@susipudjiastuti saya mendukung tambang dan pembukaan hutan unt kemajuan negara, juga mendukung sawit dan perkebunan2, jika negara2 lain bisa memanfaatkan kekayaan alamnya, kenapa kita tidak boleh ? jika tidak boleh membabat hutan dan menambang mk tidak akan pernah ada negara AS.
@Bara___Akbar Hahaha.. Ini konon bukan foto Joko..
Info nya ini namanya Drono Jiwo..
Miripnya dimana dengan Joko?
Delete aja statusnya.. Biar enggak malu..
@pandji Belum tentu sutradara legend, pemain film handal, atau insan perfilman ternama bisa mengelola perusahaan. Ingat ini konteknya ditektur utama suatu perusahaan perfilman, bukan mau jadi sutradara film atau jadi aktor film.
Anies ini memang pintar, tapi hipokritnya luar biasa. Dan bersilat lidah kebiasaannya.
Coba saja lihat WA nya apa betul selama menjabat Gubernur pernah WA-an dg Ahok. Paling dia baru hei hei, setelah ada kemungkinan PDIP usung di Pilkada DKI mendatang.
Puncak sy kurang suka dgn Anies ini adalah saat dia datang ke Petamburan menemui HRS saat panas aksi2 umat Islam terkait statemen Ahok di Pulau Seribu. Saya ada di sana, bahkan saat pembicaraan di dalam rumah, saya juga ada di dalam.
Saat itu saya berfikir, Anies ini akan menghalalkan segala cara agar menang Pilkada, halalkan segala cara demi raih kekuasaan.
Saya ikut aksi2 kecam Ahok masa itu. Tapi saya tidak setuju aksi yang lahir dari pembelaan pada ajaran agama Islam, malah berubah jadi aksi dukung mendukung politik. Anies malah menunggangi aksi bela Islam ini dan membawanya jadi aksi dukung mendukung dalam Pilkada. Ini yang berbahaya !!
Terbukti kemudian Pilkada DKI jadi ajang rasis, pembelahan warga negara. Betul Ahok salah berucap, tapi mestinya tidak boleh dijadikan pijakan untuk kontestasi dalam raih kekuasaan.
Anies memang selalu mengelah dgn tuduhan dia menunggangi aksis Bela Islam, tapi faktanya memang dia menunggangi. Saya hadir di Petamburan, melihat dan mendengar dengan mata dan telinga sendiri. Banyak foto yg beredar saat Anies berpidato di mushola HRS (Anies pidato, di kirinya HRS duduk, di kanan Ustadz Hidayat Nurwahid PKS) tsb adalah foto dari HP saya.
Mestinya Anies tidak perlu datang waktu itu jika dia memiliki jiwa kepemimpinan yg baik, dan melihat kepentingan bangsa ini secara utuh, bukan hanya lihat kepentingan kontestas Pilkada DKI. Seperti yang dilakukan AHY, dia tidak datang ke Petamburan, juga tidak bertemu HRS saat Pilkada DKI, jaga jarak demi melihat kepentingan bangsa yg lebih besar. Padahal saat aksi Bela Islam itu, Pak SBY acap dituduh oleh para buzzer kurang gizi otaknya, sebagai penyandang dana Aksi Bela Islam.
Ini yang saya ndak suka dengan Anies. Mestinya dia perbaiki diri atas hal ini.
Berhentilah menghalalkan segala cara demi raih kekuasaan. Bukan malah sekarang sok suci ngaku2 suka komunikasi dan diskusi dengan Ahok, saat Pilkada 2024 menjelang agar dapat dukungan suara Ahokers. Hipokrit.