
68 Channel
16.5K posts















'Mendapatkan tugas' lagi. Alhamdulillah semoga amanah.


Tidak semua helicopter rescue itu se-ideal di film-film. Ini lagi ramai kasus pendaki wanita asal Brasil 🇧🇷 yang terjatuh di gunung Rinjani. Banyak yang nanya "kenapa kok gak pake helicopter untuk rescue?" Ya, memang, BASARNAS punya helicopter untuk rescue operations... cuman... 1. Kejadian lokasi ada di ketinggian 10,000 kaki, dimana korban jatuh di lereng ke ketinggian sekitar 9400ft. 2. Mau terbang mountain rescue benar-benar tergantung dengan cuaca dan KEMAMPUAN HELICOPTERnya. 3. Helicopter yang dioperasikan BASARNAS ada: AW139 dan AS365. Yang AW139 ada 1, sisanya AS365. 4. Mau hoisting, helicopter harus hover. Untuk hover ada definisi kategori hover. Hover In Ground Effect (IGE) dan Hover Out of Ground Effect (OGE). Hover IGE itu kalau helicopter dibantu oleh bantalan tekanan udara tinggi dari baling2nya. Ini IGE cuman sampai sekitar 10 meter - 15 meter diatas permukaan tanah datar. (Jelas lokasi korban bukan di tanah datar). Nah, kalau tidak hover IGE, ya harus hover OGE. Disinilah kita ketemu masalahnya... 📸AS365 US Coast Guard 5. Untuk helicopter AW139, ketinggian maksimum untuk hover OGE adalah 8130 kaki diatas permukaan laut. Untuk AS365, hover OGE maksimum bisa dilakukan di 3740ft. Jadi disini bisa kelihatan, heli BASARNAS tidak akan bisa melakukan hoisting rescue korban, mau cuacanya bagus sekalipun. 📸AW139 Untuk perbandingan, Blackhawk aja hover OGE max di 6200ft. 📸B206-L4 7. Kok, ujung2nya di evakuasi pake helicopter dari Sembalun? Iya lah, Sembalun ketinggiannya cuman 3000ft... apalagi pake Bell 206L4 sipil yang hover OGEnya bisa sampai 6500ft... Cuman tetep, gak bisa rescue di lerengnya pakai heli ini juga. Semoga jelas dan bermanfaat... 🙏




























