Medi Ardian

264 posts

Medi Ardian banner
Medi Ardian

Medi Ardian

@wellsdmdia

Katılım Aralık 2020
234 Takip Edilen18 Takipçiler
Medi Ardian retweetledi
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
The Kerupuk tweet media
Gita Wirjawan@GWirjawan

Keputusan pemerintah harus dihormati. Namun dalam demokrasi, ia tidak luput dari komentar maupun kritikan. Di satu percakapan dengan Nadiem, Ia pernah bilang bahwa dirinya bekerja untuk kepentingan generasi berikutnya. Ia masuk dengan sebuah blueprint dan impian: membangun ulang lingkungan bagi ratusan ribu siswa dan guru, membangun kembali pondasi dari mana sebuah bangsa belajar. A revolutionary in the making. Saya mengenal keluarga Makarim selama puluhan tahun. Dalam semua waktu itu, di seluruh anggotanya, ketidakberesan tidak pernah menjadi sesuatu yang saya saksikan atau rasakan. Tidak sekali pun. Nadiem selalu menjadi, sejauh yang saya tahu, persis seperti apa yang ia katakan hari itu: seseorang yang bekerja untuk masa para penerus bangsa yang belum bisa bersuara. Setahun tujuh bulan kemudian, kita ada di sini. Kesalahan Nadiem mungkin adalah bahwa kenaifannya disalahpahami sebagai kurangnya rasa hormat terhadap memori institusional (kebiasaan sebuah lembaga dalam pola komunikasi, kerja, dan koordinasi yang telah mengakar puluhan tahun). Kenaifan ini tidak unik. Ia niscaya akan menjangkiti siapapun dari luar yang diminta atau ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan pemerintah telah dan akan berdampak pada beberapa hal yang cukup struktural: 1.⁠ ⁠Proses penegakan hukum dan translasi ketidakpastian menjadi risiko. Bayangkan Anda hendak berinvestasi ke sebuah negara di mana hukumnya tidak jelas — di mana pendiri unicorn pertama Indonesia harus menghadapi 18 tahun atas dasar konstruksi hukum yang sulit dipertahankan oleh banyak ahli hukum. Pertanyaannya bukan lagi "Apakah Nadiem salah atau tidak?" Tapi: "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?" Ketika hukum tidak memberikan kepastian, negara kehilangan kemampuannya untuk mengukur dan mengomunikasikan risiko kepada dunia luar. Ketidakpastian hukum adalah risiko yang tidak bisa dipricing — dan modal global tidak bersedia tinggal di tempat yang tidak bisa menjawab pertanyaan paling dasar: seberapa besar risikonya, dan siapa yang terlindungi ketika jawabannya tidak jelas? ⁠2. Pengedepanan inovasi teknologi. Pelajaran yang paling mudah diserap dari sidang ini adalah: main aman. Jangan punya keyakinan. Jangan berinovasi. Pilih yang paling aman secara administratif, bukan yang terbaik. Ketika pilihan teknologi bisa dijadikan dakwaan, ketika gagasan baru bisa menjadi jebakan, tidak ada ruang lagi bagi ide untuk tumbuh, inovasi untuk dipeluk, atau perubahan untuk disambut. Yang tersisa hanyalah birokrasi yang memilih selamat atas segalanya. Bahwa konformis adalah postur yang paling aman di dalam sistem. 3.⁠ ⁠Masa depan talenta bangsa. Yang paling fatal: kasus ini menjadi jera bagi mereka yang seharusnya melanjutkan bangsa ini. Bahwa seseorang yang berpendidikan, yang berniat baik, yang berani mencoba membangun dari nol akan dimuntahkan mentah-mentah oleh negara yang berusaha ia tolong. Platform ini dibangun untuk mendiskusikan ide, bukan peristiwa. Namun episode yang kita saksikan tidak lepas dari sesuatu yang katalitik, untuk kepentingan nation building ke depan. Dan kualitas itu, keinginan untuk memperbaiki sistem yang mungkin belum berkenan, mendongkrak edukasi bangsa, adalah salah satu yang paling langka di sebuah birokrasi. Menjadi tragedi tersendiri ketika upaya mengintelektualisasi bangsanya, menjadi batu rajam untuk dirinya sendiri. No one is perfect. May the great force be on the right side of history.

ZXX
52
615
4.1K
325.9K
Medi Ardian retweetledi
Aqwam Fiazmi Hanifan
Aqwam Fiazmi Hanifan@aqfiazfan·
Jujur aja, sports journalism kita itu sebetulnya udah berkembang pesat: analisis taktis, bisnis, hingga sejarah kini digali mendalam. Tapi laporan investigasi? Jarang banget, atau mungkin gak ada. Dua klub gak dikenal tiba-tiba jadi pemuncak Liga 2, harusnya sinyal radar kecurigaannya udah mulai nyala.
Indos FC@IndosFC

