Sabitlenmiş Tweet
Abdulloh Faqih
23.3K posts

Abdulloh Faqih
@abdoefa
RT dan Like hanya menyimpan dan bukan berarti mendukung atau mengamini. Santai saja dan baik-baik saja, lah.
INDONESIA Katılım Nisan 2010
282 Takip Edilen7.8K Takipçiler
Abdulloh Faqih retweetledi

🇮🇷🇺🇸🇮🇱⚡️ - Pemimpin Tertinggi Iran menolak untuk pindah ke lokasi yang aman dengan menyatakan bahwa jika Anda dapat memindahkan 90 juta warga Iran ke kota lain, barulah saya akan pindah.
"Ya, sebenarnya Ayatollah Khamenei berada di kantornya setiap hari, dan beberapa kali pihak keamanan memintanya untuk pindah dari kantornya ke kota lain. Namun beliau menolak. Beliau berkata, 'Jika kalian bisa memindahkan 90 juta warga Iran ke kota lain, saya akan pindah setelah 90 juta orang tersebut.'
Dan tentu saja, mereka tidak bisa melakukan itu. Mereka (keamanan) kemudian menawarkan, 'Kami akan menyediakan ruang bawah tanah agar Anda tetap aman.' Beliau menjawab, 'Jika kalian bisa menyediakan dan membangun ruang bawah tanah untuk seluruh rakyat Iran, ya, saya juga siap (pindah) setelah 90 juta orang itu.'
Tentu saja mereka tidak bisa melakukan itu untuk seluruh rakyat Iran. Jadi, beliau tetap tinggal di kantornya, di rumahnya. Dan pada pagi hari, pesawat dari rezim Zionis dan Amerika menyerang kantornya.
Beliau bersama istrinya, menantu perempuannya, dan beberapa keponakannya gugur sebagai syahid."
Indonesia
Abdulloh Faqih retweetledi

Shalat Subuh berjamaah, alumni santri @sidogiri wilayah Pasuruan (13/02) di lapangan bataliyon zeni tempur (Yonzipor10), Pasuruan. Program yg diberi nama "Kesadaran Subuhan Berjamaah" dilaksanakan setiap Jumat pagi di berbagai masjid dan mushalla.


Indonesia

@buzzboyz28 Monggo kalau ada yang mau pindah negara. Siapa pun.
Indonesia

Menjawab tuduhan-tuduhan terhadap pesantren dan cerdas dalam berkhidmah menjadi materi turba Pengurus Pusat Ikatan Alumni Santri Sidogiri. Selain pelantikan pengurus Bansus 1455 DKI dan Jawa Barat, malam harinya dilanjut dengan konsolidasi PC. HMASS Jawa Barat di Cikarang.
Khidmah maksimal , taat bersanad.

Indonesia

Berkunjung ke pedalaman Kalimantan Barat, bertemu dai utusan @sidogiri dan para muallaf yang menjadi binaannya. Semoga diberikan kekuatan iman dan menjadi muslim yang sempurna. Amin.

