es teh

1.4K posts

es teh banner
es teh

es teh

@____es______

not your average damsel in distress

انضم Ağustos 2022
70 يتبع81 المتابعون
es teh أُعيد تغريده
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang. Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri. "Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?" Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah. Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya. Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal. Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah. Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori. Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi. Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan. Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan. Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar. Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan. Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop. Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel. Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti. Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu. Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira. Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa. Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya. Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja. Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana. Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf. Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan. Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti? Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib. Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
134
4.4K
17.9K
1.2M
JOGJA FESS | KIRIM FESS CEK PINNED
ciwi ciwi jogja kalian pada potong rambut dimana sih, rekomenin dong yang murce tapi bagus area scbd aja
Indonesia
85
34
608
41.3K
es teh
es teh@____es______·
tiba2 inget dulu pernah add line feb ui buat daftar ulang lolos sbmptn 😅 turned out ga lolos HAHA
es teh tweet media
Indonesia
0
0
0
205
es teh
es teh@____es______·
just wanna appreciate myself for being productive today yay
English
0
0
0
16
es teh
es teh@____es______·
kok bisa ya ada cowok yg jadiin kesulitan ibunya (ibunya kerja + ngurus rumah tangga + anak, bapaknya kerja doang gamau bantu yg lain) sebagai standard cari istri? udh ga punya empati, malah ingin mengulang pola yang sama
Indonesia
0
0
0
23
es teh
es teh@____es______·
lately fyp ku isinya perselingkuhan mulu. I know how that feels. dulu pernah diselingkuhin. but I didn’t waste my time to cry over that boy. gak worth it. aku jg gamau wasting time to compete sm cewek itu. girl if you want him, just take him. you two seem perfect for each other
English
0
0
0
132
es teh
es teh@____es______·
@NabilahAbror stop stalking me why are you obsessed with me 😾
English
0
0
0
14
es teh
es teh@____es______·
kemarin nahan ga tidur pas pagi/siang biar malemnya bisa tidur. susah pwoll tapi worth it lah alhamdulillah bisa tidur jam 10 malem, ga tidur pagi lagii 🥺
Indonesia
2
0
0
32
es teh
es teh@____es______·
ini tl isinya orang yg menghina agama orang lain dengan tafsirannya yang salah itu 😦 seriously?? is it really that hard to just respect each other? no one understands a belief better than the people who actually follow it. just stfu and learn ur own belief instead
English
0
0
0
27
es teh
es teh@____es______·
I just gave Claude a try. Imo, it's better than gpt in terms of brainstorming
English
0
0
0
18
es teh
es teh@____es______·
broo makin ke pressure setelah lihat jadwal wisuda smt ini dimajuin 😧😦😮😯😲😳🤯😖😣😩😫
Indonesia
0
0
0
30
es teh
es teh@____es______·
ternyata lama juga ya analisis previous related research, or is it just me 😭 hey I just got 5. jadi nyesel sempet vakum semingguan since got rejected di bimbingan pertama huhu
Indonesia
0
0
0
29
es teh
es teh@____es______·
I actually don't seek the sign of laylatul qadr. It simply bcs i always sleep in the morning (due to my sudden insomnia at night so I can't sleep). im tryna my best to treat every night equally
English
0
0
0
54
es teh
es teh@____es______·
I can't sleep help.
English
0
0
0
23
ocii
ocii@ladadiediey·
@UNY_Base ayoo guys bantu masih kurang 60 responden 🎯 Kriteria responden yang saya butuhkan: - Mahasiswa Aktif di wilayah kabupaten Sleman. - Tinggal di Indekos/Kos Kabupaten Sleman - Mengelola keuangan tanpa pengawasan orang tua Yang merasa kriteria diatas bisa DM, kita saling bantu
Indonesia
2
0
0
106
KLIK LINK DI BIO UNTUK KIRIM MENFESS UNY
UNY... disini ada anak feb angkatan 22-24 nggak ya? mau minta tolong bantu isi kuesioner penelitianku 😭 klo ada tolong rep plis nanti aku dm linknya
Indonesia
6
0
1
1.2K