dunat

7.9K posts

dunat banner
dunat

dunat

@Fullofsec

please banget jangan suspend akun baca aku yang ini lagi😭🤲🏿

انضم Ocak 2026
89 يتبع4 المتابعون
dunat أُعيد تغريده
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bantu viralin dong guys, barangkali emang dipaksa ngaku sebagai yang bunuh. Kasian euy.
Indonesia
18
644
1.2K
42.2K
dunat أُعيد تغريده
ً
ً@lovrehani·
WELCOME MAY, ITS SEVENTEEN'S MONTH ! 🥹🤍
ً tweet media
English
2
3.4K
8.7K
40.8K
dunat أُعيد تغريده
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
330
4.5K
7.7K
397K
dunat
dunat@Fullofsec·
@ciarbonara Inilah yang aku tunggu tunggu 🤭🤤
Indonesia
0
0
1
11
cia
cia@ciarbonara·
@Fullofsec enak nih maljum besok drop bokep 😜😜
Indonesia
1
0
0
446
dunat أُعيد تغريده
َ
َ@mbunsore·
Aku baru tau cara ngebersihin batu ginjal kaya gini
Indonesia
49
208
2K
232.1K
dunat أُعيد تغريده
beya
beya@frhiendly·
👶🏻: papa... aku bawa bunga buat papa cantik, maaf ya tadi aku lupa jemput papa... 🐈: (masih bete karena anaknya lupa jemput) 🐶: (curiga liat anaknya bawa bunga gede langsung cek hp) lah itu pakai duit ayah ya belinya? gak modal banget kamu bujuk papa pakai duit ayah 👶🏻: AYAHH!
beya tweet mediabeya tweet mediabeya tweet media
Indonesia
2
51
1K
11.6K
dunat
dunat@Fullofsec·
@MINWONHOME Tag aku dooong maaf telat 😔
Indonesia
0
0
0
2
OPEN DM | BASE MINWON
OPEN DM | BASE MINWON@MINWONHOME·
mwau! gimana kalo ww!omega x pangeran mahkota dan mg!alpha tangan kanan ww. lalu mereka ada di universe kerajaan modern????
OPEN DM | BASE MINWON tweet mediaOPEN DM | BASE MINWON tweet mediaOPEN DM | BASE MINWON tweet mediaOPEN DM | BASE MINWON tweet media
Indonesia
53
21
190
5.9K
dunat أُعيد تغريده
ris⋆
ris⋆@gyutiful_k·
"mingyu this... mingyu that..." mingyu's honest reaction:
Filipino
1
698
4.2K
25.1K
dunat أُعيد تغريده
muklas
muklas@mukaikhlas·
PESBUK ANJJJJ😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
187
4.6K
27.3K
214.2K
dunat أُعيد تغريده
rain
rain@mnwnuism·
hehe cute cute
rain tweet mediarain tweet mediarain tweet mediarain tweet media
Filipino
2
376
2.3K
91.5K
dunat أُعيد تغريده
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Wajah pelaku sangat jelas hajar nenek 60 tahun di pekanbaru hingga tewas Pembunuhan peserta perampokan Jalan kurnia 2 Kelurahan Limbungan baru Pelaku masi buron.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
143
2.6K
8.5K
319.1K
dunat أُعيد تغريده
muklas
muklas@mukaikhlas·
BENER BIAR KITA AMAN SEMUA😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
564
9.5K
64.4K
597.2K
dunat أُعيد تغريده
muklas
muklas@mukaikhlas·
SIALAN😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
264
7.9K
51K
608.7K
dunat أُعيد تغريده
Vikir Van Baskerville
Vikir Van Baskerville@VikirBaskervl·
LAH setelah diatur kang parkir malah ngga macet 🤣🤣🤣
Indonesia
1.7K
8.4K
58.9K
2.2M
dunat أُعيد تغريده
Lamy
Lamy@allmilove·
• Double Trouble • Episode 45 Ya mari kembali ke suasa kampung pucing 😊
Lamy tweet mediaLamy tweet mediaLamy tweet media
Indonesia
6
63
658
8.6K
dunat أُعيد تغريده
olip ( ͡•. •. ͡ )
olip ( ͡•. •. ͡ )@marklopsemangka·
tas bunga mark lee dari tim ralph polo lauren 🥹 huhu tim rpl emg kalo ke mark lee effortnya mantap bngt… kangen 😔
olip ( ͡•. •. ͡ ) tweet mediaolip ( ͡•. •. ͡ ) tweet media
Indonesia
6
821
8K
65.7K
dunat أُعيد تغريده
Takayama_Zero
Takayama_Zero@RaidenKevin17·
Gak salah juga sih kalo rakyat Aceh minta pisah, lha wong diperlakukan seperti ini! Pada buta kali ya matanya para penguasa! 😓
Indonesia
25
2.1K
4.5K
32.3K
dunat أُعيد تغريده
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
BREAKING🚨 DIDUGA KARENA ORANG TUANYA KRITIS TERJADAP PROGRAM MBG, MURID DISALAH SATU SD DI PEMALANG DIBERHENTIKAN DARI SEKOLAH❗ Seorang Siswa SD Di Kec. Randudongkal, KAB. PEMALANG Diberhentikan dari Sekolah oleh pihak Sekolah. Ini kronologinya 👇🏼
Info Jateng tweet media
Indonesia
423
10.9K
17.4K
232.7K