Aniesyah Strata3

6.3K posts

Aniesyah Strata3

Aniesyah Strata3

@Strata388594

Beigetreten Şubat 2025
97 Folgt28 Follower
Aniesyah Strata3
Aniesyah Strata3@Strata388594·
@secr3thm4nz56 PENJARAKAN..BANGKEE ANJINGG JOKOWI..HG "MEMBUSUKK".. Bambang Tri & Gus Nur yg TDK B'SALAH..hanya krn mempermslhkan ijazahnya;DI PENJARA 6TH+(Bambang Tri)..Gus Nur 3,5TH.. PD SAAT DIA MASIH BERKUASA ! NAH..KLO JELAS YG DIPENJARA TDK SALAH..WAJIB ; ANJINGG JKW DIPENGGAL KPLNYA !!!
Indonesia
1
0
0
294
Aniesyah Strata3 retweetet
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Sudah 24 thn pernyataan Pak JK terkait surga dan neraka bagi pihak-pihak yg bertikai di Poso dan tdk ada masalah karena itu adalah fakta. Kenapa stlh Pak JK minta Jokowi tunjukkan ijazah asli, kok Geng Solo ngamuk ? Ayo mari kita kompak bongkar kasus ijazah Jokowi dan Gibran !!
Indonesia
198
1.5K
4.2K
33.1K
Aniesyah Strata3 retweetet
Salima; Majene-Gane-Kaur 🌶️
Jangan mau terima framing soal JK Sejarahnya dia malah yg jadi tokoh yg mendamaikan konflik Skrg malah mau difitnah sebagai provokator kerusuhan Apa you mau anak cucu you konsumsi pengetahuan sejarahnya dipelintir keluarga Jokowi biadab dan masyarakat Projo nya yg naive naive itu
Indonesia
73
255
786
9.5K
Aniesyah Strata3 retweetet
GENDOET_DJAYENK
GENDOET_DJAYENK@Gendoet3G·
Semoga selamat dunia, Untuk akherat hanya Allah yang maha tahu, tidak berani mendahului takdir.
GENDOET_DJAYENK tweet media
Indonesia
45
157
296
12.3K
Aniesyah Strata3 retweetet
AirinNz_KembaliLagi
AirinNz_KembaliLagi@AirinDatangLagi·
Kenapa sih Keluarga ini Pada suka NGIBUL..⁉️ Dia pikir seluruh Rakyat Indonesia itu Isinya Termul yg mudah dikibulin apa ya..
AirinNz_KembaliLagi tweet media
Indonesia
14
22
43
751
Aniesyah Strata3 retweetet
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Jumat, 11 Juli 2025. Hari itu seharusnya bukan hari yang sunyi. Biasanya, setiap langkah saya ke Polda Metro Jaya diiringi riuh suara, aktivis, wartawan, kamera, pertanyaan, dan energi perlawanan yang hidup. Ada solidaritas. Ada saksi. Ada keberanian yang terasa kolektif. Tapi hari itu, berbeda. Saya datang sebagai Saksi yang statusnya dinaikkan menjadi Terlapor. Sebuah transisi yang bukan sekadar administratif, tetapi penuh tekanan, sangat menekan batin dan jiwa. Siapapun yang mengalaminya, pasti mengharapkan dikawani dengan kebersamaan. Tetapi pagi itu, hanyalah keheningan. Tidak ada kerumunan. Tidak ada wartawan. Tidak ada aktivis yang biasa berdiri di samping saya. POLDA yang biasanya hingar bingar, mendadak seperti ruang hampa. Sunyi yang tidak alami. Sunyi yang terasa “diatur”. Belakangan saya memahami, itu bukan kebetulan. Ada “perintah”. Ada mulut tak terlihat yang melarang siapa pun datang. Melarang kehadiran. Melarang solidaritas. Melarang liputan. Seolah-olah hari itu harus saya jalani dalam kesendirian. Seolah-olah saya harus dibuat tampak sendirian. Pemeriksaan berjalan. Waktu terasa panjang, tapi saya tahu ini bukan sekadar soal hukum. Ini soal tekanan. Soal pesan. Soal siapa yang boleh bersuara, dan siapa yang harus dibungkam. Ketika semua selesai, saya melangkah keluar. Di bawah pohon besar yang biasanya menjadi saksi kebersamaan kami, di seberang Ruang Tahanan POLDA, tempat kami berdiskusi, dan saling berbagi semangat dan bara, Hari itu, pohon itu juga “sepi”. Tapi tidak sepenuhnya kosong. Ada dua orang duduk di sana. Menunggui saya keluar dari ruang pemeriksaan. Rismon. Dan istrinya, Vivian. Hanya mereka. Di tengah larangan. Di tengah tekanan. Di tengah situasi yang membuat banyak orang memilih menyingkir dari saya, Mereka hadir. Dengan sesuatu yang jauh lebih mahal: keberanian untuk tetap berdiri di saat yang lain dipaksa mundur. Sementara yang lain, tak berkutik. Bukan karena tidak peduli. Tetapi