Sbg org udah berkecimpung di dunia FnB 1 dekade, gua liat ada 2 case yang mungkin berjalan di harga “gak masuk akal” ini
1. Biaya OPEX dan labour cost dari tmpt ini lumayan tinggi dan ada di tempat kawasan elit, jadi mengharuskan dia kasih harga segitu.
Rata2 fnb ambil untung itu 40-60% dari harga tercantum.
2. Strategi bisnis.
Di bisnis fnb, sering kali mungkin kalian dan kita liat harga ga masuk akal.
Gunanya apa? Yak supaya kalian GAK pesan menu itu, dan kalian berpikir “lah mending gua pesen ini aja sekalian”.
Yes, psikologi customer mmg slalu seperti itu, comparing harga dgn reason mendang mending.
Jadinya apa? Kalian akan pesan menu sedikit lebih mahal dari itu dan lebih worthy.
ternyata gw blm se-mature itu buat explaining why do i get so disappointed, why do i feel like u dont appreciate me enough, why do i feel like im worthless, keep wondering "w/o my body & money, would people still be around me?", and why are u so inconsiderate
bencibgt sama karyawan mbg yang bilang diri mereka tuh relawan.. first, gaji lo gede bego even diatas umr dibandingkan guru. second, stop bilang diri lu relawan (sumpah najis bgt). kalo lu relawan, emangnya mau dibayar 400rb/bulan kayak guru-guru di indonesia? tolol dah
Kemaren Reuters (portal berita luar negeri) menayangkan secara live aksi demo mahasiswa. Tayangan tsb ditonton lebih dari 100 ribu orang.
Dan kabarnya hari ini ada yang bela-belain kirim surat ke The Economist. Takut terlihat jelek di mata internasional dan biar gak keliatan titik lemah dan bobroknya dia (lagi).
Buat yang gak tau, bulan Mei 2026 kemaren The Economist pernah nulis terang2an kalo wowo dianggap lagi membahayakan ekonomi Indonesia sekaligus pelan2 mengikis demokrasi.
So, aksi kemaren yang katanya gagal, namun tetap ada yang ketar-ketir nih yeee...