A A

18.7K posts

A A banner
A A

A A

@Sae_aa

Nama sesuai KTP | Animal Husbandry| Padjadjaran University'09 |PG'30 |Petani Amatir

Pancoran, Jakarta Selatan Entrou em Aralık 2012
597 Seguindo585 Seguidores
Tweet fixado
A A
A A@Sae_aa·
Rekan kami, namanya Fahmi. beliau sorang guru anak2 disabilitas. tiap hari bersama istrinya berkeliling kampung di desa Sukaraksa Kab Bogor untuk memberikan pendampingan dan pendidikan untuk anak2 disabilitas di daerah tersebut.
A A tweet mediaA A tweet mediaA A tweet mediaA A tweet media
Indonesia
47
1.8K
3.5K
0
A A
A A@Sae_aa·
Alhamdulilah hari ini penyaluran donasi ke pelosok kab sumedang. Terima kasih rekan2 atas atas partisipasinya. InsyaAllah penyaluran berikutnya di akhir juni menjelang kenaikan kelas. Semoga donasi kita semua memberikan manfaat pada adik2 kita di pelosok #donasibuku #sumedang
Indonesia
0
1
2
25
A A retweetou
Watchdoc Documentary
Watchdoc Documentary@watchdoc_ID·
Tanggapan tim kolaborasi Pesta Babi, Sabtu, 30 Mei 2026 Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung. Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau, sembari kami masih berusaha memahami apa yang terjadi dengan perubahan pilihan sikap ini. Setelah videonya beredar pada Sabtu malam, 23 Mei lalu, hingga mendatangi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya pada Jumat, 29 Mei, Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung. Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya. Kami mengharapkan dukungan perhatian publik terhadap persoalan ini, sembari kita melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian persoalan yang begitu besar di Tanah Papua. Kolaborator film Pesta Babi: Ekspedisi Indonesia Baru Greenpeace Indonesia Jubi Media LBH Papua Merauke Pusaka Bentala Rakyat Watchdoc Narahubung: +628111463105
Watchdoc Documentary tweet media
Indonesia
50
904
2.4K
57.2K
A A retweetou
ML Studios
ML Studios@mlstudiosmy·
Banyak lagi yang Pak Cik Lan coretkan dalam buku beliau Redah Sampai Allah Redha di link pada ruangan komen di bawah.
Indonesia
3
1.1K
3.6K
75.9K
A A retweetou
Tasawuf Virtual
Tasawuf Virtual@nuralwala·
Bagaimana Al-Qur’an menyapa kesadaran dan dunia imajinatif manusia dalam perspektif spiritualitas dan tasawuf? Temukan jawabannya bersama Prof. Komaruddin Hidayat hanya di kanal YouTube Nuralwala youtu.be/q7cbdFBMzJM?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
0
1
2
118
A A retweetou
A A retweetou
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Anda tidak perlu menguasai materi pelajaran untuk menjadi orangtua yang paling berpengaruh dalam perjalanan belajar anak. Yang berdampak adalah kehangatan, harapan, dan komunikasi (bukan kemampuan menjelaskan perkalian pecahan atau materi IPA kelas enam). Orangtua yang lulusan SD pun bisa berkata kepada anaknya, "Ibu tidak tahu jawabannya, tapi Ibu yakin kamu bisa mencarinya dan Ibu bangga melihat kamu mencoba", dan kata-kata itu adalah salah satu bentuk keterlibatan yang dampaknya paling tinggi.
Indonesia
3
14
47
1.2K
A A retweetou
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Kita hidup dalam budaya “lebih banyak lebih baik”. Lebih banyak pekerjaan, lebih banyak barang, lebih banyak aktivitas. Tapi anehnya, semakin banyak yang kita miliki, seringkali semakin kita merasa lelah. Slow living menawarkan pendekatan yang berbeda: bukan menambah, tetapi mengurangi. Mengurangi bukan berarti kehilangan, tetapi justru membebaskan. Ketika kita mengurangi hal yang tidak penting, kita memberi ruang bagi hal yang benar-benar berarti. Coba lihat hidup Anda saat ini. Berapa banyak aktivitas yang sebenarnya tidak perlu? Berapa banyak barang yang jarang digunakan? Berapa banyak komitmen yang hanya membuat Anda stres? Dengan mengurangi, kita menyederhanakan hidup. Kita menjadi lebih fokus, lebih ringan, dan lebih tenang. Prinsip ini juga berlaku dalam pekerjaan. Daripada mengerjakan banyak hal sekaligus, lebih baik fokus pada beberapa hal penting dengan kualitas maksimal. Mengurangi adalah bentuk keberanian. Berani mengatakan “tidak” pada hal yang tidak penting, agar bisa mengatakan “ya” pada hal yang benar-benar berarti. Hidup tidak harus penuh untuk menjadi bermakna. Kadang, justru dalam kesederhanaan, kita menemukan ketenangan. Pelajari lebih dalam bagaimana menyederhanakan hidup tanpa kehilangan makna melalui buku Slow Living. Ini bisa menjadi langkah awal menuju hidup yang lebih ringan dan bahagia. Dapatkan bukunya disini ya gaes : s.shopee.co.id/gMSPNp0Z7
Indonesia
0
2
5
970
A A retweetou
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Tolak MBG Masuk Kampus
Indonesia
272
3.8K
18.2K
2.3M
A A
A A@Sae_aa·
Telur omega. Free ongkir untuk daerah depok dan jakarta
A A tweet mediaA A tweet mediaA A tweet media
Indonesia
0
1
1
17
A A retweetou
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Cukup sakit hati, mendengar kampus yang memiliki dapur SPPG, rasanya kaya lagi dikhianati. Bukannya menjadi garda terdepan dalam menjaga kemurniaan anggaran pendidikan 20% Mereka malah justru sibuk menyandera diri mereka, untuk kepentingan bisnis jangka pendek
Indonesia
16
459
1.3K
12.2K
A A retweetou
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Mari kita lestarikan bahasa daerah! Setiap kali sebuah bahasa daerah punah, yang hilang bukan hanya kata-kata, tapi seluruh cara memandang dunia. Bahasa-bahasa daerah Nusantara mengandung pengetahuan tentang flora-fauna lokal, sistem irigasi tradisional, ramuan obat, navigasi laut, dan filosofi hidup yang tidak bisa diterjemahkan secara persis ke Bahasa Indonesia. Ketika anak Sunda tidak lagi bisa berbahasa Sunda dengan kakeknya, ada seluruh dunia pengetahuan yang putus dalam satu generasi.
Indonesia
1
13
57
1.8K
A A retweetou
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Aktivis Perempuan Kalis Mardiasih dan Keluarganya Diintimidasi Usai Kritik MBG
Indonesia
377
14.4K
32.8K
653K
A A retweetou
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Kenapa plang sekolah tidak kunjung diperbaiki? "tidak ada alokasi anggaran."
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
91
5.7K
14.5K
126K