sophisticated retweetledi
sophisticated
4.8K posts

sophisticated retweetledi

@eleaiueo Pemerentah syok, kok rakyat banyak yg sugeh padahal ah sudahlah
Indonesia
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi

Seorang wanita ditembak di kepala oleh penembak jitu Israel tepat sebelum pernikahannya.
Jvnior@Jvnior
🚨🇮🇱 BREAKING: Woman was shot in the head by an Israeli sniper right before her wedding. This is the most heartbreaking story ever.
Indonesia
sophisticated retweetledi

BREAKING: Telah terjadi erupsi G. Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 23 Mei 2026 pukul 19:56 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 1.623 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 1 menit 15 detik.
Letusan disertai gemuruh lemah
Saat ini G. Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada)

Indonesia
sophisticated retweetledi

Seorang pekerja bantuan asal Prancis melaporkan penemuan kuburan massal di Gaza yang berisi sekitar 300 jenazah, termasuk anak-anak kecil—beberapa di antaranya ditemukan dengan tangan terikat di belakang punggung
Turgay Evren@TurgayEvren1
A French aid worker reported discovering a mass grave in Gaza with around 300 bodies, including young children—some found with their hands tied behind their backs.
Indonesia
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi

Anies cuma capres gagal.
Ada mantan presiden alumni juga (katanya), tapi gapernah diundang buat acara sebesar ini yak.
UGM apa nggak bangga ya punya alumni mantan presiden.
Uni liswara@Uniliswara0
Pak Anies Baswedan di acara wisuda Mahasiswa UGM, Rabu 20 Mei 2026 Ijazah asli, auranya beda ❤️
Indonesia
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi

22 jam and still counting. Gimana ini PLN?? Mau sampe berapa lama lagi mati lampunya??!! Sinyal susah, stok air makin menipis, kerjaan terhambat semua. Blackout massal se-Sumatra cuma bisa minta maaf kelen taunya. Mana penyelesaiannya? ADA KOMPENSASINYA GA??!! Tapi kalau masyarakat yang telat bayar listrik sehari udah didenda. Negara pukii!! Hebat.. hebat👏
Indonesia
sophisticated retweetledi

Innalillahi... 😭
Saat listrik mati total di Sumatera kemarin malam, ada 2 remaja meninggal dunia & 1 remaja kritis karena keracunan asap genset.
1. Haikal Arya Kamil, 15 tahun (meninggal)
2. Gibran Arrasyid, 15 tahun (meninggal)
3. Burhanuddin Hakim, 16 tahun (kondisi kritis di RS)
Kronologi:
Indonesia
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi
sophisticated retweetledi

Blackout Sumatera kemarin bikin timeline rame bukan cuma karena listrik mati. Yang bikin publik makin panik: sinyal hilang, air mati, QRIS error, semuanya ikut lumpuh bareng.
Internet langsung berubah jadi ruang distrust kolektif: "kok bisa serentak?"
"Backup system kemana?"
Mungkin yang paling bikin takut bukan blackoutnya. Tapi sadar kalau hidup digital kita ternyata serapuh itu.