karena takut. Karena ditekan. Karena ada garis tak kasat mata yang hari itu tidak boleh dilanggar. Dan di momen itulah saya memahami satu hal: Dalam perjuangan, yang tersisa bukanlah jumlah. Tetapi siapa yang tetap berdiri ketika semua dipaksa pergi. Karena itulah, karena kenangan itulah, saya tidak pernah benar-benar percaya bahwa Rismon adalah penyusup. Saya melihat sendiri. Saya mengalami sendiri. Di saat semua orang menghilang atau dipaksa diam, dipaksa menjauuh, Rismon justru datang. Menemani. Membersamai. Itu bukan sikap seorang penyusup. Itu sikap seseorang yang pernah memilih untuk setia. Maka ketika hari ini banyak yang menilai, menuduh, bahkan menghukumnya tanpa ruang, saya memilih melihat lebih dalam. Saya percaya, apa yang terjadi bukanlah pengkhianatan yang sederhana. Bukan hitam-putih. Ada sesuatu yang lebih manusiawi di baliknya. Cinta. Cinta yang luar biasa pada belahan jiwanya. Yang puluhan tahun ini menemaninya kemanapun pergi. Cinta yang mungkin membawa beban masa lalu, sebuah kesalahan yang pernah terjadi, yang tidak pernah benar-benar selesai. Dan dalam tekanan, dalam situasi yang tidak semua orang pahami, dia mungkin terpaksa mengambil langkah yang dari luar terlihat seperti “berbalik arah”. Padahal bisa jadi. itu adalah bentuk lain dari bertahan. Bukan karena dia tidak tahu mana yang benar. Tetapi karena ada hal yang lebih dalam yang sedang ia lindungi. Kita sering lupa, bahwa di balik setiap keputusan yang tampak “aneh” di permukaan, ada pertarungan batin yang tidak terlihat. Dan tidak semua orang cukup kuat untuk melewatinya tanpa luka. Tetapi begitulah dunia politik bekerja. Dan itu saya pahami dengan baik.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
204
462
2.1K
33.2K
Aniesyah Strata3 retweetet
Habieb Selow
Habieb Selow@WagimanDeep212_·
Kebangkitan kaum Marhaen (Rakyat kecil) dimulai?... ❤️
Indonesia
23
345
1.1K
17.6K
Aniesyah Strata3 retweetet
OMMI 💚
OMMI 💚@siregar_najeges·
👇✅️👍
OMMI 💚 tweet media
QME
4
476
1.7K
10.6K
Aniesyah Strata3
Aniesyah Strata3@Strata388594·
@B4r4_Akb4r Itu Foto Hari Mulyono... yg sengaja "dilenyapkan" oleh..Si MANUSIA OTAK IBLISS
Indonesia
0
0
1
8
Aniesyah Strata3 retweetet
Satria
Satria@B4r4_Akb4r·
Yang kanan jokowi. Kalo yang kiri jokowi juga. Awok awoook... 🤣
Satria tweet media
Indonesia
24
18
62
1.3K
Aniesyah Strata3
Aniesyah Strata3@Strata388594·
@DedynurPalakka Kader PSI(Sumardi) yg MENIKAH/KAWIN..SAMA ANJINGG...APA KBR..?!!! SDH HAMIL BELUM...ISTRINYA...??? KAESANG..YG SEMPAKNYA TERTINGGAL..Di rmh pacar(Felicia Tissue)..SDH DIAMBIL..?!!! Knp tau PACAR HAMIL..SENGAJA KAESANG TINGGAL..?! MORAL BOBROKK..OTAK KRIMINAL HANDLE KETUM PSI..!
Indonesia
0
0
0
17
Dedy Nur
Dedy Nur@DedynurPalakka·
Kemampuan bertahan dan olah jiwa dari Jokowi memang belum ada lawan hingga saat ini. Jadi wajar saja jika dulu saya pernah menulis bawa beliau ini sudah memenuhi syarat jadi tokoh besar Republik Indonesia melampaui semua Presiden yang pernah ada. Ini bukan klaim kosong, lihat saja serangan politik yang dilewatin dengan sangat tenang, kadang acuh tak acuh dan lebih memilih berfokus pada agenda kerja beliau. Kemampuan olah jiwa ini pernah dijelaskan dengan sangat baik oleh bang @Fahrihamzah dalam sebuah podcast yang saya lupa dapat dimana. Yang jelas tokoh-tokoh lain yang sejaman dengan dia belum ada yang punya daya tahan paripurna seperti ini dalam melawan intrik serta DFK yang datang di depan muka dia. Jokowi, bagaimanapun ngga sukanya Anda pada sosok ini, ia adalah teladan yang sangat baik dalam urusan olah jiwa dan raganya.
Dedy Nur tweet media
Indonesia
259
24
129
12.8K
Aniesyah Strata3
Aniesyah Strata3@Strata388594·
@DedynurPalakka JILATT TERUSS...DUBURR BANGKEE ANJINGG JOKOWI...!!! HG NAZAK...TNP AMPUN DI AKHIRAT LOE
Indonesia
0
0
0
13