin experience tiap pertarungannya jadi berasa nonjok! Bahkan untuk film yang jualan action, Ikatan Darah juga masih peduli sama karakter dan ceritanya. Narasinya gak sampe luar biasa memang, sederhana malah; tentang mantan atlet silat nasional perempuan yang kepaksa berurusan sama gangster sadis yang dipimpin sama seorang pendeta sesat demi nyelametin abangnya. Tapi ini udah lebih dari cukup untuk ngasih emosi dan bikin kita peduli sama karakter dan relasi keluarga mereka. Narasinya walaupun simpel tapi bisa bekerja maksimal karena emang didukung sama casting sampe akting yang kuat, karakterisasi musuh-musuhnya yang unik—tukang jagal, preman Sunda yang demen makan gorengan, sampe bos besar dalam wujud Pendeta gila— termasuk humor-humor tipis dan tek-tekoan dialognya yang ngalir natural banget sampe ke bahasa-bahasa kasarnya yang gak pake malu-malu lagi. Gak ada yang pernah menyangka kalau Ikatan Darah datang dengan kekuatan penuhnya sebagai sebuah salah satu martial arts action movie terbaik Indonesia yang berhasil ngebawa spirit The Raid. Sebuah pertunjukan brutal dan berdarah-darah dari sebuah pertarungan hidup mati demi membela keluarga. Ikatan Darah udah tayang mulai hari ini di bioskop! 4/5
Indonesia
13
59
343
22.5K
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
GIBRAN DIVONIS PENJARA 9 TAHUN DAN DENDA 1 MILIAR
Indonesia
717
979
20.3K
2.1M
Yanto Kopling
Yanto Kopling@Letauf21·
@hafilova Jauh2 S3 di amerika malah kerasukan ya om. Untung filmnya bagua bgt wkwkwkwk
Indonesia
0
0
0
48
Hary Susanto
Hary Susanto@hafilova·
Wow! Entah daun apa yang diisap Wregas sampe bisa-bisanya dia kepikiran bikin film macam ini! Para Perasuk adalah cara “tinggi” ala Wregas Bhanuteja yang dihadirkan lewat cerita manusia yang lari dan berdamai dengan trauma masa lalu, tentang relasi manusia dengan alam, tentang konflik keluarga, tentang pertahanin sesuatu yang mereka percayai, yang tersaji lewat parade tarian kesurupan roh binatang yang sureal dan humor absurd bareng iringan musik magis, sebuah kombinasi tradisional-modern menghipnotis, menghasilkan pengalaman nonton paling spiritual tahun ini. Para Perasuk jadi karya Wregas paling liar sekaligus paling artsy sejauh ini setelah sebelumnya ia sempat kena kontroversi di Penyalin Cahaya dan ‘viral’ bareng Budi Pekerti. Di sini, Wregas udah bikin kesenian trance lokal macam debus atau kuda lumping yang biasanya cuman gimmick latar naik kelas jadi bintang utamanya lewat pertunjukan roh-roh binatang. Penontonnya juga diajak ikutan melayang, seperti judul internasionalnya (Levitating) tiap momen sambetan di desa Latas yang udah kayak campuran ritual asli dengan koreografi teatrikal itu muncul. Tiap roh hewan berbeda maka beda pula treatment tari dan musiknya, bikin jadi dinamis. Dan coba, kapan lagi kalian bisa liat seorang Maudy Ayunda sampe rela jungkir balik dan bergulung-gulung mandi lumpur kerasukan roh lintah Sementara Angga Yunanda ngasih salah satu peran terbaiknya sebagai Bayu bareng Bryan Domani dan Chicco Kurniawann, termasuk yang paling mengejutkan: Anggun C. Sasmi di debut aktingnya Tentu saja dengan pendekatan “nyeni” yang udah keliatan jauh-jauh dari trailernya, termasuk pemilihan poster yang menurut saya gak menarik, susah buat Para Perasuk untuk bisa disayang sama banyak orang. Mungkin sebagian besar akan anggap ini terlalu aneh atau bakal sulit dicerna. Padahal menurut saya, untuk ukuran film artsy, Para Perasuk tergolong masih aman untuk dinikmati. Gak ada sesuatu yang sampe terlalu simbolis, bahkan saya bilang pesan yang coba dikasih sama Wregas juga cenderung eksplisit timbang subtil. Lalu yang sedikit disayangkan adalah kualitas dubbing dan pemilihan dialog yang gak konsisten di beberapa bagiannya. Para Perasuk gak cuman berani beda secara konsep, tapi juga berani secara eksekusi yang dibayar lunas dengan world building unik dan fresh yang memadukan kontrasnya tradisi lama di dunia baru bareng cerita manusia-manusia yang lagi nyari tempatnya, hasilnya? Salah satu film terbaiknya Wregas Bhanuteja, juga salah satu film Indonesia terbaik tahun ini. 4/5
Hary Susanto tweet media
Indonesia
8
60
323
24.4K
Acho
Acho@MuhadklyAcho·
Cerdasnya menembus langit. Mantap memang kualitas pejabat kita tuh. Ga ada lawan 🫡
Indonesia
820
899
2.5K
216.6K
Nello
Nello@kudanielbintik·
Gue sampe nonton 3x untuk memahami apa maksud omongannya dan bagaimana alur berpikirnya. Gue belum nonton lengkap sih tapi...gaji dosen miris --> disuruh kompetisi dan mengaitkan dengan kualitas SDMnya itu menurutku suatu kesalahan berpikir ya. Kelihatannya kaya bener tapi aku ingin highlight kalau GAJI YANG MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP itu HAK DASAR semua pekerja. Realitanya, gaji dosen itu miris di luar nurul. Gue aja sampe gak paham gmn cara mereka bs hidup kalo pure ngedosen aja. Nah, hak dasar belum terpenuhi kok udah ngomongin kompetisi? Itu dua hal yang berbeda menurutku. Ibaratnya, perut lagi lapar tapi disuruh lomba lari rebutan nasi. Yang paling cepat yang berhak dapat nasinya. Padahal nasi/makan itu kebutuhan dasar yg harusnya dipenuhi untuk pekerja.
