🍀

32.5K posts

🍀 banner
🍀

🍀

@kaipaed

heavy RTs📚🍉

شامل ہوئے Aralık 2022
1.1K فالونگ1K فالوورز
🍀 ری ٹویٹ کیا
meisn9yu_k • open comms
gara gara prabowo, chicken cordon bleu gw jadi 50rb!!! 😭😭😭💔💔💔 PERASAAN KMRN KMRN GW MAKAN MASIH 43, 49 ???
meisn9yu_k • open comms tweet media
Indonesia
265
672
7.2K
361.6K
🍀 ری ٹویٹ کیا
ᶜⁱᶜᵃᵍ ᵈⁱ ᴰⁱⁿᵈⁱⁿᵍ
Penampakan Orang-orang yg haus jabatan.. Bagaimana mereka menjilat dan bersaing seakan "paling hebat" di depan orang yg paling punya pengaruh di bisnis yg menggiurkan Presiden kok ngurusi potongan ayam 🙄
Indonesia
497
1.8K
6.3K
337.6K
🍀 ری ٹویٹ کیا
teteh risol
teteh risol@bobbateas·
Pagi pagi baca kisah mengharukan gini… nangis sesegukan 🥺
teteh risol tweet media
Indonesia
361
4.9K
36.5K
515.8K
🍀 ری ٹویٹ کیا
kana 𐀪𐀪
kana 𐀪𐀪@twintedlove·
gaenak yah jadi kaum middle class... kipk ga dapet, nemu beasiswa tapi harus ada sktm, nemu beasiswa lagi gabisa apply gara" kampusku gaada di list mitranya 😞😞
Indonesia
109
4.4K
22.3K
229.6K
🍀 ری ٹویٹ کیا
Txt dari Drama Sosmed
Txt dari Drama Sosmed@fuhrerniq·
bapaknya: komandannya:
Txt dari Drama Sosmed tweet mediaTxt dari Drama Sosmed tweet media
Indonesia
32
1.4K
4.6K
112.2K
🍀 ری ٹویٹ کیا
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Satu negara akhirnya menunggu Tuhan saja yang bekerja.
Indonesia
112
5.5K
15.7K
179K
🍀 ری ٹویٹ کیا
SHENO WIRANG
SHENO WIRANG@ShenoWirang·
Disparitas sangat jomplang: 𝗗𝗜𝗡𝗢 𝗣𝗔𝗧𝗜 𝗗𝗝𝗔𝗟𝗔𝗟 - Matang di pohon - Pemikir - Mendunia 𝗧𝗘𝗗𝗗𝗬 𝗜𝗡𝗗𝗥𝗔 𝗪𝗜𝗝𝗔𝗬𝗔 - Dikarbit - Pemulut - Lokalan 𝗙𝗢𝗧𝗢 𝗕𝗘𝗥𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔
SHENO WIRANG tweet mediaSHENO WIRANG tweet media
Indonesia
27
860
3.8K
75.2K
🍀 ری ٹویٹ کیا
INFO DRAKOR
INFO DRAKOR@infodrakor_id·
*not kdrama related dulu* AISHHHH SHIB*******L 1 miliar perhari bisa buat infrastruktur jor joran, pendidikan gratis ratusan ribu anak woy 😭😭😭
INFO DRAKOR tweet media
krestenisasi terselubung@kresbung

@ardisatriawan SEGERRR, SEGER BETULLLLL

Indonesia
5
497
1.8K
28.9K
🍀 ری ٹویٹ کیا
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Saya yakin di kopdes merah putih lebih gila korupsinya.
Edy Bayo Regar tweet media
Indonesia
222
3.6K
18.8K
210K
🍀 ری ٹویٹ کیا
Joel Picard
Joel Picard@sociotalker·
silakan bandingin mbg dgn program sejenis di negara2 lain biar tau segila apa itu prabowonomics.
Joel Picard tweet media
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah

