Reza

41.5K posts

Reza banner
Reza

Reza

@arcticolor

Beigetreten Şubat 2010
526 Folgt431 Follower
Reza retweetet
Acho
Acho@MuhadklyAcho·
Yang sopan dong budiman. Lagian pertanyaan ini kan bisa kamu tanyakan ke dirimu sendiri.
Acho tweet media
Indonesia
82
506
1.4K
19.9K
Reza retweetet
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
Pak, Indonesia itu butuh 9.000 ton paracetamol setiap tahun. Sembilan ribu ton, pak. Itu angka dari Kementerian Kesehatan. Paracetamol yang harganya 2.000 rupiah di warung sebelah, adalah obat paling banyak dikonsumsi di negara kita. Pusing? Paracetamol. Demam? Paracetamol. Pegal habis kerja? Paracetamol. Gak enak badan tapi gak tahu kenapa? Paracetamol juga. Dan kita gak pernah nganggep itu aneh. Sampai aku baca satu hal yang bikin aku "beneran ini?"
Indonesia
92
1.2K
5.9K
455.2K
Reza retweetet
Aisa! ★
Aisa! ★@sorenavistha·
Buat kakak-kakak yang masih tone deaf, ini namanya mencintai tanah kelahiran. I love you versi aku.
Aisa! ★ tweet mediaAisa! ★ tweet mediaAisa! ★ tweet mediaAisa! ★ tweet media
Indonesia
0
4.7K
14.9K
116.2K
Reza retweetet
Reza retweetet
Sarjana Eksu
Sarjana Eksu@SarjanaEksu·
Ekspektasi lu ke rezim skrg nih harus diturunin banget sih. Klo lo bilang lo udah rendah ekspektasinya, harus lu rendahin lagi. Gile cuy. Baru menguat 500 perak aja udah ngerasa si paling kerja dan si paling berjasa😭😭😂😂
Indonesia
24
521
1.8K
18.4K
Reza retweetet
Reza retweetet
Mujab MS
Mujab MS@MSMujab22·
Gini guys, apa yang kita dapat ini bukan taken for granted. Bukan serta merta ada. - Alhamdulillah tata kelola MBG dievaluasi total selama liburan sekolah, setelah korupsinya terbongkar dan protes-protes tata kelola dari awal program ini - Pemerintah anggarkan revitalisasi 71ribu sekolah karena kita protes terus kenapa gak dapur MBG lebih bagus dari sekolah. Prioritas harusnya perbaikan sekolah dulu. - IHSG hijau, Rupiah menguat karena kita konsisten menujukan kekhawatiran kita terhadap situasi dan potensi krisis. Akhirnya banyak intervensi2 moneter dan fiskal, termasuk perbaikan komunikasi publik. Capaian ini bukan hadir karena kita diam, tapi konsisten BERISIK. Ada ribuan mahasiswa yang berdemo, guru-guru berteriak, sampai netizen kayak kita yang konsisten menyuarakan keresahan. Resah itu hak kita sebagai pembayar pajak. Ingat, Pemerintahan bekerja itu BARE MINIMUM. Kalau butuh diapreasiasi; ya lewat pajak yang kita bayarkan.
Indonesia
18
326
684
19.2K
Reza retweetet
tenten
tenten@tentenchan2525·
tenten tweet media
ZXX
116
9.1K
57.2K
728.4K
Reza retweetet
BBC News Indonesia
BBC News Indonesia@BBCIndonesia·
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Indonesia
285
13.5K
21.8K
383K
Reza retweetet
Reza retweetet
Galileo
Galileo@glrhn·
Sistem "war ticket" ini sudah tidak sehat dan menjadikan masyarakat kita terlalu kapitalistis dan konsumeristis. Dikondisikan untuk FOMO. Kita tak bisa lagi menghabiskan uang dengan tenang untuk mendapatkan hiburan berupa konser musik. Kita dibuat panik. Kita dibuat takut. Lalu kita dibuat membeli tiket dengan harga yang tak murah. Entah sampai kapan sistem war ticket ini akan bertahan. Tapi selama masih ada, rasanya gw akan tetap menjaga jarak dengan konser musik. Gw pribadi cuma hanya akan menonton konser musik yang tiketnya bisa dibeli langsung tanpa harus antri. Ibu Dibjo, we miss you.
Indonesia
41
431
984
89.7K
Reza retweetet
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Pejabat yang gajinya & fasilitasnya dari uang pajak rakyat, ditanya soal pengadaan motor listrik yang anggarannya juga dari pajak... malah mengelak. Giliran pas minta pajak mencak2, giliran diminta pertanggungjawaban nolak2? 😌😌
Kompas.com@kompascom

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengelak saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai realisasi anggaran motor listrik. Dengan pengawalan ketat, ia langsung bergegas menuju mobil Toyota Alphard miliknya tanpa memberikan sepatah kata pun, Senin (15/6/2026). ~RS

Indonesia
17
745
1.4K
18.8K
Reza retweetet
Cristian
Cristian@papierlilies·
While The Hot Spot (ホットスポット, 2025) looks like a generic dorama in concept, there's something delightful about the quirky pacing and eccentric tone the series chooses to adopt. (...)
Cristian tweet mediaCristian tweet mediaCristian tweet mediaCristian tweet media
日本語
1
13
134
3.7K
Reza retweetet
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
warga, ini keliatan yg bikin macet bukan mahasiswa ya hehe
TXT DARI JAKARTA tweet media
Indonesia
443
19.3K
56.2K
706.9K
Reza retweetet
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Polda Metro Jaya hari ini, di depan kamera: "Kami bukan musuh mahasiswa. Kami adalah partner. Kami adalah mitra." Lalu mereka umumkan angkanya: Untuk mengawal demo hari ini , 6.675 personel gabungan disiagakan. Prediksi massa aksi? Sekitar 300–500 orang di DPR/MPR. Di Bundaran HI? 80–100 orang. Rasionya: untuk 500 mahasiswa, negara siapkan hampir 13 aparat per orang. Tiga belas. Bukan untuk perang. Bukan untuk bencana. Untuk warga negara yang mau bicara. Dan ini bukan pertama kali. Jumat 12 Juni lalu ,4.151 personel untuk massa yang juga ratusan orang. Setiap minggu angkanya naik. Di saat yang sama, Polda mempersoalkan surat pemberitahuan , apakah mahasiswa sudah lapor sesuai UU No. 9 Tahun 1998 Pasal 10. Tapi Kabid Humas Polda mengakui sendiri dalam konferensi pers hari ini: meski tanpa surat pemberitahuan, polisi tetap melakukan pengawalan. Jadi surat itu wajib atau tidak? Kalau tidak wajib , kenapa dipermasalahkan ke publik? Kalau wajib , kenapa tetap dilayani? 6.675 aparat untuk 500 mahasiswa yang mau bicara. Di negara mana ini disebut "pelayanan"?
Dimar tweet media
Indonesia
198
6.7K
13.1K
245.7K
Reza retweetet
Rumi
Rumi@ledekrepp·
Rumi tweet media
ZXX
87
52.3K
135.5K
1M