Didit retweetet
Didit
2.7K posts


@BangPino__ MAKANYA JANGAN SERANG PAK JOKOWI ALHASIL TERIMALAH AKIBATNYA... KAU SERANG ORANG BAIK SEKARANG ANDA DAPAT KARMA DARI JOKOWI... SYUKURIN...
Indonesia
Didit retweetet

@doelpaten Si para termul emang benci Yaman,,,,dia senangnya sama gerombolan ini,,,walau d korupsi uang negara termul jingkrak jingkrak kegirangan

Indonesia

Hercules vs Amien Rais! Tak Terima Prabowo-Teddy Disenggol, Sang Maung Jakarta Beri Peringatan Keras: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar
democrazy.id/hercules-vs-am…
Indonesia
Didit retweetet
Didit retweetet

@Beritasatu Kenapa yg dibilang ngerti Agama Islam jadi banyak yg ginian , otak pinter adab kurang ..... sudah waktunya Pesantren / Sekolah berbasis Agama Islam diferivikasi .... gimana Kemenag RI + MUI RI ???
Indonesia
Didit retweetet
Didit retweetet
Didit retweetet

Di hotel di Riyadh itu,
Baharuddin Lopa beberapa kali terlihat batuk saat berjalan.
Tubuhnya mulai kurus.
Wajahnya tampak lebih pucat dari biasanya.
Tapi jadwalnya tetap padat.
Ia masih menerima tamu.
Masih membahas pekerjaan.
Masih bicara soal kasus-kasus besar di Indonesia.
Orang-orang di sekitarnya tahu,
kesehatannya memang menurun.
Tapi tidak ada yang menyangka waktunya tinggal sependek itu.
Malam 3 Juli 2001,
suasana hotel mendadak berubah tegang.
Lopa jatuh sakit.
Beberapa orang berlari di lorong.
Telepon dipakai bergantian.
Kabar mulai menyebar pelan ke Indonesia.
Tidak lama kemudian,
Jaksa Agung itu dinyatakan meninggal dunia di Riyadh.
Berita itu membuat banyak orang sulit percaya.
Karena beberapa hari sebelumnya,
ia masih dikenal sebagai orang yang sedang membuat banyak pejabat dan koruptor gelisah.
Resminya karena sakit dan komplikasi kesehatan.
Tapi setelah kematiannya,
rumor mulai bergerak lebih cepat daripada penjelasan resmi.
Tentang racun.
Tentang orang-orang yang merasa terancam.
Tidak pernah terbukti.
Namun sampai hari ini,
masih banyak yang mengingat satu hal:
lelaki yang terlalu keras melawan korupsi itu,
wafat jauh dari negaranya sendiri.
_
AJR - copas fb

Indonesia

Saya sarankan kepada Pak Jokowi:
Fokus pada pengobatan Autoimunnya.
Kalau mengandalkan injeksi Steroid terus-menerus, sangat berbahaya bagi ginjal karena akan bikin ginjal rusak permanen.
Saya rasa, sayalah satu-satunya orang yang betul-betul peduli dengan kondisi kesehatan pak Jokowi.
Keluarga, Termul, Pengacara mana ada pedulinya, kalau tiba-tiba ginjal Pak Jokowi mengalami Chronic Renal Failure. Karena terlalu banyak injeksi Steroid.
Saya perhatikan sekarang kondisi sedang flare up. Kambuh.
Kasihan. Sakit dan nyeri sebadan-badan itu. Gatal luarbiasa tak tertahankan.

Indonesia
Didit retweetet
Didit retweetet

PENCURI MANGGA TEW4S USAI TERJATUH DAN KEPALANYA TERBENTUR PARIT, KELUARGA PELAKU PENCURIAN TAK TERIMA HINGGA DATANGI DAN RUSAK RUMAH KORBAN
Polisi menggelar prarekonstruksi kasus meninggalnya Ri saat mencuri mangga di Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api.
Prarekonstruksi dipimpin Kanit Pidum Polres Bontang Markus Sihotang dengan menghadirkan saksi berinisial M yang saat itu bersama Ri melancarkan aksinya, Sabtu (9/5/2026). “Agar jelas dan mengetahui seluruh kejadian,” kata Markus Sihotang di lokasi saat ditemui.
M mengungkapkan awalnya ia dan Ri bermain domino di kawasan Berbas Pantai. Setelah itu, Ri mengajaknya keluar dengan alasan membeli rokok menggunakan sepeda motor.
Namun saat tiba di Gang Bersama 7 sekitar pukul 03.00 Wita, Ri ternyata mengajak M melakukan pencurian mangga. “Ternyata saya dibawa almarhum untuk membantu mencuri mangga,” ujar M saat prarekonstruksi.
M menjelaskan, saat aksi berlangsung ia berada di bawah pohon sementara Ri memanjat pohon mangga. Tak lama kemudian, mereka kepergok pemilik rumah.
“Almarhum melompat lalu terjatuh, kepala terbentur pinggir parit. Dia sempat berdiri sedikit lalu jatuh lagi,” ungkapnya.
Menurut M, ia sempat ingin menolong Ri namun panik karena melihat pemilik rumah keluar ke teras. “Pemilik rumah masih berada di teras, dan saya kabur,” tambahnya.
Dalam prarekonstruksi tersebut, penghuni rumah diperankan salah satu personel kepolisian. Adegan kemudian berlanjut saat tetangga penghuni rumah keluar setelah mendengar teriakan maling.
Perhatian mereka saat itu tertuju kepada M yang melarikan diri. Mereka belum menyadari Ri sudah tergeletak di lokasi dalam kondisi terluka.
“Pas sadar dengar suara ngorok dicari pakai senter karena gelap, ternyata ada orang,” ujarnya.
Dia mengaku langsung pergi melapor ke petugas siskamling, lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api, Brigpol Edo Olo V Limbong. Warga tidak berani mengangkat korban karena khawatir kondisi Ri semakin parah.
Beberapa menit kemudian, Bhabinkamtibmas datang ke lokasi dan mendapati korban masih tergeletak dengan masker menutupi wajah.
“Pas maskernya dibuka, mulutnya sudah mengeluarkan darah,” kata Edo, yang juga mengikuti reka prarekonstruksi.
Selanjutnya, warga bersama petugas membantu mengevakuasi Ri ke teras rumah sambil menunggu ambulans datang.
Indonesia


@windewaoke @M3di4Upd4t3 Haha,,,foto d ijasah saja beda dg orgnya,,,,,buta emang otak dan mata lo
Indonesia

@Diditdeddy @M3di4Upd4t3 Lebih percaya editan drpd foto aslinya.. fix otak mu isi tai.
Indonesia
Didit retweetet

Faiz seorang pelajar asal Kediri yang memiliki pemikirin kritis, ia kerap mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat banyak. Begitu cara dia mencintai negara ini.
Kendati demikian, hari ini ia dituduh sebagai provokator. Alih-alih mendengarkan kritiknya, mereka (aparat kepolisian) malah menangkap dan menahan Faiz. Kemarin, ia dituntut oleh Penuntut Umum dengan Tuntutan 6 Bulan Penjara.

Indonesia
Didit retweetet














