Presiden Netizen

313.2K posts

Presiden Netizen banner
Presiden Netizen

Presiden Netizen

@PresideNetizen

i don't need X, X needs me. not available a. k.a taken

Manaus, Brazil Beigetreten Temmuz 2009
2.3K Folgt29.2K Follower
Angehefteter Tweet
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
postingan ini tanggal 13 Maret. Menhan Amerika Pete Hegseth bilang, tanpa serangan Juni 2025, perang ini tidak akan sesukses ini. bener analisa gua di tulisan ini bahwa persiapan perang ini sejak 2025 daya analisa gua diatas rata-rata pengamat negeri Konoha
Presiden Netizen@PresideNetizen

SEBAB KEKALAHAN IRAN mengapa Iran kalah telak dalam perang ini? sebab dia bertahan. posisi bertahan tidak menguntungkan sebab pihak yang bertahan tidak tau apa yang akan dilakukan musuh. sementara US/Israel menyerang. mereka lakukan penelitian, pendataan dan simulasi berulang, menyiapkan alat yg tepat. ini soal kecerdasan. Amerika/Israel tentu mengumpulkan terlebih dahulu data mengenai pertahanan Iran lewat agen MOSSAD/CIA yang jumlahnya ratusan/ribuan. dan ini tidak dilakukan dalam setahun dua tahun. MOSSAD telah melakukannya sejak puluhan tahun lalu. itu sebabnya Netanyahu bisa memperoleh ratusan ribu dokumen dan cetak biru persenjataan Iran yang kemudian dipamerkan secara terbuka. US/Israel sudah tau apa reaksi Iran. mereka sudah prediksikan Iran akan menyerang negara teluk untuk mencoba menghancurkan tempat dimana kendali operasi dan pusat komunikasi sekutu musuh. namun gagal sebab Iran tidak punya informasi soal itu. Intelejen Iran itu tidak berkualitas dan mudah berkhianat membelot ke Israel dg jaminan uang dan perlindungan keluarga. Israel punya riwayat presisi yang tidak dimiliki oleh negara manapun didunia ini. masih ingat peristiwa pembantaian atlet Israel di Munich? saat itu Israel bersumpah bahwa tidak ada satu orangpun yang akan lolos dari pembalasan. dan satu persatu mereka lenyap. sampai pada aktor intelektualnya. hanya Yasser Arafat yang disisakan karena akan membawa instabilitas menyangkut simbol persatuan penduduk Arab di Tepi Barat dan Gaza. disiplin dan presisi ini yang menjadi modal dan membuat Amerika percaya untuk bekerjasama dengan Israel, khususnya Trump. adalah keliru menganggap Trump dikendalikan Israel. sampai hari ini Trump dan Netanyahu berbeda pendapat tentang wilayah Yudea dan Samaria. Trump berpendapat orang Arab disana harus diberi negara sementara Netanyahu bersikukuh untuk menguasainya karena resiko keamanan mengingat contoh Gaza. Trump sejak 80-an sudah punya obsesi ingin menumangkan rezim Iran. silakan cek wawancara beliau pada tahun 80-an sampai 90-an. terekam jelas. pada saat dia jadi Presiden, dia menemukan sekutu yang tepat dan bisa dipercaya. Trump itu jenius. orang disekitarnya juga cerdas terutama Hegseth dan Rubio. sebetulnya Trump bisa menggunakan NATO untuk serang Iran namun Trump tidak percaya pada NATO sebab sudah terlalu lunak sejak ada Uni Eropa serta kualitas militernya jauh dibawah Israel. akhirnya pilihan jatuh pada Israel. kembali ke Iran, satu hal yang selalu dipegang orang Amerika: "routine is the road to be a champion". ini tercermin dalam berbagai kontes baik itu AGT, American Idol atau UFC. jadi mereka paling senang dengan latihan dan simulasi karena itu akan menjamin keselamatan dan kesuksesan peranh mereka. Venezuela adalah contoh dari hasil "routine" itu tadi. Trump adalah presiden yang paling memahami ini. berbeda dengan presiden sebelumnya yang gegabah dan hasilnya adalah Vietnam, Irak dan Afghanistan etc. hari-hari kedepan kita masih akan menyaksikan pusat persenjataan dan produksi senjata Iran dihancurkan. setelah itu barulah milisi lokal digerakkan. pake uang. makanya banyak pelarian Iran suku Kurdi dari Eropa kembali ke Suleimaniya di Irak, mempersiapkan diri untuk masuk ke Iran. mereka dijanjikan uang dan kemerdekaan bangsa Kurdi oleh Trump. beberapa minggu kedepan, Iran masih akan kaget-kaget dengan apa yang Trump lakukan. sementara para pemimpinnya sudah berada pada kunci target Israel. akan dihabisi semuanya. saya ga peduli siapa yang menang atau kalah. kalau Iran menang, ya sudah berarti semenanjung dikuasai Iran. kalau USA menang, ya semenanjung dikuasai USA. tapi yang jelas sementara ini Iran kalah telak. bahkan Khamenei saja belum dikuburkan dan tidak pernah ada konferensi pers terbuka pemerintah Iran mengenai situasi perang. Iran sedang tertekan dan bingung follow untuk info dan analisa akurat serta objektif