Indonesia


Pendopo
Di sebuah desa, yang jalannya masih berdebu dan angin sore sering membawa kabar lebih cepat daripada surat resmi, ada kisah kecil yang ingin menjadi besar. Seorang Sekretaris Desa diberhentikan oleh Kepala Desa. Bukan peristiwa luar biasa sebenarnya — jabatan datang dan pergi seperti musim. Tapi manusia sering kali lebih setia pada kursi daripada pada kenyataan.
Sekdes itu tidak terima. Ia tidak keluar dari pendopo. Duduk di ruang yang bukan lagi haknya, seperti seseorang yang menolak bangun dari mimpi yang sudah berakhir. Di luar, pendukungnya dikumpulkan. Entah pendukung atau teman-teman yang kebetulan sedang tidak sibuk — batas antara keduanya sering tidak jelas di desa maupun di kota.
Maka terjadilah adegan yang agak lucu, tapi juga getir: seorang yang sudah diberhentikan justru memperhatikan kepala desanya sendiri. Jabatan seakan tidak lagi ditentukan oleh keputusan, tetapi oleh siapa yang paling berani duduk di tempat itu lebih lama.
Malu sering mencari topeng. Dan topeng yang paling mudah dipakai adalah gengsi. Orang yang merasa dirinya hebat akan sulit menerima ketika dunia tiba-tiba tidak sepakat. Ia berdiri di pendopo seperti seorang panglima tanpa pasukan, tetapi tetap yakin bahwa sorak-sorai sedang menuju kepadanya. Ia mengira banyak yang mendukung, padahal yang datang hanyalah mereka yang terbiasa nongkrong bersamanya — orang-orang yang lebih tertarik pada cerita daripada perjuangan.
Di desa seperti itu, berita bergulir pelan, tetapi malu berjalan cepat. Maka orang menertawakan dalam hati, sambil pura-pura tidak melihat. Ada yang bilang: “Kasihan.” Ada yang bilang: “Lho, kok masih di situ?” Namun jarang yang berani bertanya apa yang sebenarnya ia cari: kekuasaan, pembenaran, atau sekadar perasaan bahwa hidupnya masih punya pusat.
Pendopo itu tetap berdiri—sunyi, meski diisi oleh seseorang yang tak mau pergi. Dan di sanalah kita belajar sesuatu yang tak diajarkan di sekolah-sekolah pemerintahan: bahwa jabatan bisa dicopot, tetapi gengsi yang terluka sulit diberi SK pemberhentian.
Kadang manusia mencengkeram jabatan bukan karena kekuasaannya, tetapi karena ketakutannya pada ruang kosong setelah itu. Kekosongan yang mengingatkan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa — tanpa pendopo, tanpa sorak sorai, tanpa gelar yang bisa menyelamatkan wajahnya di hadapan masyarakat yang sebenarnya sudah tahu segalanya.
Dan begitulah, di sebuah desa kecil, berlangsung drama yang jauh lebih besar dari panggungnya: seseorang yang tak ingin pergi, padahal tempat itu sudah melepaskan dirinya.
Namun seperti banyak hal lain di dunia, waktu akhirnya akan berbicara. Pendopo bisa diduduki oleh siapa saja, tetapi kewarasan hanya mau tinggal bersama orang yang tahu kapan harus duduk — dan kapan harus berdiri untuk pergi.
Indonesia

@detikcom Kepekaan dan jiwa pemimpin tidak ada di dalam dirinya.
Indonesia

Bupati Aceh Selatan, Mirwan M.S. menjadi sorotan karena pergi umrah di saat Aceh sedang dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Mirwan pun menyampaikan permohonan maaf lewat video yang diunggah di akun media sosial pribadinya.
>> 20.detik.com/detikupdate/20…
Indonesia

NU bawahan seperti saya tidak mau tau soal polemik di atas. Dua sosok yang berada di pucuk kepemimpinan PBNU adalah "orang tua" saya. Seandainya bapak dan ibu sedang berselisih, akhlak terbaik seorang anak hanya mendoakan dan tidak menunjukkan sikap keberpihakan kepada salah satunya. Biarkan mereka menyelesaikannya dan maruah rumah besar tidak tidak terganggu.
Indonesia

Menyadari kapasitas dan keterbatasan adalah kelebihan yang belum tentu dimiliki orang lain. Yang tidak tahu persis penyebab "kisruh" orang lain, mestinya tidak berasumsi dan menebak-nebak sendiri, apalagi disebar ke media sosial. Bahkan meskipun tahu, jika tak memiliki kapasitas dan kepentingan, diam lebih baik.
Indonesia

Permainan yang apik di tangan bapak @prabowo. Manuver² para menteri itu tidak mungkin terjadi tanpa restu beliau. Minimal sepengetahuan beliau. Ya, seperti pemblokiran rekening diam dan pengalihan lahan tidur yang kemudian dibatalkan oleh beliau, sepertinya tak jauh beda dengan manuver Pak Purbaya terkait whoosh. Serasa ada jebakan dan ending yang mencengangkan.
Indonesia

Ikut nguripi bandara Juanda dengan asap, di smoking room. Bukti kesabaran saya menanti kepastian @lionairgroup (Lion Air) yang akan membawa saya ke Banjarmasin.
Indonesia

@NUgarislucu Jika satu mata saja bisa menjadi fitnah, apalagi yang mata 3.
Indonesia