🚨 FINAL COUNTDOWN CHAMPIONSHIP 🚨 Kasta kedua liga, Championship 2025/26 menuju dua pekan terakhir Fase Wilayah! Belum ada satupun tim baik di Wilayah Barat dan Timur yang sudah memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi pasca pekan ke-25 selesai dimainkan. Sebelum ke pembahasan potensi jelang akhir musim, seperti diketahui kasta kedua Liga musim ini dimainkan dengan sistem yang berbeda dari musim-musim sebelumnya. Pada musim ini setiap tim bermain sebanyak 27 pertandingan (triple round robin). 3 tim terbaik akan promosi ke 🇮🇩ISL 2026/27 3 tin terbawah akan degradasi ke Liga Nusantara 2026/27 Dua tim Juara Grup di tiap wilayah akan otomatis promosi sekaligus memainkan laga Final Championship untuk menentukan siapa yang jadi Juara. Dua tim Runner Up di tiap wilayah bakal memainkan laga Playoff Promosi untuk memperebutkan satu tiket tersisa promosi. Dua tim terbawah tiap Wilayah akan degradasi atau turun kasta ke kasta ketiga, Liga Nusantara (SRIWIJAYA FC dan PERSIPAL) Sementara dua tim peringkat ke-9 tiap wilayah akan bermain di Playoff Degradasi untuk menghindari jatah satu tiket tersisa degradasi. Untuk laga-laga krusial diatas Final, Playoff Promosi, dan Playoff Degradasi akan dimainkan dengan sistem Single Match. Tuan rumah ditentukan berdasarkan perolehan terbaik selama Fase Wilayah. Seperti waktu itu pernah aku prediksi beberapa bulan lalu bakal terjadi • Final akan dimainkan di Timur • Playoff Promosi akan dimainkan di Timur • Playoff Degradasi akan dimainman di Barat

Indonesia
95
472
1.5K
164K
Medi Ardian retweetledi
BandungBergerak
BandungBergerak@BdgBergerakID·
Kemenangan Persib dirayakan di kampung terancam tergusur Dago Elos. Warga bernyanyi dan berseru: "Semoga kemenangan Persib juga menjadi kemenangan Dago Elos menjelang PK 2." #Persib #DagoElos
Indonesia
6
392
1.5K
48.1K
Medi Ardian
Medi Ardian@wellsdmdia·
@bayuprmno KWAKAWKAWKKAWKAWKKAWKAWKAKWKAWK tidak perlu menyentuh trofi, cukup faul post story Arsenal.
Indonesia
0
0
0
15
Medi Ardian
Medi Ardian@wellsdmdia·
Riweh dan karek muncul di akhir, adalah hobiku merusak pace batur AKWKAWKKAWKAKW
Indonesia
0
0
0
27
sam kibo
sam kibo@steve_nafs·
gblk @ShopeeCare beli token doang prosesnya 30-90 menit keburu abis listriknya kocakk
Indonesia
2
0
0
88
Medi Ardian retweetledi
PanditFootball.com
PanditFootball.com@panditfootball·
Oleh @zenrs Esai ini bukan sekadar daftar nama. Ia lahir dari kerja panjang memverifikasi 135 korban satu per satu, sebsa mungkin tak ada yang terlewat. Kata demi kata diobrak-abrik, dipasang ulang, agar nama-nama mereka bukan sekadar tempelan di daftar panjang, melainkan tumbuh sebagai napas hidup di dalam paragraf. Karena tragedi Kanjuruhan tak hanya soal stadion runtuh, melainkan juga tentang bagaimana kekuasaan mengubah kebenaran menjadi debu yang hanya akan tampak saat disorot oleh cahaya tertentu. Maka, membaca esai ini sebaiknya tak cukup dalam hati. Sebutkanlah nama-nama mereka, setidaknya lirih. Sebab ingatan tak lahir dari diam; ia perlu dilatih, diulang, dipanggil dengan suara. Menyebut nama adalah cara sehari-hari menolak lupa, sebuah latihan untuk memastikan sejarah tak hilang dihapus lampu stadion yang baru.
PanditFootball.com tweet media
Indonesia
19
1.2K
1.6K
255.8K
Medi Ardian
Medi Ardian@wellsdmdia·
Kaga expect sama blio, begitu dikasih tahu kalo datanya ada yg double atau kurang tepat, di dengerin langsung. Responya bukan "Siap Bos" doang, tapi malah nanya balik: yang mana? bisa share datanya? sumbernya dari mana? Warbisah... Emg beda! 😂
GIF
Indonesia
0
0
0
37
Medi Ardian retweetledi
VALORANT Champions Tour
VALORANT Champions Tour@ValorantEsports·
Reflection // Redemption
VALORANT Champions Tour tweet mediaVALORANT Champions Tour tweet media
Français
38
4.1K
29.2K
607.4K
Medi Ardian retweetledi
Valorant News
Valorant News@ValorINTEL·
PAPER REX TAKE MAP 3 ONE MAP AWAY FROM WINNING #VALORANTMASTERS TORONTO
Valorant News tweet media
English
14
626
4.1K
88.4K
Medi Ardian retweetledi
VCT Pacific
VCT Pacific@vctpacific·
LET'S REWIND BACK TO THE WINNING ROUND OF #VALORANTMasters Toronto 😭😭😭😭
English
5
471
1.9K
54.5K
Medi Ardian retweetledi
VCT Pacific
VCT Pacific@vctpacific·
They were runners-up in Copenhagen. Denied again in Los Angeles. But this time, the ending at #VALORANTMasters Toronto is different.
VCT Pacific tweet media
English
5
2K
6.5K
113.5K
Medi Ardian retweetledi
Paper Rex
Paper Rex@pprxteam·
For Copenhagen and Los Angeles. Third time's the charm. #VALORANTMasters
Paper Rex tweet media
English
127
6.5K
26.2K
762.8K