niki
14.9K posts

niki
@notredarn
пародийный аккаунт — nikolina chenkova, hogwarts' четвертый alumna. #eaglepride
Republic of Serbia Katılım Kasım 2014
514 Takip Edilen425 Takipçiler

() Tombol blokir kontak kayaknya seru 😋
Bulan@orbitsearth
My boyfriend acting like I got Thanos-snapped every time I step out of sight: A short compilation.
Indonesia
niki retweetledi

What have I done in the past to deserve such a blessing? Anak-anak yang ada disini … mereka memberi begitu banyak cinta meski saya begitu jarang terlihat untuk hanya sekadar menyapa. For years, I carried countless responsibilities; teaching, mentoring, designing, creating events, ideas, even serving on the N.E.W.T. committee. I’ve spent weeks—sometimes months—working late in the castle, barely setting foot at home.
I thought I was doing the right thing. All this time, I’ve been far too focused on fixing things. Constantly evaluating every aspect of myself in response to every piece of criticism, just so I could give the very best of me to Hogwarts. But I didn’t even realise how much I was missing. Missing their birthdays, their little milestones … it made me realise something had to change. That’s why I chose to step away from one of my precious roles; the N.E.W.T. committee. Not to do less, but to redistribute my energy toward what truly matters.
To be here properly, with them, with everyone I hold dear in this place.
I’m excited for new possibilities that would allow me to bring my whole self to Hogwarts. Perhaps creating an art club where kids can just be themselves and get creative? And perhaps … to be with myself again, too. I hadn’t even realised how little time I gave myself to just breathe, or to simply laugh over little things with my husband. I’ve missed that as well, more than I cared to admit.
Terima kasih yang tak terhingga untuk semua cinta yang kalian berikan. Kalian harus hidup lebih lama juga, agar bisa merasakan lebih banyak hal menyenangkan di dunia. Entah itu sebagai pengajar, rekan kerja, atau sebagai sosok ibu, saya tahu betul bahwa saya bukan sosok yang sepenuhnya baik untuk kalian. Saya pernah melakukan banyak kesalahan, melukai hati banyak orang—bahkan anak-anak saya sendiri—saat masih berada di usia yang sangat naif. Namun, waktu telah memberi saya kesempatan, bukan untuk menghapus kesalahan, tetapi untuk tumbuh darinya. Saya tahu saya tak lagi bisa kembali ke masa lalu, memperbaiki segalanya, atau menyembuhkan luka mereka. Tetapi saya yakin bisa melangkah ke masa depan dengan lebih sadar.
Usia 32 tahun ini saya merasa lebih damai. Bukan karena semuanya sudah berjalan sempurna, tapi karena saya akhirnya belajar menerima diri yang tak sempurna. Jika kalian—anak-anakku, atau rekan-rekanku—sedang berada di fase hidup yang penuh pertanyaan dan penyesalan, izinkan saya berucap ini: kalian layak untuk tumbuh. Kalian pantas dimaafkan, termasuk oleh diri kalian sendiri. Belajarlah untuk hadir dengan sepenuh hati, tanpa perlu membuktikan apapun. Belajar bahwa menjadi sosok yang lebih baik bukan berarti harus selalu benar, tetapi berani mengakui kesalahan dan tetap mencintai diri sendiri di tengah ketidaksempurnaan itu.
Saya masih di sini, dan akan terus hidup. Bukan hanya sebagai seorang pengajar, tetapi sebagai manusia yang terus belajar. And for those who’ve ever wondered why I’m still here after ten long years ...
no, it’s not just because of my husband. My husband is a part of my story, yes. Tapi, saya di sini karena Hogwarts selalu memberi saya ruang untuk tumbuh. Di sinilah saya jatuh, belajar, lalu bangkit lagi berkali-kali dengan kaki yang sama. Di sinilah saya mengenal makna kesabaran dan cinta yang hadir dalam bentuk yang paling sederhana tapi paling tulus. Saya bertahan karena saya tahu, selama saya masih mampu memberi sedikit kontribusi di tempat ini, saya masih punya peran yang layak dijalani.
Dan jika saya boleh jujur, ada satu hal yang selama ini diam-diam saya simpan di hati. One day, I do hope to be remembered as Luna Everard, the Arithmancy professor, sebagai seseorang yang telah memberi sesuatu bagi tempat ini dengan caranya sendiri. Bukan hanya sebagai ‘pasangan dari Christian Grey’ atau ‘istri kepala sekolah’ (yang masih kerap saya dengarkan di sudut koridor). Saya tahu, cinta dan kehidupan pribadi adalah bagian dari diri saya. Tak pula saya menyangkal bahwa beliau adalah bagian penting dari cerita saya. Namun, saya ingin dikenang bukan karena siapa yang berdiri di samping saya, melainkan karena apa yang telah saya lakukan dengan kedua tangan saya sendiri.
I want every little soul who come after me to know that they, too, can become someone in their own right—not because of relationships, or proximity to power—but because of the choices they make, the dreams they chase, and the kindness they carry in their hearts.
Sekali lagi, terima kasih untuk anak-anakku, yang tidak pernah menyerah, untuk yang kembali dengan tujuan yang lebih mulia, terima kasih karena masih merasakan banyak hal menyenangkan disini. You are the reason this journey remains meaningful.
With love,
Luna Everard.
Indonesia
niki retweetledi