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok

Indonesia
104
1.9K
6.3K
355.8K
Yanto Kopling
Yanto Kopling@Letauf21·
@direktoridosen Most stupidest thing i have ever heard in my life. Coming out from the mouth of so called vice fucking minister.
English
0
0
0
6
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok
हिन्दी
1.3K
5K
18.3K
4.9M
Yanto Kopling retweetledi
Yanto Kopling retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya. Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan. Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka. Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
229
7.7K
13K
389.4K
Yanto Kopling retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
GUys ini sakit sih...... Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi, tanpa konferensi pers, tanpa pernyataan apapun dari kementerian? Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam. Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa. Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya. Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa. Ternyata ada sabotase dari dalam. Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar. Bocoran pertama: kas pemerintah hanya cukup 3 minggu. Bocoran kedua: uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis. Bocoran ketiga : dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing: Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan. Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung. Bukan dari oposisi. Bukan dari pengamat. Dari dalam Kemenkeu sendiri. Dampaknya nyata ke pasar. Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar. Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu. Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri, ketemu investor satu per satu menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan. Bule-bule itu bilang clear. Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi. Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri. Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan: Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab: Iya dan tidak. Ada sedikit. Tapi ada yang lain-lain juga. Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas. Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan. Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen. Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan: Pertama 40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya. Mayoritas perusahaan China. Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar. Dua sudah dikejar dan berjanji membayar. Tapi 38 yang lain masih berjalan normal. Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah. Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu: Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya. Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak. Kedua dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada. Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya. Jawaban Purbaya: Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin. Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin." Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya. Oh, tanda tangan elektronik ada loh. Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan." Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman." Ketiga sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah. Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance. Semua isian dari awal lagi. Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan: Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu. Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan: Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot. Tapi di dalam: Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri. Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak. Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya. Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam. Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam. Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini. sungguh sakit ini negeri kita
Lambe Saham tweet media
Indonesia
570
5.5K
19.8K
1.4M
Greymane
Greymane@dawningjade·
2 musisi cowo ternama menjalin hubungan, yang 1 AC/DC yang 1 emg dasi kupu kupu. 2022 rilis lah sebuah lagu yang jadi gong, sebagai tanda perpisahan dan lagunya sangat hit seindonesia.
