ca ᥫ᭡
130 posts


kalian pada gengsi ga kalo minta maaf duluan?


@infodrakor_id Memang ya org sana itu terlalu over. Dari minta maaf dan edit/hapus scene yg kontroversi kataku sih itu udh lebih dari cukup buat bukti keseriusan penyesalan tim perfect crown.












@ahreumdau sorry to say bukan bela perbuatan KSH keknya lo perlu riset deh KSH tu menang awardnya banyak total terakhir itu 70++kurleb terus dramanya rating tinggi semua gaheran di jadi hallyi star , lo judge minimal pinter juga



Kontroversi drama MBC #PerfectCrown masih belum reda, sekarang muncul petisi resmi di situs Majelis Nasional Korea yang meminta dramanya dihapus dari platform OTT Drama MBC #PerfectCrown makin kena imbas besar gara gara kontroversi distorsi sejarahnya. Bahkan sekarang muncul petisi resmi di situs Majelis Nasional Korea yang meminta dramanya dihentikan dan kontennya dihapus dari platform OTT. Penulis petisi menilai meskipun dramanya berlatar Korea fiksi, produksinya tetap dianggap sembarangan memakai pakaian, tata krama, dan istilah ala Tiongkok sehingga dinilai melakukan distorsi sejarah dan budaya. Mereka juga menuduh drama ini bisa jadi celah buat narasi Northeast Project/Tiongkok mengklaim budaya Korea. Tim produksi sebelumnya sudah meminta maaf, mengedit subtitle dan audio, sampai akhirnya menghapus adegan kontroversial tersebut. IU dan Byeon Wooseok juga ikut mengunggah surat permintaan maaf tulisan tangan. Namun kontroversinya belum mereda. Per 23 Mei sore, petisi tersebut sudah ditandatangani hampir 15 ribu orang dan akan dibahas resmi di parlemen Korea jika mencapai 50 ribu tanda tangan dalam 30 hari. m.entertain.naver.com/now/article/00…





Kontroversi drama MBC #PerfectCrown masih belum reda, sekarang muncul petisi resmi di situs Majelis Nasional Korea yang meminta dramanya dihapus dari platform OTT Drama MBC #PerfectCrown makin kena imbas besar gara gara kontroversi distorsi sejarahnya. Bahkan sekarang muncul petisi resmi di situs Majelis Nasional Korea yang meminta dramanya dihentikan dan kontennya dihapus dari platform OTT. Penulis petisi menilai meskipun dramanya berlatar Korea fiksi, produksinya tetap dianggap sembarangan memakai pakaian, tata krama, dan istilah ala Tiongkok sehingga dinilai melakukan distorsi sejarah dan budaya. Mereka juga menuduh drama ini bisa jadi celah buat narasi Northeast Project/Tiongkok mengklaim budaya Korea. Tim produksi sebelumnya sudah meminta maaf, mengedit subtitle dan audio, sampai akhirnya menghapus adegan kontroversial tersebut. IU dan Byeon Wooseok juga ikut mengunggah surat permintaan maaf tulisan tangan. Namun kontroversinya belum mereda. Per 23 Mei sore, petisi tersebut sudah ditandatangani hampir 15 ribu orang dan akan dibahas resmi di parlemen Korea jika mencapai 50 ribu tanda tangan dalam 30 hari. m.entertain.naver.com/now/article/00…










