6.6K posts

— banner
—

@leviouchkerman

Присоединился Kasım 2012
1K Подписки704 Подписчики
— ретвитнул
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
yap! CEKIKIKAN BGTTTSJWRJSKWKSWKSK SEBEL😭😭
YAPPINGFESS tweet media
194
6.1K
57.4K
624.2K
— ретвитнул
muklas
muklas@mukaikhlas·
WOYYY😭😭😭😭😭
muklas tweet media
764
15.8K
84.5K
851.9K
— ретвитнул
marvin
marvin@tertamvan_·
Kalo gajimu 5 juta tapi kamu bekerja seolah2 gajimu 10 juta, maka Tuhan akan memberikan balasan dalam bentuk lain, tifus misalnya.
Indonesia
214
4.8K
17.1K
302.1K
— ретвитнул
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Bro Febry menggunakan logikanya
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
38
444
8.5K
229.5K
— ретвитнул
Mbakyu Wah | Perempuan Membaca
Mau diakui atau tidak buku ini adalah pintu gerbang anak2 muda, gen Z khususnya, masuk ke ranah fiksi sejarah, atau bahkan masuk ke non-fiksi sejarah. Jadi, terlepas dari preferensi pribadi aku ya, aku tetap mengakui buku ini punya kekuatan yg besar dalam budaya membaca sejarah para pembaca muda.
Seno GP@senogp

Tak bisa dipungkiri, Laut Bercerita karya Leila Chudori jg ada andil. Banyak pembaca yg suka historical fiction setelah membaca buku ini. Buktinya? Udah cetak ulang ke-100. Dahsyat.

Indonesia
85
1.5K
7.9K
317.6K
— ретвитнул
Lily Gilly
Lily Gilly@floatinbloom·
Lily Gilly tweet media
Topeng Waktu@TopengWaktu

@neohistoria_id Lama2 meliat tulisan feminis bikin mual,bukannya membuktikan dengan kontribusi Jadi arsitek dan jdi tukang bangunan biar setara,mlah triak2 minta kesetaraan smpai level toilet,klw mau setara ya berkontribusi lah Membangun peradaban yg selalu ditopang laki2

ZXX
21
3.6K
17.2K
170.7K
— ретвитнул
𝙇𝙊𝘾𝙆𝙃𝙀𝙀𝘿 𝙎𝙏𝙀𝙀𝙕𝙔
izin nambah: miskin ga melulu lahir di 3x3, ketika lu growing up punya, dan as u grew older, ortu lu yg menengah itu udh ga produktif, dan skrg elu mencoba mandiri, paying all the bills and everything, sekalipun lu gak yang berpakaian compang camping, tapi kalo hidup cuma buat bayar tagihan masuk dan keluar, lu itu miskin. mandiri itu baik, tapi berusaha mandiri di jaman sekarang itu tentu membuat miskin, apa salah? gak salah. yang salah tetep sistem. orang miskin ga selalu ngemper di perempatan, org yg masuk duitnya 30jt sebulan keluar lagi 30jt hari itu juga, itu juga miskin, krn tagihannya tetap, disuruh kerja juga udh gadapet pool kerjaan yg gajinya segitu sebulan, kejebak di “harus usaha”, sering uring uringan, perbulan belum tentu dpt dua digit, tp keluarnya pasti kurleb dua digit, dan gimana caranya itu harus ada, iya itu miskin. mewakili keluh kesah wiraswasta dengan mantra harian buai buai penenang yang sama “iyaa nanti aku usahain yah” they dk how, but that have to be said.
bukan pns@pegawaibumc

lahir di keluarga miskin gak enak, apa-apa jawabnya "nanti kalo ada uang ya" (gatau nanti itu kapan) belum lagi anak sekecil itu yg harusnya seneng-seneng main kudu denger orangtuanya ngeluh soal ekonomi jadi yg masih ngerasa miskin pikir-pikir lagi kalo mau punya anak

Indonesia
34
2.1K
6.9K
187.1K
— ретвитнул
ダビド・ビジャ
ダビド・ビジャ@El_Guaje_FCB·
@aviestanation Kalau kalian ingat, ketika ditanya soal perlindungan perempuan, yg kanan itu malah menjawab harus diberikan makanan gratis🤣🤣
Indonesia
32
521
4K
63.4K
— ретвитнул
---
---@parlefeu·
Laut Bercerita dibikinin sekuelnya dong, Mbak Leila. Ceritanya, di masa depan, teman-teman Laut sudah pada jadi wakil menteri untuk rezim yang dulu menculik mereka. Kerjanya nggak ada yang becus, tapi somehow masih dianggap progresip.
Indonesia
85
5K
26K
333.7K
— ретвитнул
Kai
Kai@sorejhvi·
Justru karena gue ngelihat ortu gue struggle sampai mau mampus, makanya gue benci banget dngn orang susah lalu enteng untuk menikah. Menikah ga cuma soal mental, tapi finansial yg matang. Gue ngelihat nyokap mati-matian berjuang, gue ga terharu, gue marah dan sedih.
ega@fluoxetan

statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil. kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards. semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit

Indonesia
100
9.6K
36.3K
610K
— ретвитнул
gara
gara@anggarasamvdr·
nah🥺
gara tweet media
240
17K
61.1K
610.8K