parto

1.6K posts

parto

parto

@parto_hap

شامل ہوئے Kasım 2020
473 فالونگ1 فالوورز
parto ری ٹویٹ کیا
zhil
zhil@zhil_arf·
Ada 3 orang yang harus minta maaf terkait 13-15 Mei 1998: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Saat itu cuma ada 3 pasukan di Jakarta: Kostrad, Kodam Jaya, Kopassus. Selama 3 hari itu, mereka ke mana? Kok ilang? Nama-nama komandannya yaitu
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia. Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998. Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa. Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta. Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas. Hasilnya sangat ekstrem. Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta. Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai. Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah. Ribuan orang mati dibantai. Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan. Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop. Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek. The Rape of Jakarta. Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah. Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total. Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar: 1. Kostrad 2. Kodam Jaya 3. Kopassus Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal. Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh? Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun. Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja? Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat? Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan? Tentu, tentara hanya mengikuti perintah. Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat? Siapa sih komandan-komandannya saat itu? Oh, berarti muncul 3 nama: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan. Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut. They-Who-Must-Not-Be-Named. Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin. Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.

Indonesia
35
1.6K
5.3K
299.7K
parto ری ٹویٹ کیا
Bambang
Bambang@sibambaang·
Ada banyak sekali intelektual muda yang studi di luar negeri tapi tidak berani pulang ke tanah air karena dicap kiri saat dan setelah peristiwa 65. Akhirnya mereka beranak pinak dan menetap di sana. Mereka menjadi generasi yang terbuang dari tanah airnya sendiri. Di dalam negeri sendiri, sebanyak 299 dosen dan 3.464 mahasiswa hilang, ditahan, bahkan tewas selama masa itu, peristiwa inilah yang disebut genosida intelektual Banyak yang menyebut, 1 generasi intelektual telah hilang pada masa itu. Akibatnya tidak ada ahli yang bisa mengelola sumber daya alam negara hingga puluhan tahun setelahnya. Itulah kenapa Indonesia jauh tertinggal dan kehilangan pijakan untuk melompat.
jakartalk@Jakartalk

Fakta yang paling gak bisa lo terima

Indonesia
60
2.9K
10.1K
279.8K
parto ری ٹویٹ کیا
parto ری ٹویٹ کیا
Benoit Dubosson
Benoit Dubosson@beniduboss·
I am so tired of the “Switzerland is just evil bankers hiding elite money” narrative Banking is only about 5% of Swiss GDP Pharma is bigger, at 5.8%, fyi we account for 10.5% of global pharmaceutical exports Manufacturing is around 24% We also rank #1 in innovation world wide Oh and we also have the only real democracy in the world The issue is that the foreigners view of Switzerland and its economy is plagued by it’s image… No sorry but it isn’t just Zurich and Geneva carrying a country of cows and ski chalets where inhabitants produce chocolate and expensive watches Zurich canton, aka the state of Zurich, produces roughly 18% of Swiss GDP with about 18% of the population Geneva produces about 8% of GDP with only 5.9% of the population The reality is that the country is full of small towns with industrial and service bases that employ people locally and sustain entire regions Take Monthey, where I grew up. It’s a city of around 15,000 people, yet it holds one of the largest contiguous chemical site in Europe: 2,000 people on site daily, with names like Ciba, BASF, Huntsman, Sun Chemical, and Syngenta. For Syngenta, largest crop protection producer in the world, Monthey is a globally important production hub That site is also where the world famous Ferrari red pigment was invented That’s the real Switzerland Small places quietly making world-class things, and the system works: My father grew up on a rural farm, couldn’t get a higher education. To give my family a better life he got a job at Syngenta working night shifts as a factory worker. 20y later he still works there, but now he moved up to a coordinator role in charge of a part of manufacturing where he leads a team of 20. There aren’t many places where you can leave school at 14, spend your whole life as an employee, never invest a cent beyond your retirement savings, and still work your way from the lower class into a very comfortable middle-class life 2 months ago, I took the day off to join my dad as he picked up his Porsche Taycan 4S. Sure, it was secondhand and around 120k off sticker, but for someone who grew up waking up at 4:30 to milk cows before school, then back to work again after class, and never had a vacation until he met my mom in his mid-20s, it’s an extraordinary milestone The state covered my healthcare until I was 20, and it quite literally saved my life, I would not be here otherwise Swiss taxpayers spent roughly CHF 18 million keeping me alive, and a big part of what drives me is the desire to repay that debt by becoming a net positive for my country And yes, of course Switzerland made real moral compromises during WWII, but for the love of god consider the situation it was in Judging those choices without looking at a map is deeply unserious: by 1940 Switzerland was effectively surrounded by Axis-controlled territory, so neutrality was a survival strategy under extreme pressure, not some claim to moral purity lol. So yes, the Swiss National Bank bought gold from Nazi Germany. The real question is not whether compromises happened, but if survival ended and complicity began. It’s very easy to moralize about clean choices once the war is over and someone else had to live through the alternatives… If you are going to criticize Switzerland, do it where criticism is deserved Lastly, before calling Switzerland cowardly for neutrality, remember that Pope Julius II founded the Swiss Guard in 1506 because Swiss mercenaries were the best in the world and had a reputation for loyalty and military effectiveness. Five centuries later we are still protecting the Pope btw Next time instead of taking about our big bad banks, talk about: our factories, our labs, our medicines, our engineering, or the diplomacy, the humanitarian work and so on Oh and look at your own countries actions before having the audacity to criticize others…
Nicola Amadio@nic_amadio

Switzerland: • 16% Debt to GDP ratio • 0.2% inflation As healthy of an economy as it gets. If you had to pick an "issue", it'd be the GDP growth stagnating at ~1%. But even then: hard not to expect CH to come out as a winner of the AI & Robotics race.

