🔸Vizhuan🔸@Vizhuan
Kemungkinan, market akan terbang dalam kurun waktu 0-18 bulan kedepan.
Let me explain my thesis,
𝙏𝙃𝙀𝙎𝙄𝙎: 𝙋𝙐𝙈𝙋 𝘽𝙀𝙁𝙊𝙍𝙀 𝙏𝙃𝙀 𝘽𝙐𝙍𝙎𝙏
🔶 Pertama, 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗶𝗱𝗲𝗮 𝗮𝗽𝗮 𝘁𝗵𝗲𝘀𝗶𝘀 𝗶𝗻𝗶 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻?
Thesis ini dibangun dengan idea sederhana: adanya 𝗽𝗿𝗼𝗯𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗽𝘂𝗺𝗽 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝘁𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗯𝘂𝗯𝗯𝗹𝗲 & 𝗿𝗲𝘀𝗲𝘀𝗶.
Historically, 18 bulan sebelum bubble, US Stock market ngasih annualized return sebesar 5% (Fidelity, 2025).
Bahkan, data dari J.P. Morgan pun menunjukkan bahwa 0 hingga 13 bulan sebelum bubble market memberikan return yang cukup kuat. Contoh, sebelum dot-com bubble tahun 2000, S&P 500 ngasih return sebesar 39% untuk 2 tahun sebelumnya dan 19% untuk 1 tahun sebelumnya (J.P. Morgan, 2019).
Saat ini, US stock market ada di fase 𝗟𝗮𝘁𝗲-𝗖𝘆𝗰𝗹𝗲, dimana:
🔸𝗩𝗮𝗹𝘂𝗮𝘀𝗶 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗺𝗮𝗵𝗮𝗹. Contoh, Forward P/E S&P 500 ~19,9x, diatas average 10 tahun. Implikasinya adalah market sudah tidak memiliki banyak ruang untuk naik sehingga butuh narasi untuk pump.
🔸𝗣𝗿𝗼𝗳𝗶𝘁 𝗔𝗜 & 𝗟𝗶𝗾𝘂𝗶𝗱𝗶𝘁𝘆 𝗰𝗼𝗻𝗰𝗲𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗱 di leading companies seperti Magnificent 7. Contoh, earnings growth S&P 500 disumbang ~27%nya hanya oleh Magnificent 7, sisanya hanya menyumbang sebesar 9.8%. Implikasinya adalah market sangat rapuh karena terlalu bergantung pada narasi AI dan segelintir leading companies.
🔸𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗨𝗦 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗲𝗺𝗮𝗵 𝗻𝗮𝗺𝘂𝗻 𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗽𝗲𝗰𝗮𝗵. GDP melambat, payroll yang lemah, unemployment di angka 4.4%, LEI (leading economic indicator) masih turun, namun claims masih relatif oke di angka 210 ribu. Implikasinya adalah market masih punya "nafas" untuk pump.
🔶 Lalu, 𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗿𝗲𝘀𝗲𝘀𝗶?
Jawabannya: Gatau.
Gw pribadi punya acuan personal kapan resesi akan terjadi. Probabilitasnya:
1. 6-12 bulan kedepan: 25%-35%
2. 2027-2028: 40%-50%
3. 2030: 60%-70%
Untuk 12 bulan kedepan, gw pakai acuan dari New York FED yield curve & DSGE model:
🔸 Yield curve bilang kalau 12 bulan kedepan kemungkinan resesinya sebesar ~21%
🔸DSGE model bilang kalau resesinya sebesar ~36%
Untuk 2027-2028 & 2030, tinggal diperbesar aja probabilitasnya. Semakin panjang periodenya maka besar kemungkinan semakin buruk data ekonomi yang dihasilkan.
🔶 Jika thesis ini berjalan dengan baik, 𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗰𝗮𝗿𝗮𝗻𝘆𝗮 𝘁𝗮𝘂 𝗺𝗮𝗿𝗸𝗲𝘁 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗰𝗮𝗵?
Ada beberapa tandanya:
🔸𝗟𝗮𝗯𝗼𝗿 𝗺𝗮𝗿𝗸𝗲𝘁 𝗯𝗲𝘁𝘂𝗹-𝗯𝗲𝘁𝘂𝗹 𝗽𝗲𝗰𝗮𝗵. Mayoritas data ekonomi betul-betul jelek (unemployment, initial jobless claims, JOLTS, dll).
🔸𝗘𝗮𝗿𝗻𝗶𝗻𝗴𝘀 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗲𝗰𝗲𝘄𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗔𝗜 𝗹𝗲𝗮𝗱𝗲𝗿𝘀
🔸𝗖𝗿𝗲𝗱𝗶𝘁 𝘀𝗽𝗿𝗲𝗮𝗱𝘀 𝗺𝗲𝗹𝗲𝗯𝗮𝗿. Private credit, High-yield spreads, jika mayoritas credit menunjukkan adanya stress tinggi, ini tanda besar bahwa market sudah pada titik panasnya. (Contoh: The Great Recession 2008)
🔶 𝗜𝗿𝗮𝗻 𝗢𝗶𝗹 𝗦𝗵𝗼𝗰𝗸
Iran oil shock yang terjadi akhir-akhir ini juga berpengaruh dalam memperkuat thesis ini.
Historically, setelah terjadinya Iran oil shock tahun 1979 dan oil shock 1990, S&P 500 mengalami kenaikan sebelum burst resesi tahun 1980-1981 (The Fed hawkish dikarenakan inflasi sudah tinggi sebelum Iran Oil Shock terjadi di angka >11%) lalu melanjutkan bullrunnya hingga tahun 2000 (Pada Oil Shock tahun 1990, The Fed dovish, tidak menaikkan suku bunga).
🔶 Lalu, 𝗮𝗽𝗮 𝗶𝗺𝗽𝗹𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶𝗻𝘆𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗮𝗿𝗸𝗲𝘁 𝗰𝗿𝘆𝗽𝘁𝗼?
Jelas, anchor utama dari market crypto masihlah US stock market.
Jika S&P 500 rally, besar kemungkinan market crypto akan mendapat fase rallynya Begitupun sebaliknya.
Apakah akan recovery hingga ATH?
Saya gatau.
Namun, terlepas dari apakah akan balik ATH atau tidak, jika memang ada rally, mengapa tidak kita sambut dengan baik?
Rally tetaplah rally, jauh lebih baik daripada terus menerus kapitulasi dibawah.
🔶 𝗣𝗲𝗻𝘂𝘁𝘂𝗽
So, seperti itulah penjelasan singkat thesis gw. Jadiin referensi, bukan kepastian.
𝗦𝗲𝗺𝗼𝗴𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗺𝗮𝗻𝗳𝗮𝗮𝘁.