MBG DAN CITA-CITA PRABOWONOMICS. Oleh: Fahri Hamzah (Mantan Wakil Ketua DPR RI, Koordinator Kesejahteraan Rakyat 2014-2019) Dalam paham ekonomi liberal, memberi makan rakyat bukan urusan negara. Itu urusan pasar. Itu urusan individu. Tapi kita, yang lahir dan besar di Timur, mewarisi keyakinan yang berbeda, dan keyakinan itu sudah ada jauh sebelum kata “kebijakan publik” dikenal: bahwa sebuah bangsa sejatinya diukur bukan dari indeks yang dikutip di forum internasional, melainkan dari meja makan, dari apakah setiap anak, di setiap sudut kepulauan ini, duduk dengan perut yang tidak kosong dan masa depan yang tidak lapar. Menariknya, tradisi ekonomi liberal pun, yang selama ini sering dikontraskan dengan keberpihakan negara, telah lama membuktikan bahwa investasi gizi anak adalah investasi ekonomi paling rasional yang bisa dilakukan sebuah negara. Tapi kita tidak perlu menunggu pembuktian ilmiah untuk mengetahui itu. Keyakinan itu sudah ada jauh sebelumnya, bahkan menjadi syarat dasar legitimasi kepemimpinan: dari Konfusius hingga Kautilya di India kuno, dari tradisi Islam hingga kearifan Nusantara, semuanya mengajarkan hal yang sama, bahwa pemimpin yang membiarkan rakyatnya lapar telah kehilangan haknya untuk berkuasa. Inilah, saya percaya, yang ada dalam benak Prabowo Subianto ketika ia bermimpi tentang Makan Bergizi Gratis (MBG). Belakangan, kita membaca begitu banyak teori yang membenarkan keputusan ini: teori modal manusia (human capital), eksternalitas positif, poverty trap theory, teori keadilan distributif, dan seterusnya. Tetapi jauh sebelum teori-teori itu dikutip para akademisi, keyakinan itu sudah hidup dalam diri seorang prajurit yang tidak bisa tidur nyenyak membayangkan anak-anak bangsanya yang lapar. Saya mengenal pikiran Prabowo ini bukan dari jarak jauh. Selain mendengar langsung, saya membacanya dalam Paradoks Indonesia dan Strategi Transformasi Bangsa, dua buku yang ditulisnya jauh sebelum ia menjadi presiden, ketika banyak orang masih meragukan apakah ia sungguh-sungguh memikirkan masa depan generasi atau sekadar mengejar kekuasaan. Di halaman-halaman itu, saya menemukan seorang pemikir yang resah, yang tidak bisa berdamai dengan satu kenyataan: Indonesia adalah negeri yang kaya raya, namun jutaan warganya masih hidup dalam kemiskinan yang sesungguhnya tidak perlu terjadi. Paradoks itulah yang menggerakkannya. Dan paradoks itu jugalah yang mendorong saya, sejak lama mengikuti perjalanan pemikiran Prabowo, untuk berdiri bersamanya, bukan karena kalkulasi politik semata, tetapi karena saya percaya cita-citanya adalah cita-cita yang benar. Keputusan Presiden mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional pada 2 Juni 2026 perlu dibaca dengan hati yang jernih, bukan sebagai drama politik, bukan sebagai penghinaan atas kerja keras yang telah dilakukan, tetapi sebagai sesuatu yang jauh lebih bermakna: seorang pemimpin yang menolak membiarkan jarak antara cita-cita dan kenyataan terus melebar tanpa koreksi. Itu adalah tanda bahwa visi masih hidup, bahwa mimpi belum menyerah pada rutinitas birokrasi. Prabowo adalah figur yang kompleks, seorang prajurit yang membaca sejarah ekonomi bangsanya dengan rasa sakit yang personal. Ia tumbuh di lingkungan intelektual dan bangsawan yang memikirkan bagaimana Indonesia bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Kita sering mendengar, dalam banyak kesempatan formal maupun tidak formal, apa yang paling ia sesali dari perjalanan panjang Indonesia sebagai bangsa merdeka. Jawabannya selalu singkat dan berat: “Kita sudah merdeka delapan puluh tahun lebih, tapi masih ada anak-anak kita yang tidur dengan lapar.” Dari rasa sakit itulah lahir apa yang kita kenal sebagai Prabowonomics, sebuah keyakinan bahwa Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar teks konstitusi, melainkan janji moral bangsa kepada dirinya sendiri: bahwa kekayaan bumi ini harus mengalir kepada seluruh rakyat, bukan menggenang di tangan segelintir orang.

Indonesia
57
3.4K
8.2K
177.4K
🍀 ری ٹویٹ کیا
Rachel Gratia
Rachel Gratia@rchlgrtl·
"Orde baru tidak pernah mati, mereka hanya berganti jas" Kutipan dari film Eksil (tanpa mengecilkan perjuangan era Reformasi).
Bad News From Indonesia@bnfi_id

Ada?

Indonesia
12
2.1K
6.5K
75.6K