M

9.3K posts

M

M

@YanSundanese

shut your freaking mouth

Semarang Katılım Kasım 2011
559 Takip Edilen624 Takipçiler
M retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
46.9K
102K
11.1M
M
M@YanSundanese·
@pln_123 wahai petugas PLN yg baik.. Mau menanyakan, apa yg mjd penyebab Listrik di daerah kecamatan Banjarharjo Kab. Brebes ((((hampir setiap hari mati))))? @PemkabBrebes @ParamithaWidya5
Indonesia
1
0
0
84
M
M@YanSundanese·
Info donk min @PemkabBrebes @dishubbrebes kenapa banyak mobil besar (truck dan bus) yang lewat jalan depan pasar induk Bumiayu malam ini ya? Depan masjid jami Bumiayu jg? Bukannya ada jalan lingkar? Atau gmn ya min.. Menakutkan ehhhh
Indonesia
0
0
0
53
M retweetledi
Lorong Waktu
Lorong Waktu@mihrabku·
Perhatikan kalau mandi junub. - Bersihkan kemaluannya - Cuci tangan - Berwudhu - Basuh kepala - Siram tubuh bagian kanan - Siram tubuh bagian kiri - Kemudian siram seluruh bagian tubuh.
Indonesia
14
704
2.2K
91.4K
M retweetledi
ubaid
ubaid@Ubaidullah_Sdq·
Kalau memang bandrol harga ini benar terus apa yang pantas diwadahi tas ini ?. Apa profesi ibu/suami yang tega membelinya ? Berapa penghasilannya ?. Barangkali aku membeli satu jahitannya pun tak mampu.
ubaid tweet mediaubaid tweet media
Indonesia
33
16
109
15.7K
M retweetledi
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Aku suka yang begini. Semua tanggungjawab masing-masing..
Serpong, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
22
474
1.3K
130.3K
M
M@YanSundanese·
@recehtapisayng Ini bos mele .. orang² menyebutnya bos kabel telkom .. sawerannya aja sampe 1 milyar. Tetangga desa ..
Indonesia
1
0
0
229
M retweetledi
Alissa Wahid
Alissa Wahid@AlissaWahid·
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah : Prof. K.H Ali Yafie (Ketum MUI 1990-2000 dan Rais Aam PB NU 1991-1992⁩) pada hari Sabtu, 25 Februari 2023 pukul 22:13 WIB. Mohon ziyadah doa agar Beliau beroleh CintaNYA. Lahu al-fatihah.
Alissa Wahid tweet media
Indonesia
249
520
4.1K
364.3K
M retweetledi
Garis Tengah
Garis Tengah@garistengah_id·
Bukan rahasia lagi kalau VO2Max yang baik adalah salah satu basic yang harus dimiliki oleh pemain sepak bola. Tapi apakah kita semua udah mengenal tentang VO2Max ini? Bagaimana metode paling efektif untuk meningkatkannya? Admin nemu sebuah jurnal yang membahasnya. A Thread!
Garis Tengah tweet media
Indonesia
22
346
1.6K
380.7K
M retweetledi
Kradenan, Blora
Kradenan, Blora@info_kradenan·
PLTS Nglebak Kecamatan Kradenan, Blora, Banyak di tumbuhi semak2 belukar Menurut informasi dulu Sebagai Percontohan PLTS Nasional. Sekarang Kondisinya terbengkali Tidak Terurus. cc : @ganjarpranowo @ESDMJateng @AriefRohman_838
Kradenan, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
9
38
63
8.9K
M retweetledi
Max Walden
Max Walden@maxwalden_·
Indonesians are mocking this sloped, glass-bottom tourist bridge after footage emerged of East Java’s Governor Khofifah falling over on it
Max Walden tweet media
Kementerian PU@KemenPU

Buat #SahabatPUPR yang adrenaline junkie, wajib buat coba melintas di atas Jembatan Seruni Point ini. Dengan lantai terbuat dari kaca, jembatan ini membentang di atas jurang berkedalaman 80-100 m. Jadi #SahabatPUPR bisa langsung melihat ke jurang di bawahnya. Mantep gak, tuh!

English
173
1.3K
6.1K
1.3M
M retweetledi
Jansen Sitindaon
Jansen Sitindaon@jansen_jsp·
Kpd mas Ari: kenapa akunnya jd dibatasi mas? Videonya tidak bisa dibuka lagi. Apa anda nerima tekanan kah? Kasus ini harusnya terus lanjut. Negara jadikan ini pelajaran bahwa ada hukum sehingga perilaku sama tidak dicontoh. Apalagi jenisnya bukan aduan. Untung belum ada yg mati.
Jansen Sitindaon tweet media
Indonesia
82
256
1.5K
404.7K
M retweetledi
RUDI VALINKA
RUDI VALINKA@kurawa·
Ada keterkaitan erat temuan praktik mafia beras di Gudang Food Station milik DKI dengan beras busuk di perumda Pasar Jaya kmrn. Cluenya ada di list nama2 vendor beras bansos yg sdh gue share. Indikasi ngumpulin Biaya Politik salah satu Capres 2024 😎 money.kompas.com/read/2023/02/0…
Indonesia
206
457
1.6K
224.1K
M retweetledi
Mazzini
Mazzini@mazzini_gsp·
Bukti narasi publik berurusan dgn polisi harus ada duitnya, makin valid. Ini Polisi Provos diperas sama polisi penyidik dari Polda Metro Jaya, padahal Provos kan pengawasnya anggota polisi biasa, masih sikat. Terus Kompolnas suruh pak provos lapor ke Propam yg isinya Provos jg 😑
Voidotid@voidotid

Sebuah Utas : Ironi sih, kalau melihat video yang sempat viral beberapa waktu lalu, soal polisi yang ‘dipalak’ sesama polisi.

Indonesia
215
1.8K
4.5K
603.3K
M retweetledi
Tips Excel
Tips Excel@gudanglifehack·
solusi mengatasi laptop yg lemot jadi super kencang! join komunitas —> bit.ly/3XXfwi1
Indonesia
15
668
2.6K
236.7K