Selamat sore, Miss Hopkins. Sebelumnya mohon maaf saya baru menyadari adanya cuitan ini setelah diberi tahu seorang rekan yang kebetulan dalam obrolan kami sedang membahas CV dan sistem kelas masing-masing semalam. Notifikasi saya memang kerap menumpuk cukup banyak, terlebih saat periode ujian (Maret) lalu. Maaf ya, sudah membuat Miss Hopkins menunggu lama.
Malam itu saya hanya membagikan buah pikir tentang proses seleksi asisten kelas Arithmancy. Tak menyangka, ada yang menggaunglantangkan opini tentang hal tersebut dengan semangat yang luar biasa seperti Miss Hopkins. Format rekrutmen yang saya bahas hanya hendak diterapkan di lingkungan kelas Arithmancy, ya, bukan sistem di Hogwarts secara umum. Jika Miss Hopkins belum tahu, ruang yang saya kelola saat ini terbatas hanya di lingkup kecil; kelas 3D (Advanced Arithmancy), 7A (Beginner Arithmancy), dan 7D (N.E.W.T. Committee), dan tidak punya wewenang sebagai Kepala Sekolah, Kepala Penyihir, maupun tim HR yang mengurus perekrutan dengan skala lebih besar.
Ide ini berdasarkan pengamatan saya selama menyeleksi berkas asisten beberapa tahun terakhir, di mana banyak kandidat menghabiskan waktu yang sangat banyak menulis jawaban panjang. Utamanya pada bagian pertanyaan tambahan seperti: ‘Mengapa Anda berani melamar pekerjaan ini’, ‘Apa yang Anda ketahui tentang pekerjaan ini’. Pertanyaan sederhana yang dari tahun ke tahun tampaknya memunculkan jawaban yang kian beragam dan kian panjang. Perubahan ini dimaksudkan agar proses seleksi administrasi bisa lebih ringkas dan efisien. Saya turut mendengar keluhan dari beberapa anak yang enggan mendaftar sebagai asisten kelas karena sudah lelah duluan hanya dengan membayangkan pertanyaan yang harus mereka jawab di CV. Belum apa-apa, sudah burnout. Sayang sekali kalau potensi yang sebenarnya mumpuni malah urung ikut hanya karena format CV. Energi yang mereka kerahkan untuk menulis CV berlembar-lembar bisa disimpan untuk sesi wawancara. Di kelas arithmancy, setiap kandidat setidaknya memperoleh feedback saat pengumuman hasil wawancara, bahkan jika mereka belum berhasil terpilih. Setidaknya, ada sesuatu yang bisa dibawa pulang; pengalaman, catatan, dan pelajaran yang bisa diterapkan di kesempatan perekrutan lainnya. Semua ini saya rancang bukan hanya untuk memilih yang terbaik, kok, tapi juga agar semua anak yang terlibat bisa berkembang.
Barangkali kedatangan Miss Hopkins tujuannya tengah mempertimbangkan diri atau kerabatnya untuk mendaftar sebagai asisten Arithmancy ... dengan senang hati saya akan bantu menjelaskan formatnya secara langsung. Miss Hopkins boleh melihat contoh CV buatan kerabat saya (bit.ly/ac-slaa) disini, sesuai dengan format baru yang akan diterapkan untuk perekrutan asisten berikutnya. Apabila sistem yang saya terapkan di kelas terkesan terlalu rapi atau kurang menyenangkan, saya bisa mengerti. Segala aspek yang berkaitan dengan saya tidak harus disukai semua orang. Saya pun sadar apa yang saya suguhkan terkadang tidak sanggup memenuhi ekspektasi beberapa kepala. ☺️ Bagi yang merasa cocok dan suka pun dengan senang hati saya biarkan untuk dijadikan sebagai inspirasi, selama itu bisa bermanfaat selama ini.
Saya pun sepenuhnya paham tiap orang punya cara berbeda menikmati kehidupan. Ada yang menemukan kesenangan dalam mengajar di kelas, memberi kontribusi berarti pada komunitasnya, sekadar meminum cokelat hangat di teras, berkebun, atau melempar sepatu kaca di ruangan saya. Saya memilih mengambil sepatu kaca yang dilempar hari ini bukan karena cocok dengan sepatu tersebut. Tapi sudah saatnya sepatu kaca itu dikembalikan ke pihak yang melempar, untuk mengingatkan agar semoga tidak kena kepala orang lain di kemudian hari.
Terima kasih, ya, karena Miss Hopkins sudah meluangkan waktu di tengah kehidupan berharganya untuk mampir. Semoga bisa dibaca dengan baik seluruhnya. Hogwarts tentu sangat bangga memiliki alumni penuh semangat dan perhatian seperti Anda. Jangan bosan untuk mampir lagi jika merasa rindu atau saat hidup sedang tidak memperlakukan Miss Hopkins dengan baik. Pintu kelas 3D akan selalu terbuka untuk Miss Hopkins. 🤍
Indonesia
niki retweetledi
niki retweetledi