Indonesia
273
205
3.2K
1.4M
Hary Susanto
Hary Susanto@hafilova·
@papedahottie Saya udah nulis panjang gitu plus kasih rating, kamu masih nanya lagi? 😅
Indonesia
3
0
3
1.7K
Hary Susanto
Hary Susanto@hafilova·
Bisa dimaklumi lah kalau horor komedi itu gak serem, tapi bisa dibilang berdosa kalau sampe gak lucu. Ya, itu yang terjadi di Pesugihan Sate Gagak-nya Etienne Caesar & Dono Pradana. Ya….ya….Saya tau kalau selera humor tiap orang emang beda-beda. Ada yang bisa ngakak keras cuman karena humor sereceh ini, tapi sungguh saya bukan pasarnya. Saya malah malu sendiri pas jokenya miss, dan itu sering. Tapi yang lebih buruk dari komedi horor yang gak lucu dan gak serem adalah yang mengabaikan plot logic. Pesugihan Sate Gagak sebenarnya punya potensi yang gede dengan premisnya. Tiga cowok Jawa yang lagi BU—Anto yang butuh mahar 150 juta buat nikahin pacarnya, Dimas yang pengen bantu usaha ibunya yang mau bangkrut, Indra yang terlilit pinjol—nekat ngambil jalan pintas lewat pesugihan “tanpa tumbal”. Caranya? Jualan sate gagak malam-malam khusus buat genderuwo, kuntilanak, pocong, sama gerombolan demit lain. Ya, konsepnya emang absurd, lokal abis, dan punya potensi buat jadi horor komedi yang fresh di antara banjir film hantu formulaik yang cuma andalin jump scare murahan. Sayangnya, gak diikuti sama eksekusinya. Masalah bukan cuma humor yang receh atau penampakan hantu yang ala kadarnya. Tapi gimana ia seenak jidat ngerusak logika internal dunianya sendiri, dengan alasan “namanya juga komedi”. Padahal komedi horor yang baik bisa bekerja kalau dunianya tetap punya aturan main yang konsisten. Contoh, gak ada yang curiga kenapa tiga orang miskin itu mendadak tajir, tiba-tiba punya mobil baru, rumah baru, atau malah punya warung sendiri—paling gak ada gosip, ada yang nanya, atau ada yang iri dan mulai ngintip. Tapi di film ini, seolah-olah mereka hidup di bubble di mana kaya mendadak itu adalah hal yang normal. Gak ada konsekuensi sosial, gak ada tekanan dari keluarga atau tetangga akibat pilihan yang mereka lakuin. Akhirnya yang muncul cuma teror dari demit langganan, bukan dari manusia di sekitarnya. Padahal potensi komedi dari “tetangga curiga” itu bisa sangat menarik. Terus soal harga sate yang nggak punya konsekuensi apa-apa. Premisnya bilang sate gagak ini bikin kaya, tapi film gak bener-bener nunjukin gimana mekanisme transaksinya bekerja. Berapa harga satu tusuk? Apa konsekuensinya kalau semaunya sendiri naikin harga? Semua terasa random. Gak ada sense of escalation yang rapi, ujungnya penonton cuma diajak ikut-ikutan ketawa tanpa pernah benar-benar “percaya” sama sistem pesugihan yang mereka jual. Sebenarnya Pesugihan Sate Gagak masih punya beberapa momen yang lumayan. Chemistry trio utamanya (Ardit Erwandha, Yono Bakrie, Benedictus Siregar) terasa real kayak tongkrongan cowok Jawa kere beneran—banyak guyonan receh, saling ledek, dan panik bareng yang kadang berhasil bikin senyum tapi ya itu, lebih bayak bikin cringe. Ada juga lapisan kritik sosial tipis soal tekanan ekonomi, godaan jalan pintas, dan bahaya utang yang masih relevan. Tapi secara keseluruhan, Pesugihan Sate Gagak seperti sebuah ide brilian yang dieksekusi setengah hati. Seolah pada terlalu takut kalau mikirin logika nanti filmnya jadi gak lucu. Padahal makin solid world building-nya, makin bebas mereka bisa main-main dengan absurditasnya. Kalau aturannya jelas, pelanggaran terhadap aturan itu justru bikin lebih lucu. Potensinya gede, tapi eksekusinya kelewat receh sampe lupa kalau“komedi” bukan lisensi buat ngebuang logika sepenuhnya. Ya, mau lucu boleh aja, tapi jangan lupa kalau dunia dan narasinya tetap butuh respons dari manusia yang masuk akal. 2/5
Hary Susanto tweet media
Indonesia
105
56
715
240K
Yanto Kopling retweetledi
el.cine
el.cine@EHuanglu·
AI is making art cheaper… but better one guy in china is making full manga eps alone with Seedance 2.0 2 days per episode… this used to take full teams months the quality is getting better than original
English
104
298
3K
142.6K
Yanto Kopling retweetledi
Rima Purwasih
Rima Purwasih@rimapurwasih·
apes bener punya menlu keq gini. lemah!
Indonesia
554
1.4K
4.7K
564.2K
Yanto Kopling retweetledi
ViralOps
ViralOps@ViralOps_·
they still say Ai is NOT the real art, then explain this one piece clip. this normally would have cost them $500,000,000. and Ai just made it within a week in under $500. kizaru shows will start getting BETTER from here with AI big anime studios should be AFRAID of what comes next you can access seedance 2 pro on @MartiniArt_
English
716
1.3K
11.3K
1.5M