Benzadiazepine

4.3K posts

Benzadiazepine banner
Benzadiazepine

Benzadiazepine

@bbbennna

whole life is a meme | akun marah marah

Germany Katılım Ocak 2019
342 Takip Edilen88 Takipçiler
kumajas
kumajas@theKumajas·
Buku2 ini saya jual, silahkan barangkali ada yg memintanya.
kumajas tweet mediakumajas tweet mediakumajas tweet mediakumajas tweet media
Indonesia
17
17
147
8.2K
Benzadiazepine retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
September 2011, Robert Lewandowski ngejalanin awal musim kedua di Dortmund. Waktu itu dia masih striker muda culun yg nyoba adapt di Jerman. Dari 53 match, Lewy baru bisa bikin 13 gol. Turning point-nya muncul pas Dortmund kalah 0-3 lawan Marseille di fase grup UCL. Kelar match, Jurgen Klopp ngajak Lewy diskusi intens 2 jam, ngebahas apa yg perlu di-improve ke depan biar perform lebih baik lagi. Klopp ngomong pake bahasa Jerman. Di podcast High Performance, Lewy cerita kalo dia gak ngerti apa yg dibahas Klopp. Dia gak bisa bahasa Jerman. Ngang ngong aja. Cuma, diskusi itu ternyata monumental bgt buat karier Lewy. Klopp kayak berhasil unlock sesuatu di dalam diri & hati dia. Lewy kangen bapaknya yg udah meninggal pas dia masih 16 tahun, dan gestur Klopp mirip bgt bapaknya. Dari situ, dia ngerasa dipercaya. Abistu yg dia tau cuma gol, gol, dan gol. Jadi lah Lewy yg sekarang. Life comes in full circle. Tahun 2019, Liverpool-nya Klopp bikin comeback gila di UCL lawan Barcelona. Corner taken quickly yg diselesain Origi. Itu corner cukup buat bikin Barça trauma. Selama tiga musim, alias dari 2019/20 sampe 2021/22, Barça kayak klub plenger. Mereka cuma juara 1 trofi (Copa del Rey). Barça ditinggal Messi, terus Laporta bikin perjudaian di tengah krisis ekonomi. Ngapain? Datengin Lewy yg umurnya udah 34 tahun seharga €45juta dari Bayern. Lewy yg statusnya superstar di-plot jadi mentor & leader buat pemain muda Barça. Tapi yg terjadi malah dia yg awalnya kaget. Biasa satu locker room bareng sesama pria-pria matang yg udah berkeluarga di Bayern, eh skrg ketemu bocah-bocah yg setengah umurnya dia. Lewy juga cerita ke High Performance podcast, satu hal yg bikin dia kaget adalah kultur kekeluargaannya. Dia cerita tiba-tiba dipeluk Gavi, padahal baru kenal. Langsung touchy & akrab 😹 Nyaris 4 tahun sejak pelukan pertama dari Gavi, dan skrg Lewy dah sukses jalanin misi jadi mentor & bantu Barça balik ke where they belong: top level football. Tiga trofi LALIGA dari 4 musim. 119 gol dari 191 match. Pembelian yg mantap. Lewy is a legend, surely 🌟
Strootsy tweet mediaStrootsy tweet mediaStrootsy tweet media
Indonesia
46
581
2.8K
304.3K
Benzadiazepine retweetledi
B/R Football
B/R Football@brfootball·
One last time at Camp Nou 🥺
B/R Football tweet mediaB/R Football tweet media
English
121
6.1K
42K
374.3K
Benzadiazepine
Benzadiazepine@bbbennna·
Wts sharing apple one 2tb Tinggal 1 slot 70k
English
0
0
0
65
Benzadiazepine retweetledi
Not Jerome Powell
Not Jerome Powell@alifarhat79·
I asked bro and gf to send $500 gf sends : $500 bro sends : $243.79
English
1.5K
4.3K
188.5K
18.4M
Benzadiazepine retweetledi
Kukuh Adi D.
Kukuh Adi D.@kukuhya·
@bopo_jodhipati Nah itu bisa bantu keluarga dengan bayar hutang hutang kurang ngebanggain apa lagi??
Indonesia
5
13
137
6.7K
Benzadiazepine retweetledi
A Professional Overthinker
A Professional Overthinker@rizalakbarm_·
alih-alih mengakhiri hidup, cobalah untuk menjadi orang baik saja (sebab orang baik biasanya meninggal duluan).
Indonesia
398
17.3K
55.6K
795.1K
Benzadiazepine retweetledi
Troll Football
Troll Football@TrollFootball·
Stoppable Force vs Movable Object
Troll Football tweet media
English
157
981
19.2K
256.3K
Benzadiazepine retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
46.9K
102K
11.1M
Benzadiazepine retweetledi
Orwell & Goode
Orwell & Goode@OrwellNGoode·
Orwell & Goode tweet media
ZXX
41
955
46.9K
1.2M