Post

Ridho | Threads Horor
Ridho | Threads Horor@redontsleep·
Jumat Kelabu — 23 Mei 1997 Hari itu, kota yang biasanya ramai dengan pedagang, becak, dan aroma sungai Martapura berubah menjadi lautan api dan kepanikan yang tak terbayangkan sebelumnya. Semuanya bermula dari sesuatu yang seharusnya biasa hari terakhir sebelum minggu tenang Pemilu 1997. Tapi suasana sudah panas jauh sebelum hari itu tiba. Kampanye yang memanas, persaingan antar pendukung partai yang sudah mendidih berminggu-minggu, dan ketegangan yang menggantung di udara seperti asap. Lalu, seperti percikan api jatuh di tumpukan jerami kering Semuanya meledak Kerusuhan itu datang cepat dan brutal. Massa yang marah bergerak di jalanan Banjarmasin. Toko-toko dijarah. Kendaraan dibakar. Dan yang paling membekukan darah api mulai menelan gedung-gedung. Pusat perbelanjaan. Ruko. Kantor. Semuanya dilalap. Dan di dalam beberapa bangunan yang terbakar itu ada orang-orang yang tidak sempat keluar. Aku ingin kamu berhenti sejenak di sini. Bayangkan kamu sedang berada di dalam sebuah pertokoan. Tiba-tiba dari luar terdengar teriakan, gemuruh massa, lalu panas. Asap mulai masuk dari bawah pintu. Kamu mencoba keluar, tapi pintu terkunci atau diblokir. Kamu berlari mencari jalan lain. Asap semakin tebal. Langit-langit mulai runtuh. Itulah yang dialami sebagian orang di hari itu. Korban jiwa berjatuhan. Angka resmi menyebut sekitar 123 orang tewas sebagian besar terjebak dalam kebakaran. Tapi banyak yang percaya angka sesungguhnya lebih dari itu atau sekitar Mencatat 123 orang tewas, 118 orang luka-luka, dan 179 orang hilang. Nama-nama yang tidak pernah tercatat. Wajah-wajah yang tidak pernah ditemukan keluarganya. Ratusan bangunan hancur. Kerugian materi yang luar biasa. Tapi luka terdalamnya bukan di sana. Lukanya ada di ingatan. Di trauma. Di rasa percaya yang runtuh di antara sesama warga kota yang tadinya hidup berdampingan. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan berbagai nama Tragedi Banjarmasin, Kerusuhan Banjarmasin, atau cukup disebut dengan dua kata yang berat: Jumat Kelabu. Yang membuatku selalu tercekat setiap kali mengingatnya adalah ini Banyak dari mereka yang menjadi korban tidak tahu apa-apa soal politik. Mereka hanya pedagang yang membuka toko pagi itu. Pelayan yang baru masuk kerja. Pembeli yang sedang mencari kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak memilih untuk berada di tengah tragedi itu. Tapi tragedi itu memilih mereka. Bertahun-tahun setelah itu, Banjarmasin bangkit. Kota itu dibangun kembali, bata demi bata, toko demi toko. Jalanan yang dulu bau asap, kembali ramai. Kehidupan berjalan lagi. Tapi setiap 23 Mei ada orang-orang yang terdiam. Yang menyalakan doa untuk nama-nama yang mereka cintai. Yang menyimpan ingatan tentang hari paling gelap dalam sejarah kota mereka. Karena begitulah sejarah bekerja. Ia tidak meminta izin untuk datang. Ia tidak peduli kamu siap atau tidak. Ia hanya datang dan mengubah segalanya dalam hitungan jam. Dan tugas kita yang hidup setelahnya adalah satu: Mengingatnya. Agar tidak terulang. Selamat beristirahat, semua jiwa yang pergi di Jumat yang kelabu itu. Banjarmasin tidak melupakanmu
Ridho | Threads Horor tweet mediaRidho | Threads Horor tweet mediaRidho | Threads Horor tweet media
Ridho | Threads Horor@redontsleep

