
Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan penyesuaian harga BBM Pertamax, yang naik. Ia menyebut, Pertamax merupakan BBM non-subsidi sehingga harganya harus mengikuti harga minyak dunia. "Pertamax adalah BBM Non-subsidi. Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia," kata Teddy dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Jumat (12/6). Teddy menegaskan, BBM yang bersubsidi tidak ikut naik. Ia menuturkan, harga dunia sudah naik sejak bulan Maret. Sementara, pemerintah sudah menahan kenaikan harga selama berbulan-bulan. Meskipun Pertamax di Indonesia mengalami kenaikan harga, Teddy menegaskan bahwa harga di Indonesia masih jauh lebih murah dibanding negara lain. Berikut perbandingan harga BBM RON 92/95 di negara ASEAN: - Indonesia Rp 16.260 - Filipina Rp 22.158 - Laos Rp 31.945 - Thailand Rp 28.910 - Myanmar Rp 25.085 - Singapura Rp 42.971 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan


























