Sabitlenmiş Tweet
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸
9.7K posts

𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸
@hereischa
retweet retweet an doang isiinyaaa
'²³ Katılım Ağustos 2020
2K Takip Edilen1.7K Takipçiler
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

PETISI KERAS DAN KECAMAN RAKYAT SUMATERA KEPADA PLN
Atas Kegagalan Besar yang Menyebabkan Blackout Massal Sumatera 22 Mei 2026 Kami, Rakyat Sumatera yang Terzalimi, Menuntut.
PEMECATAN SEGERA DAN TIDAK HORMAT terhadap Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PT PLN Atau kami menuntut merdeka supaya tidak terjadi ketiga kalinya blackout listrik se-pulau sumatera, pilihan ada di tangan penguasa.
Cukup sudah!
Malam Jumat, 22 Mei 2026, seluruh Sumatera gelap gulita. Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jambi, lampung dan puluhan kota/kabupaten lainnya hampir seluruh pulau sumatera mati lampu secara serentak. Rumah sakit berjuang dengan genset, mall kelabakan, lalu lintas chaos, sinyal mati, air bersih terhenti, bisnis rugi miliaran, dan jutaan warga menderita. Ini bukan musibah alam semata, ini kegagalan sistemik yang berulang di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo
Mengapa Darmawan Harus Dicopot Sekarang?
* Rekor Kegagalan Berulang, Blackout Sumatera bukan yang pertama. Sudah berkali-kali transmisi PLN ambruk, tapi infrastruktur tetap rapuh, redundansi minim, dan pemeliharaan buruk. Sumatera kaya energi (batubara, gas, hidro, panas bumi), tapi rakyatnya sering gelap. Ironi memalukan!
* Kepemimpinan Gagal, Darmawan Prasodjo sudah bertahun-tahun memimpin PLN. Janji keandalan listrik, modernisasi grid, dan ketahanan bencana hanya omong kosong. Setiap kali blackout, dia minta maaf, janji perbaikan, lalu ulangi kesalahan yang sama.
* Abai terhadap Sumatera, Pulau yang jadi tulang punggung energi nasional diperlakukan seperti anak tiri. Sementara Jawa-Bali lebih prioritas, Sumatera dibiarkan rentan. Ini bentuk kelalaian berat yang merugikan jutaan jiwa
* Tidak Ada Akuntabilitas, Sudah saatnya budaya tak kenal mundur di BUMN diakhiri. Kegagalan berulang ini menunjukkan ketidakmampuan memimpin perusahaan sebesar PLN.
Kami Tuntut
1. Prabowo segera memecat Darmawan Prasodjo melalui RUPS dan menggantinya dengan figur kompeten yang punya track record keandalan listrik nyata.
2. Audit independen menyeluruh terhadap manajemen risiko transmisi PLN di Sumatera selama kepemimpinan Darmawan.
3. Ganti rugi kepada korban blackout (rumah sakit, UMKM, warga) dari kantong pribadi direksi jika terbukti kelalaian
4. Reformasi total sistem kelistrikan Sumatera agar tidak bergantung pada satu titik lemah transmisi.
Kata Terakhir Kami
Darmawan Prasodjo, mundurlah dengan hormat sebelum rakyat Sumatera semakin marah!
Stop jadi beban negara. Stop alibi bencana alam sementara infrastruktur Anda yang rapuh. Sumatera bukan tempat eksperimen kegagalan Anda.
Ini bukan sekadar mati lampu ini kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya!
Perwakilan rakyat sumatera
Indepensumatera


Indonesia
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

“Gue nggak pernah nunggu mood untuk kerja..”
Itu kalimat pembuka Raditya Dika yang langsung bikin gua mendengarkan dengan serius podcast ini.
Di podcast ini, Radit sharing pengalaman real dia dari orang yang sudah puluhan tahun konsisten bikin karya.
Menurut Radit, mood adalah musuh terbesar kita.
Kita sering menunda kerja karena
“belum enak moodnya”
“belum semangat” atau
“nanti aja deh”
Padahal orang-orang yang sukses itu bukan kerja karena mood bagus, mereka kerja karena sudah berkomitmen.
Mood bisa aja datang terus pergi, tapi yg harus tetap ada itu DISIPLIN. make sense ya?

Indonesia
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah.
Dan ini bukan opini.
Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur.
Jawabannya satu kalimat
mereka masuk ke pernikahan
tanpa tahu siapa diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka masuk
semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi,
pengembangan diri pelan-pelan hilang.
Bukan karena dirampas.
Tapi karena struktur pernikahan
yang mereka masuki memang tidak dirancang
untuk menampung itu semua.
Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani.
Perempuan menikah.
Anak lahir.
Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri.
Pengembangan diri berhenti.
Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang?
Saya sudah S1,
saya pernah kerja,
saya punya mimpi.
Sekarang saya cuma masak
ngurus anak, dan menunggu suami pulang.
Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya.
Mereka kirim ke universitas terbaik.
Dorong untuk berkarir.
Ajarkan untuk mandiri secara finansial.
Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya.
Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal.
Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi.
Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat.
Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan.
Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari.
perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan.
Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka.
Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.

Indonesia
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

hai kenalin aku jg korban
kekerasan anak HMT ITB ‘24. Berat untuk ngucapin ini semua tp dgn banyak juga dukungan dari orang sekitar dan maraknya kasus
Kekerasan yang dilakukan oleh mahasiswa apalagi degan kampus"
TOP PTN @HMT_ITB @itbofficial
@ppk_itb
Indonesia
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

TW // Kekerasan Seksual
mahasiswa world class university tapi belum paham kalau ks dateng dari piramida terbawah, yaitu PEWAJARAN 🫵




sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
Indonesia
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi

“diam berarti consent” your future lawyer has a rapist mentality..... women really need a gun omfg
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
English
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
𝐜𝐡𝐚𝐚 🇵🇸 retweetledi
























