Velkan
20K posts


Bagi Komandan Bambang Pacul menjaga Empat Pilar Kebangsaan berarti menjaga warisan budaya geopolitik Nusantara, yang menempatkan Persatuan, Keadilan Sosial dan kedaulatan Bangsa sebagai orientasi utama bagi perjalanan Indonesia.



Megawati di tahun 1986 sudah punya keyakinan bahwa suatu saat dirinya akan menjadi presiden. Itu era Orde Baru, Era di mana rezim militer sangat berkuasa. Tak akan ada yang percaya. Keyakinannya itu ia ucapkan ke loyalis ayahnya, Soekarno semasa berjuang bersama PNI. Jika para jenderal ABRI bahkan Soeharto mendengarkan ucapan Mega itu, Ia pasti ditertawakan. Diolok-olok. Lagi pula, siapa yang akan percaya. Ia juga "hanya" perempuan. Ia bukan ketua umum partai. Jauh dari ABRI, Birokrasi & Golkar. Kekuatan politik paling berpengaruh kala itu. Mega memang hidup dalam tradisi optimisme. Ia putri dari Soekarno & Fatmawati. Pada namanya melekat nama penggalan kedua orangtuanya. Soekarno & Wati. Megawati Soekarnoputri. Di era penjajahan Jepang. Soekarno & Fatmawati di tahun 1943 telah menjadikan kemerdekaan Indonesia sebagai cita-cita seumur hidup. Mereka berdua mendeklarasikannya ketika teman-teman Bung Karno datang ke rumah mereka. Mungkin kalau orang Jepang mendengar itu, mereka juga akan menertawakannya. Tapi fragmen sejarah akhirnya berpihak pada cita-cita mulia itu. Kekalahan Jepang atas Sekutu menjadi variabel tak diperkirakan sebelumnya. Jepang kalah perang. Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945. Mega banyak diam. Ia sabar & tabah. Ia berbicara melalui aksi serta tindakan. Dan karismanya sebagai pemimpin secara organik lahir & semakin menonjol sejalan dengan gaya politiknya yang banyak diam. 23 Juli 2001, Mega benar-benar menjadi Presiden RI. Orang-orang yang pernah menertawakan, mengintimidasi & menyerang Mega mulai cemas. Was-was. Bila mana Mega akan melakukan balas dendam dengan memakai alat hukum & kekuasaan. Nyatanya Mega tak sedikitpun menyakiti lawan politiknya. Justru ia membentengi orang-orang yang di masa Orde Baru berseberangan dengannya agar tak disakiti serta justru dibantu. Mega memarahi orang yang mencoba menyerang mantan presiden Soeharto. Mega juga menyelamatkan Wiranto saat ingin diadili oleh lembaga PBB atas peristiwa di Timor-Timur. Pun menantu Soeharto, Prabowo yang saat ini menjadi Presiden RI juga dibantunya agar bisa kembali ke Indonesia serta mendapatkan haknya sebagai WNI. Itu sifat asli Mega. Tabah & iklas.