Indonesia
2
0
2
666
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
ada pepatah populer: "kalo bukan donatur jangan ngatur" Amerika itu donatur bagi Indonesia. wajar kalo Amerika ngatur Indonesia harus gimana dalam beberapa hal. kecuali Indonesia ga pernah terima USAID atau sejenisnya paham, warga Konoha dg mayoritas IQ 74???
Indonesia
0
0
0
90
Presiden Netizen retweetet
Right Angle News Network
Right Angle News Network@Rightanglenews·
BREAKING - A Greek Orthodox Church is being widely praised after swiftly removing a Muslim who attempted to interrupt their liturgy. They were honesty too gentle.
English
133
899
5.4K
67.6K
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
dua jenius bersatu: Trump & Netanyahu dunia ga bisa berbuat apa-apa untunglah mereka bersatu untuk hal yang baik: merespon permintaan rakyat Iran yang sudah banyak dibunuhi rezim Khamenei, untuk membantu mereka menyingkirkan rezim iblis yang menjajah Iran selama 47 tahun
Indonesia
0
2
3
524
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
kemana akun akun indon yang bilang Eropa dan Jepang ga akan bantu Amerika dalam perang melawan Iran? udah sembuh gilanya akibat kebencian terhadap Yahudi?
Indonesia
0
2
4
242
Presiden Netizen retweetet
Loay Alshareef لؤي الشريف
When the Mullah regime falls, I’m positive that flights between Tehran and Abu Dhabi will be non-stop. The next generation will grow together in peace and prosperity. I can’t wait to visit and celebrate with the people of Iran soon. God bless the descendants of Cyrus ♥️
Loay Alshareef لؤي الشريف tweet media
English
831
1.1K
5.7K
78.1K
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
lengkapnya akan gua tulis kalo sempet. tapi ini terkait Venezuela dan Jepang yang membuat perjanjian impor minyak dari Amerika. plus ada faktor Amerika sebagai penjaga dunia. tentara Amerika mengamankan Eropa dari ancaman Rusia dan Arab dari ancaman Iran, Asia dari China
𝕏~Always Happy~𝕏@anthwf77

Sebuah uji loyalitas.. Setelah Sekutu Amerika sebelumnya menolak ajakan Amerika utk mengirimkan satpam guna mengamankan selat Hormuz, kini mereka beramai² menyetujui pengiriman satpam di selat tsb. Ada apakah gerangan? Yuk bantu analisanya 🤗