️️
Terima kasih sudah mengundang keluarga SM ke tempat yang indah ini. Semangat selalu anak-anak muda.
@orlavenclaw, @anneliecse, @archnhaud, @notredarn, @brisceaui, @besoklibor, @nadirpilu, @sastrask, @aleeeeeeeeeelvd, @sxeraphim, @retrouvll, @D0NGHAELEE, @kwncyuri.
️️

Indonesia
niki retweetledi

Terima kasih telah mengundang kami untuk merayakan hari yang sangat bermakna untuk kakak-kakak. Semoga tetap semangat, tetap menjadi keluarga yang hangat dan saling support 💐
@orlavenclaw, @notredarn, @nadirpilu, @sastrask, @aleeeeeeeeeelvd, @retrouvll, @D0NGHAELEE, @kwncyuri.

Indonesia
niki retweetledi

@anneliecse, @archnhaud, @notredarn, @brisceaui, @besoklibor, @nadirpilu, @sastrask, @aleeeeeeeeeelvd, @sxeraphim. 🥳
Audrey.@EdgeOfSphere
"Sebelum penampilan berakhir, kami semua ingin mengucapkan selamat sepuluh tahun atas kebersamaan dari Ravenclaw Orde Lama. Pertemanan itu terasa sungguh erat, dan tentunya asam garam sudah begitu banyak dilalui. Semoga semakin kuat dan dilanggengkan persahabatannya."
niki retweetledi

"Akhir kata, Audrey di sini mewakili @AH_Hogsmeade, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga selalu diberi kesehatan, semuanya!" ucap sang dara, lalu melambaikan tangannya dan meninggalkan podium.
Indonesia
niki retweetledi
niki retweetledi

@OfBlazingly @MonetRealm Performa mereka telah berakhir ketika confetti berjatuhan. Dara itu kembali menaiki panggung dan tersenyum ke arah audiens.
"Terima kasih untuk SM Town! Bagaimana performanya tadi? Menarik, kah? Tentu saja, dong! Akhirnya mereka reuni lagi di Hogsmeade. Siapa sangka!"
Indonesia
niki retweetledi

@MonetRealm ️️️️
"Uri maeum moa gippeumeui chukje yeoreoyo." Semua kebersamaan dalam penampilan hari ini akan membekas dalam ingatan yang melihatnya.
Penampilannya pun berakhir sampai disini. Acara ia kembalikan ke pembawa acara.
( @EdgeOfSphere )
️️
Indonesia
niki retweetledi

-
“Duryeoumeun eopseoyo seulpeumdo ijen eopseo
Uri maeumeul yeogie moa
Gippeumeui chukjereul yeoreoyo” Mereka bernyanyi sambil menyapa penonton dan kamera.
(@OfBlazingly)
Indonesia
niki retweetledi

@ewsbbd Luna sebagai perwakilan F(x) bernyanyi dengan suara merdunya diiringi member SMTown lainnya “Modu da nuneul tteobwayo nunape sesangeul bwayo
Kkok maju jabeun du soneuro uriga haenaesseoyo”
-
Indonesia
niki retweetledi

“Nuni busijyo neomuna areumdapjyo
Maju jabeun du soneuro
Uri modu hamkke mandeureo gayo”
Mereka bernyanyi di depan para penonton yang juga ikut bernyanyi bersama.
(@MonetRealm)
Indonesia
niki retweetledi

@OfBlazingly Bersama dengan member boy/girl grup, Taeyeon bernyanyi dengan intonasi tinggi
“Da hamkke soneul jabayo geurigo haneureul bwayo
Uriga hamkke mandeul sesangeul haneure geuryeobwayo”


Indonesia
niki retweetledi

@iezanami @leHaulage ️️
"Ije gogaereul deureoyo nunbusin bicheul barabwayo" menutup penampilan hari ini, tuan itu membawakan penampilan dengan lebih santai diantara rekan lainnya.
( @ewsbbd )
️️
Indonesia
niki retweetledi