English
140
235
2.2K
206.8K
parto ری ٹویٹ کیا
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Rabu vs Jumat
HRD BACOT tweet mediaHRD BACOT tweet media
Indonesia
166
559
3.8K
1.1M
parto ری ٹویٹ کیا
Nol Km Yogyakarta
Nol Km Yogyakarta@titiknol_jogja·
Ningrat2 yg dari lahir sampai akhir cuma merepotkan rakyat itu tidak pernah hadlir dialog dengan rakyat; Alun2 lor itu kotor dan bersihnya ya karena dipakai untuk berekonomi masyarakat; jadi parkiran bus, ngumpul rosok, konser konglomeratnya @kratonjogja jg pernah. Tapi pada akhirnya rakyat juga yg kerja bakti bersih2... 🥱
Nol Km Yogyakarta tweet mediaNol Km Yogyakarta tweet mediaNol Km Yogyakarta tweet mediaNol Km Yogyakarta tweet media
Nol Km Yogyakarta@titiknol_jogja

Seolah para ningrat itu hidup dengan harta yang jatuh dari langit. Sedangkan kuasa, harta dan istananya dari feodalisme; perasan keringat dan darah jelata disetiap jengkal sawah dan kebon tebu. Di masa perang mereka sembunyi mencawat ekor, di masa damai mereka mendaku semua kuasa dan melempar salah serapah ke muka kawula. Cangkeman.. 😠

Indonesia
15
154
598
70.7K
parto ری ٹویٹ کیا
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
beliau bukan sembarang beliau, menjelaskan ham dalam satu paragraf singkat.
Indonesia
112
3.8K
8.6K
158.7K
parto ری ٹویٹ کیا
Txt
Txt@txtkarir·
Penasaran ga sih... Biaya Hidup di Jakarta, antara Jomblo vs Sudah Nikah (update tahun 2026) Singkat cerita (versi gua).. biaya hidup jomblo (Rp8 juta/bulan) dan sudah nikah (Rp20 juta/bulan). Yuk kita validasi, realtistis atau gaknya..👇
Txt tweet media
Indonesia
23
140
768
47.2K
parto ری ٹویٹ کیا
MahaKersa
MahaKersa@mahakersa·
Percayalah… Semakin timur Indonesia makin enak hasil lautnya, ikannya seger2. Beda halnya dgn pulau jawa. POV saya orang pulau jawa yg pernah ke daerah timur
MahaKersa tweet media
Indonesia
343
1.5K
10.1K
238.2K
parto ری ٹویٹ کیا
Ria De Yanti
Ria De Yanti@ria_antisatu27·
Saya suka banget sama Mbak Prita Ghozie, apalagi kalau bahas finansial untuk pekerja UMR. Bagi yang gaji UMR, ini saran beliau: ✅ Sisihkan minimal 5-10% di awal gajian. 🚫 Jangan pernah pakai pinjol atau paylater, itu cuma bikin tambah MISKIN. Merdeka finansial yang sesungguhnya artinya: • Tidak menjadikan orang tua sebagai dana darurat • Tidak menjadikan anak sebagai dana pensiun (hindari sandwich generation) • Tidak menjadikan teman/saudara sebagai tempat utang Kuncinya: disiplin budgeting, rutin financial check-up, dan berani profit taking saat target sudah tercapai.
Ria De Yanti tweet media
Indonesia
0
21
92
4.1K
parto ری ٹویٹ کیا
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
Tanda-Tanda IQ yang Lebih Tinggi 1. Orang yang lucu cenderung memiliki IQ lebih tinggi karena mereka tahu apa yang harus dikatakan dan kapan mengatakannya agar orang lain tertawa. 2. Orang yang sering melamun memiliki pikiran yang lebih kreatif dan kemampuan pemecahan masalah internal yang lebih kuat. 3. Orang yang mempertanyakan otoritas dan aturan kaku sering kali menunjukkan kecerdasan yang lebih tinggi, lebih memilih logika daripada kepatuhan buta. 4. Mereka beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan baru karena fleksibilitas kognitif yang kuat membantu mereka belajar lebih cepat. 5. Orang ber-IQ tinggi sering disalahpahami, karena gaya berpikir mereka berbeda dari mayoritas orang.
Indonesia
8
239
1.7K
96K
parto ری ٹویٹ کیا
leleyleley
leleyleley@leyatjolee·
Ibu tingginya 150cm, bapak 165cm, kakakku 154cm. Lalu diriku lahir di tengah ekonomi keluarga yang lagi thriving, perbaikan gizi, dan punya hobi berenang tiap hari. Tinggi aku 171cm. ✨ Intinya mah ada di gizi ya guys. 😆
Indonesia
160
1.8K
24.2K
595.4K
parto ری ٹویٹ کیا
drès
drès@LECR0ISSANT·
Pencapaian Indonesia di tingkat global, hebat ya🙏🏽
drès tweet media
Indonesia
185
6.8K
26.9K
469.4K
parto ری ٹویٹ کیا
zá
@noirzaa·
Ketiga, anak mungkin mengalami kekecewaan besar yang tidak ia ceritakan. Bisa karena konflik keluarga, pertengkaran orang tua, masalah pertemanan, dibully, atau dipermalukan.
Indonesia
1
43
476
22.8K
parto ری ٹویٹ کیا
tania
tania@taniest·
pas udah keterima kuliah dulu aku sadar, mending kuliah di kampus swasta yg bagus daripada di kampus negeri yg jelek
Indonesia
271
1.4K
16.3K
712.6K