Indonesia
0
0
2
421
Presiden Netizen retweetet
Dr. Reda Mansour
Dr. Reda Mansour@RedaMansour·
Sunni muslims are 18% of the Israeli population: 400 mosques all over the country. 200 official mosques financed by the Israeli government. 300 imams and muezzins are government employees with salaries and benefits. The Israeli government buys Quran books for these mosques.
Dr. Reda Mansour tweet media
English
188
520
1.4K
68K
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
Pete Hegseth menyatakan itu dalam konpers kemarin atau dua hari yang lalu
Indonesia
0
0
0
90
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
postingan ini tanggal 13 Maret. Menhan Amerika Pete Hegseth bilang, tanpa serangan Juni 2025, perang ini tidak akan sesukses ini. bener analisa gua di tulisan ini bahwa persiapan perang ini sejak 2025 daya analisa gua diatas rata-rata pengamat negeri Konoha
Presiden Netizen@PresideNetizen

SEBAB KEKALAHAN IRAN mengapa Iran kalah telak dalam perang ini? sebab dia bertahan. posisi bertahan tidak menguntungkan sebab pihak yang bertahan tidak tau apa yang akan dilakukan musuh. sementara US/Israel menyerang. mereka lakukan penelitian, pendataan dan simulasi berulang, menyiapkan alat yg tepat. ini soal kecerdasan. Amerika/Israel tentu mengumpulkan terlebih dahulu data mengenai pertahanan Iran lewat agen MOSSAD/CIA yang jumlahnya ratusan/ribuan. dan ini tidak dilakukan dalam setahun dua tahun. MOSSAD telah melakukannya sejak puluhan tahun lalu. itu sebabnya Netanyahu bisa memperoleh ratusan ribu dokumen dan cetak biru persenjataan Iran yang kemudian dipamerkan secara terbuka. US/Israel sudah tau apa reaksi Iran. mereka sudah prediksikan Iran akan menyerang negara teluk untuk mencoba menghancurkan tempat dimana kendali operasi dan pusat komunikasi sekutu musuh. namun gagal sebab Iran tidak punya informasi soal itu. Intelejen Iran itu tidak berkualitas dan mudah berkhianat membelot ke Israel dg jaminan uang dan perlindungan keluarga. Israel punya riwayat presisi yang tidak dimiliki oleh negara manapun didunia ini. masih ingat peristiwa pembantaian atlet Israel di Munich? saat itu Israel bersumpah bahwa tidak ada satu orangpun yang akan lolos dari pembalasan. dan satu persatu mereka lenyap. sampai pada aktor intelektualnya. hanya Yasser Arafat yang disisakan karena akan membawa instabilitas menyangkut simbol persatuan penduduk Arab di Tepi Barat dan Gaza. disiplin dan presisi ini yang menjadi modal dan membuat Amerika percaya untuk bekerjasama dengan Israel, khususnya Trump. adalah keliru menganggap Trump dikendalikan Israel. sampai hari ini Trump dan Netanyahu berbeda pendapat tentang wilayah Yudea dan Samaria. Trump berpendapat orang Arab disana harus diberi negara sementara Netanyahu bersikukuh untuk menguasainya karena resiko keamanan mengingat contoh Gaza. Trump sejak 80-an sudah punya obsesi ingin menumangkan rezim Iran. silakan cek wawancara beliau pada tahun 80-an sampai 90-an. terekam jelas. pada saat dia jadi Presiden, dia menemukan sekutu yang tepat dan bisa dipercaya. Trump itu jenius. orang disekitarnya juga cerdas terutama Hegseth dan Rubio. sebetulnya Trump bisa menggunakan NATO untuk serang Iran namun Trump tidak percaya pada NATO sebab sudah terlalu lunak sejak ada Uni Eropa serta kualitas militernya jauh dibawah Israel. akhirnya pilihan jatuh pada Israel. kembali ke Iran, satu hal yang selalu dipegang orang Amerika: "routine is the road to be a champion". ini tercermin dalam berbagai kontes baik itu AGT, American Idol atau UFC. jadi mereka paling senang dengan latihan dan simulasi karena itu akan menjamin keselamatan dan kesuksesan peranh mereka. Venezuela adalah contoh dari hasil "routine" itu tadi. Trump adalah presiden yang paling memahami ini. berbeda dengan presiden sebelumnya yang gegabah dan hasilnya adalah Vietnam, Irak dan Afghanistan etc. hari-hari kedepan kita masih akan menyaksikan pusat persenjataan dan produksi senjata Iran dihancurkan. setelah itu barulah milisi lokal digerakkan. pake uang. makanya banyak pelarian Iran suku Kurdi dari Eropa kembali ke Suleimaniya di Irak, mempersiapkan diri untuk masuk ke Iran. mereka dijanjikan uang dan kemerdekaan bangsa Kurdi oleh Trump. beberapa minggu kedepan, Iran masih akan kaget-kaget dengan apa yang Trump lakukan. sementara para pemimpinnya sudah berada pada kunci target Israel. akan dihabisi semuanya. saya ga peduli siapa yang menang atau kalah. kalau Iran menang, ya sudah berarti semenanjung dikuasai Iran. kalau USA menang, ya semenanjung dikuasai USA. tapi yang jelas sementara ini Iran kalah telak. bahkan Khamenei saja belum dikuburkan dan tidak pernah ada konferensi pers terbuka pemerintah Iran mengenai situasi perang. Iran sedang tertekan dan bingung follow untuk info dan analisa akurat serta objektif

