Kalanara Mahardika 🎬✨@KalanaraDika
Babak Akhir Kasus Dera: Permintaan Maaf, Konsekuensi, dan Catatan Sejarah
Drama internet biasanya punya dua kemungkinan ending. Pertama, meledak terus sampai ada yang kena konsekuensi hukum nyata. Kedua, selesai begitu saja karena pihak yang bersangkutan akhirnya memilih mundur. Kasus Dera ini untungnya masuk ke kategori kedua.
Orangnya sudah meminta maaf secara terbuka. Dia juga sudah mundur dari O2H, dengan kemungkinan 80 persen untuk selamanya, kalau mengutip kata-kata dia sendiri.
Aku sudah menonton penuh stream permintaan maaf dari Dera, yang ditemani oleh Jason. Tapi tentunya, aku tidak akan tiba-tiba jadi pro sama pemikiran yang dia pegang selama ini. Enggak ada niat juga dari pihakku untuk menyambut dia kembali ke skena VTuber seolah-olah enggak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.
Sama seperti pelaku lain yang sudah lebih dulu masuk ke daftar panjang orang yang merusak ekosistem ini, rekam jejak itu enggak akan hilang begitu saja hanya karena ada kalimat "aku minta maaf" di akhir video.
Terkait hal itu, dua artikel yang sudah aku publikasikan tentang kasus ini enggak akan aku hapus. Langkah ini aku ambil bukan karena aku masih dendam atau mau terus-terusan menggiring opini negatif, melainkan karena kedudukan tulisan tersebut adalah fakta jurnalistik yang benar-benar terjadi di lini masa kita.
Konten tier list itu nyata, streaming-nya ada, dan argumen-argumen keliru yang dia pakai sebagai pembelaan kemarin juga terdokumentasi dengan jelas. Menghapus artikel tersebut enggak akan menguntungkan siapapun, termasuk komunitas yang saat ini sedang mencoba belajar dari kejadian tersebut. Sejarah komunitas perlu dicatat dengan jujur supaya kita enggak perlu mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.
Ada satu hal penting yang ingin aku minta dengan sangat kepada siapapun yang masih mengikuti kasus ini. Tolong berhenti tag Bang Upi dan teman-teman O2H lainnya dalam diskusi atau perdebatan soal Dera.
Mereka itu bukan wali moral dari setiap keputusan pribadi yang diambil oleh anggotanya. Apalagi sekarang Dera sudah resmi mundur, jadi rasanya enggak perlu lagi memperpanjang kerusakan nama baik ke orang-orang yang sebenarnya enggak punya andil dalam kesalahan kemarin. Pihak O2H sudah merespons situasi ini dengan cara mereka sendiri yang sepertinya cukup tegas.
Aku pribadi enggak tahu apakah Dera benar-benar akan berubah jadi lebih baik atau enggak setelah ini. Aku enggak punya akses ke dalam isi kepalanya. Yang aku tahu, bagaimana cara dia menjalani waktu dan memperbaiki diri setelah ini sudah menjadi urusan pribadinya sendiri, bukan urusan kita lagi.
Aku yang hidup di skena ini setiap hari memang enggak punya kemewahan untuk abai dan menganggap semua masalah di komunitas langsung selesai begitu saja. Tapi setidaknya untuk kasus ini, babnya sudah resmi ditutup.
Selebihnya, kita lihat saja siapa yang benar-benar bisa memetik pelajaran dari kejadian ini, dan siapa yang enggak.