Oreverts
43 posts


@KapudS640 Kalau alasannya dokter praktek dibanyak tempat, kenapa ga diatur aja jam prakteknya. Tiap praktek telat 1 jam, yaudah dimundurin ajam 1 jam jam prakteknya. Katena masalah telat tiap praktek ini konsten banget telatnya
Praktek jam 1, dateng jam 2. Mending jam prakteknya jam 2 aja
Indonesia

Kenapa dokter di indonesia ini srlalu terlambat,
di jadwal dokternya jam 12,ini sdh jam 1 siang.
Dokternya belum datang.
Sedikit pun tidak menghargai waktu.
Padahal mereka dokter,
profesi yg di hargai dan di hormati.
Apa krn mereka terlalu di hormati dan di hargai ya? Sehingga meremehkan dan
tidak menghargai waktu pasien2 nya????
cc:threadkanosembiring

Indonesia

@hrdbacot Yang kasian desanya. Pas rapat RT, dikasih tau wajib bikin kopdes kalau mau dana desa turun. Harus bangun dari nol. Luas tanah dan bangunan sudah ditentukan. Kontraktor juga sudah ditentukan, jadi ga bisa pake tukang dari sekitar. Bahan bangunanpun juga sudah dari kontraktor
Indonesia

Bikin a la retail tapi ga pake konsepnya retail buat nentuin lokasi tuh aneh. Harusnya yg digarap tuh area area ‘white space’ yg ga dicover swasta.
Pertimbangan sizenya jg diliat satu toko bisa cover berapa desa/kecamatan.
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen
kenapa minus? kemarin ada yang bahas. untuk balik modal, dalam setahun omset harus mencapai 1M lebih. konsumsi ditingkat desa dan kelurahan, rasanya mustahil mencapai angka ini.
Indonesia

@01Reverts @ammanah Totally true, dan karena ngga memberikan dampak langsung terhadap omset, adopsi produknya jadi kurang dan cenderung menurun. Akhirnya founders harus pivot atau (yg lagi rame) fraud. Jadinya bukan cuma pertanian yg jadi rusak, ecosystem tech industry juga.
Indonesia

@hanaxis @ammanah Iyak bener. Saya ex tech lead di salah satu startup peternakan. Sebenernya penerapan IT seperti aplikasi dan IoT ga perlu2 amat. Diselipin hal2 yg berbau IT biar menarik investor. Padahal mah cost bagian IT termasuk besar tapi tidak memberikan dampak langsung terhadap omset.
Indonesia

@irwndfrry Sebenernya ngaruh bang untuk target market mereka. Di desa-desa, orang-orang yang sudah tua, biasanya percaya
Indonesia
