
Rinaldei Acc
8.6K posts

Rinaldei Acc
@Rinaldei
Accounting, Auditing, ESG, Sustainability ✍️



harga barang yang berpotensi naik, efek 1 $USD = Rp.18.000 tapi tenang sobat, tidak akan ada demo. selama bbm tdk di naikkan harganya. @prabowo tau banget soal ini. 1). Mi instan 2). Tahu dan tempe 3). Tepung terigu 4). Roti dan kue 5). Smartphone / Handphone 6). Laptop dan komputer 7). Komponen PC (seperti RAM, kartu grafis/VGA, dan prosesor) 8). Daging ayam potong 9). Telur ayam ras 10). Obat-obatan (baik generik maupun obat paten) 11). Suplemen dan vitamin impor 12). Alat kesehatan (seperti masker medis, alat cek darah, dan perban) 13). Suku cadang (*spare parts*) mobil dan sepeda motor 14). Mobil dan sepeda motor baru 15). Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex) 16). Susu formula anak (yang menggunakan bahan baku bubuk susu impor) 17). Produk kosmetik dan perawatan kulit (skincare) merek luar negeri 18). Barang elektronik rumah tangga (Televisi, AC, Kulkas, Mesin Cuci) 19). Pakaian, sepatu, dan tas bermerek impor 20). Daging sapi impor (*frozen beef*) 21). Bawang putih (karena mayoritas pasokan nasional masih diimpor) 22). Buah-buahan impor (seperti apel, anggur, pir, dan kurma) 23). Gula pasir (sebagian besar bahan baku gula mentah/rafinasi didatangkan dari luar negeri) 24). Gas LPG non-subsidi (Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg) 25). Keju, mentega (*butter*), dan krim olahan susu impor 26). Konsol game (PlayStation, Nintendo Switch, Xbox) 27). Kamera digital dan lensa fotografi 28). Smart TV dan Android TV 29). Perangkat audio (Speaker bluetooth, *headphone*, dan *earbuds* nirkabel) 30). Powerbank dan aksesori pengisi daya (charger serta kabel data) 31). Oli dan pelumas mesin kendaraan (bahan dasar *base oil* menggunakan standar harga global) 32). Ban kendaraan bermotor (menggunakan komponen kimia pengolah karet impor) 33). Aki kendaraan (battery mobil dan motor) 34). Pupuk kimia non-subsidi (bahan baku fosfat dan kalium sepenuhnya diimpor) 35). Biji plastik (bahan baku utama pembuatan botol, kantong, dan wadah kemasan industri) 36). Kertas fotokopi dan kertas cetak (harga bubur kertas/pulp terikat harga komoditas global) 37). Besi beton dan baja ringan untuk konstruksi pembangunan 38). Cat tembok dan cat industri (menggunakan pigmen dan bahan kimia inti impor) 39). Sepatu olahraga merek global (seperti Nike, Adidas, Puma, dll.) 40). Parfum original merek luar negeri 41). Pakaian dan jaket dari lini mode internasional (fast fashion retail) 42). Mainan anak bermerek impor (seperti Lego, diecast Hot Wheels, dan action figure) 43). Alat musik modern (Gitar listrik, keyboard, piano digital, dan drum elektrik) 44). Alat olahraga impor (Raket badminton/tenis, sepeda, dan peralatan gym) 45). Pakan kucing dan anjing (pet food) merek internasional 46). Susu kedelai kemasan pabrikan 47). Cokelat batangan dan produk berbasis kakao olahan dari luar negeri 48). Saus dan bumbu masakan kemasan impor (seperti saus pasta instan, kecap Jepang, dan mayones) 49). Suplemen kebugaran (seperti whey protein, kreatin, dan susu diet impor) 50). Tiket pesawat terbang rute internasional (karena biaya avtur global dan sewa pesawat menggunakan mata uang USD)










@ardisatriawan SEGERRR, SEGER BETULLLLL






🚨 BREAKING : RUPIAH SUDAH TEMBUS RP 18.012 ❤️