Indonesia
sophisticated retweetledi

Guys, ada kesaksian dari mantan Ketua DPRD Morowali yang menurut gue paling mengerikan dan paling mengungkapkan yang pernah gue dengar tentang apa yang sebenarnya terjadi di tanah Indonesia yang kaya nikel.
Namanya Irwan Arya.
Ketua DPRD Kabupaten Morowali 2014-2019.
Putra daerah asli.
Dan dia hadir di Jakarta bukan untuk minta jabatan. Tapi untuk berteriak bahwa tanah kelahirannya sudah bukan milik rakyatnya lagi.
Dan ini yang dia katakan:
"Kedaulatan wilayah kami dari ujung Morowali sampai ujung Morowali sudah dikuasai oleh orang-orang asing. Kami tinggal nama di sana."
Dan ini faktanya satu per satu:
Morowali adalah rumah bagi kawasan industri terbesar untuk nikel di Asia bahkan mungkin di dunia. PT IMIP.
Tiga smelter dalam satu kawasan.
Pabrik baja stainless.
Pabrik baterai lithium untuk mobil listrik.
Pelabuhan yang bisa menampung puluhan kapal besar sekaligus.
Nilainya:
triliunan rupiah per bulan.
Satu perusahaan saja PT Vale dalam dua sampai tiga bulan menghasilkan 2 juta ton nikel.
Hitung sendiri berapa puluh triliun omsetnya.
Dan PAD yang diterima Kabupaten Morowali dari semua ini: sekitar Rp200 miliar per tahun.
Perusahaan dapat puluhan triliun.
Rakyat pemilik tanah dapat dua ratus miliar.
"Ibarat dikasih permen sebiji.
Anak kecil dikasih permen."
Dan ini yang paling mengejutkan dan paling mengkhawatirkan:
Sebagai Ketua DPRD lembaga pengawas yang dipilih oleh rakyat Irwan Arya tidak bisa masuk ke kawasan industri IMIP.
Lima tahun menjabat.
Hanya sekali masuk ketika ada peresmian smelter oleh Presiden Jokowi.
Itu pun hanya untuk duduk di acara seremonial lalu keluar.
Selain itu:
ditolak.
Dipersulit.
Diminta komunikasi ke kantor pusat di Jakarta dulu. Lalu tidak ada jawaban yang pasti.
"Kami tidak pernah mendapatkan data.
Berapa TKA yang masuk.
Berapa produksi per bulan.
Berapa yang dihasilkan smelter untuk negara.
Tidak pernah ada."
Anggota DPR yang dipilih rakyat untuk mengawasi tidak bisa mengawasi.
Di tanah Indonesia sendiri.
Dan ini soal TKA yang paling mengejutkan:
Di kawasan IMIP ada bandara khusus yang dibangun oleh perusahaan sendiri Bandara IMIP.
Setiap hari pesawat Airbus dan Boeing mendarat dua sampai tiga kali.
Siapa yang mengawasi?
Tidak ada imigrasi.
Tidak ada bea cukai.
Tidak ada satupun representasi institusi negara di sana.
Penerbangan langsung dari China mendarat di Bandara IMIP tanpa ada pihak berwenang yang memeriksa siapa yang turun.
Sekarang rutenya berubah:
dari China turun ke Manado, ganti pesawat domestik, lalu ke IMIP.
Lebih rapi.
Tapi tetap tanpa pengawasan bermakna di tujuan akhirnya.
Dan ketika ada yang mencoba menginvestigasi TKA mereka dilarikan ke hutan.
"Setiap ada kunjungan investigasi tentang TKA mereka dilarikan ke hutan."
Dan ini yang paling tidak bisa diterima:
Di dalam kawasan IMIP nama-nama jalan sudah menggunakan tulisan China.
Ada apartemen khusus untuk TKA.
Hotel bintang lima di dalam kawasan.
Fasilitas lengkap seperti kota kecil kata Irwan seperti Singapura kalau dilihat dari atas.
Dan di salah satu perusahaan kawasan industri PT Wangsiang ditemukan surat administrasi dengan stempel palu arit.
"Ini fakta.
Saya berani pertanggungjawabkan."
Sementara di luar kawasan jalan berlubang.
Listrik masih sering padam.
Pendidikan gratis yang dijanjikan belum berjalan.
Rakyat lokal susah dapat kerja karena kalah bersaing dengan TKA yang bahkan untuk pekerjaan kasar sekalipun.
Dan ini yang paling ironis dari seluruh cerita:
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sudah memperingatkan:
Morowali adalah "negara dalam negara."
Sudah ada pernyataan resmi.
Sudah dibahas di level kementerian.
Tapi sampai hari ini Irwan mengonfirmasi DPRD Morowali masih tidak bisa masuk ke kawasan.
Bandara masih tanpa pengawasan imigrasi.
TKA masih terus berdatangan.
Dan tidak ada perubahan yang signifikan.
"Tidak ada perubahan yang signifikan dari rezim Jokowi ke rezim Prabowo.
Kalau bilang ada perubahan belum ada yang bisa kami rasakan."
Dan ini yang paling menyedihkan:
Irwan dipenjara.
Bukan karena korupsi.
Bukan karena kejahatan.
Tapi karena meneruskan voice note tentang warga China yang meninggal akibat COVID di kawasan industri untuk dilaporkan ke Tim COVID Kabupaten.
Dia ditangkap di masjid.
Dituduh menyebar hoaks.
Sementara pejabat yang konferensi pers menyangkal informasi itu tidak ditangkap.
Tidak diproses.
Tidak ada konsekuensi apapun.
"Hukum kita lebih tajam ke bawah, tumpul ke atas."
Dan ini konteks yang harus disambungkan dengan semua yang sudah kita bahas:
Indonesia punya nikel terbesar di dunia. Morowali adalah jantungnya. Nikel dari sana adalah bahan baku baterai mobil listrik yang menjadi rebutan dunia.
Tapi rakyat yang tanahnya mengandung kekayaan itu tidak bisa masuk ke kawasan industri yang berdiri di atas tanah mereka.
Tidak mendapat data tentang berapa yang diambil. Tidak mendapat kesejahteraan yang sebanding.
Dan yang berteriak meminta keadilan dipenjara.
Yang mempertahankan tanah adat dikriminalisasi.
Yang mencoba mengawasi sebagai wakil rakyat dilarang masuk.
Ini bukan hilirisasi untuk rakyat.
Ini hilirisasi untuk modal asing dengan rakyat lokal sebagai penonton di tanahnya sendiri.
Dan pesan Irwan untuk Prabowo yang paling mengena:
"Pak Prabowo, jangan hanya mendengarkan bisikan orang-orang yang selalu bilang beres, baik, dan aman di lapangan. Padahal itu semua bohong. Kami masyarakat bawah yang merasakan langsung."
Kalimat itu adalah kalimat yang sama yang seharusnya didengar oleh setiap presiden Indonesia. Tapi selalu tertahan di pintu istana karena yang masuk ke istana hanya mereka yang bisnisnya bergantung pada presiden tidak mendengar kebenaran itu.
Indonesia punya nikel terbesar di dunia.
Kekayaan yang seharusnya bisa membiayai rakyatnya dengan makmur selama puluhan tahun.
Tapi di Morowali yang paling dekat dengan sumber kekayaan itu rakyatnya masih mati lampu.
Jalannya berlubang.
Anaknya susah dapat kerja.
Tanahnya dirampas.
Yang bersuara dipenjara.
Sementara di dalam kawasan hotel bintang lima menyala.
Pesawat dari China mendarat tiga kali sehari.
Dan tidak ada satupun institusi negara yang mengawasi apa yang masuk dan apa yang keluar.
Mahfud MD bilang: "Negara ini bisa bubar melalui disorientasi, distrust, disobedience, dan disintegrasi."
Morowali sudah di tahap awal dari semua itu.
Dan tidak ada yang memperhatikan karena yang memperhatikan sudah dibungkam.

Indonesia