Indonesia
2
0
2
666
Presiden Netizen retweetet
Presiden Netizen retweetet
𝕏~Always Happy~𝕏
Melika Azizi Gadis ini sedang mengalami siksaan, dipenjara dan dalam antrian hukuman mati yang bisa terjadi kapan aja sesuka rezim IRGC. Tentu tdk ada simpati dari warga konoha IQ58 pendukung rezim, karena gadis itu salah satu dari puluhan ribu yg menentang rezim IRGC.
𝕏~Always Happy~𝕏 tweet media
Indonesia
26
20
73
1.9K
Presiden Netizen retweetet
REPUBLIC OF SOMALILAND
REPUBLIC OF SOMALILAND@RepOfSomaliland·
We asked random people in Somaliland : ‘In the Iran vs Israel war, who do you support?’
English
107
678
3.9K
182.9K
Presiden Netizen retweetet
Agungbaster
Agungbaster@gungbaster·
Peak kemunafikan rezim Iran itu adalah : selama 47 tahun menyumpahi Amerika sebagai "setan besar" yg harus dihancurkan. Tapi konyolnya anak para petinggi Iran malah sekolah dan tinggal nyaman di Amerika, termasuk anak Ali Larijani sendiri yg merupakan pemimpin de-facto Iran.
Agungbaster tweet media
Indonesia
9
34
67
1.8K
Presiden Netizen retweetet
Tousi TV
Tousi TV@TousiTVOfficial·
🇮🇷 Islamic Republic: Our goal from the beginning was to build the nuclear bomb Former Director of the Counterterrorism Center Joe Kent: Iran didn’t want the bomb The deep state liberals continue to get exposed.
English
82
1.4K
3.4K
151.7K
Presiden Netizen retweetet
Ojo Nesu
Ojo Nesu@sanderkilap·
2.
9
17
61
6.4K
Presiden Netizen retweetet
Ojo Nesu
Ojo Nesu@sanderkilap·
Pak Rizal M, bilang saja Amerika, israel hancur agar konoha terhibur. Kalau jujur begini nggak menghibur. Please pak !!! Warga sudah kebanyakan sakit menerima kenyataan.2
Indonesia
170
123
447
63.8K
Presiden Netizen retweetet
Yossi BenYakar
Yossi BenYakar@YossiBenYakar·
Yossi BenYakar tweet media
ZXX
598
1.1K
3.9K
38K