Hotel Bangunan Megah di Pusat Kota yang Penuh Sejarah Gedung ini berdiri megah di pusat kota, namun menyimpan kisah yang panjang. Pada tahun 1956, lahan ini merupakan milik tentara dan digunakan sebagai Rumah Sakit Junjung Buih. Rumah sakit tersebut beroperasi hingga tahun 1989. Karena lokasinya yang strategis di pusat kota, muncul rencana untuk mengubahnya menjadi kawasan komersial modern. Maka dibangunlah Plaza Junjung Buih. Pembangunan memakan waktu sekitar 2 tahun dan diresmikan pada tahun 1990. Bagian bawah berfungsi sebagai pusat perbelanjaan, sedangkan bagian atas menjadi Hotel Kalimantan. Pada tahun 1997, Plaza Junjung Buih mengalami kerusakan akibat kerusuhan politik yang terjadi saat itu. Insiden tragis tersebut menelan ratusan korban jiwa. Bangunan kemudian direnovasi total dan pada tahun 1998 berubah sepenuhnya menjadi Hotel Arum (tidak ada lagi plaza). Hotel Arum bertahan cukup lama, yaitu dari 1998 hingga 2011. Tahun 2011, hotel ini di-branding ulang menjadi Hotel A. Namun, hanya bertahan hingga tahun 2016. Sejak 2016 hingga 2026 (10 tahun penuh), bangunan ini kosong dan tidak digunakan. Sekarang beredar rumor kuat bahwa gedung ini akan diubah menjadi rumah sakit swasta. Bayangkan… jika Anda sakit dan harus dirawat di sana. Apakah Anda berani? Dengan sejarah kelamnya, serta bertahun-tahun kosong tanpa penghuni

Indonesia
18
60
70
4.1K
namanya juga
namanya juga@nammjugg·
@redontsleep Kalo tau sebenernya tahun 90an banyak banget tragedi di beberapa daerah yang emang masih menyisakan misteri
Indonesia
0
0
0
52
MAMAT GUNNERS
MAMAT GUNNERS@afcxmat·
@redontsleep dulu pernah sempet baca tragedi ini, dan yaa masa orba tuh ternyata banyak bgt yak tragedi sipil bgini.. mantap bang ridho
Indonesia
0
0
0
35
evenat
evenat@evenataline·
@redontsleep Aku melewati era ini, gak sanggup sebenernya bacanya, kenangan buruk yang lama tersimpan
Indonesia
0
0
0
53
Loena🦋
Loena🦋@Dirikumengoceh·
@redontsleep Kalo ditelusuri, Indonesia tu menarik untuk digali kisah2 di masing2 daerah gini
Indonesia
0
0
0
18
vexira
vexira@vexxxira·
@redontsleep era 97 emang banyak tragedi memilukan di Indonesia
Indonesia
0
0
0
42
blair dê lune 𐙚
blair dê lune 𐙚@blairdeluneart·
@redontsleep tragedi ini sedih bgtt, ratusan korban ga berdosa terjebak api dan kerusuhan cuma karena kebetulan berada di tempat yang salah🥺💔 semoga semua jiwa mereka diterima di sisi terbaik dan sejarah kelam ini tak terulang lagi
Indonesia
0
0
0
23
azzic
azzic@altertheory·
@redontsleep Semoga sejarah kelam ini tidak terulang ya
Indonesia
1
0
0
29
nezza
nezza@nezzaaaaaaaa·
@redontsleep Ternyata enggak cuma di Jakarta aja ya aksi massa yg parah banget, di Banjarmasin juga. Semoga semua korban ditempatkan di sisi terbaik-Nya 🤲
Indonesia
0
0
0
36
PIMA
PIMA@twitnyapimma·
@redontsleep Ga kebayang bgt dulu gimana, korbannya banyak huhu
Indonesia
0
0
0
19
Haiz
Haiz@itsbestw·
@redontsleep kadang sejarah paling kelam memang berawal dari situasi yang terlihat biasa di awal, semoga tragedi seperti ini selalu jadi pengingat betapa cepat keadaan bisa berubah ketika suasana sudah penuh ketegangan
Indonesia
0
0
0
15
Zero
Zero@just_dstwn·
@redontsleep tahun2 90an emang banyak kerusuhan yg makan korban banyak yaa. merinding denger cerita2nya
Indonesia
0
0
0
50
Fer
Fer@SennaSen26·
@redontsleep Ini pas masa orba viral banget ini Ortu ku juga tauuu
Indonesia
0
0
0
47
ainis🫐
ainis🫐@carramelt_·
@redontsleep Untung aku belum lahir, ga kebayang se mencekam apa pas hari itu🥹
Indonesia
0
0
0
27
Paylaş