CenyBug
465 posts

CenyBug
@cenybug
Internet rabbit hole survivor. Menulis apa yang berhasil saya pelajari.
Jombang, Jawa Timur Beigetreten Aralık 2016
756 Folgt725 Follower

@WID_deliciouz @capcaykuahku Buahlilll 🤪
Tet tot tet
Tet tet tot tot 😭
Indonesia

@dahliaac_ Itu pare ya kak? Gak pernah cobain 😬
Kalau masaknya pro apa masih pahit?
Indonesia

@lalaIostme Itu lokasinya bintang 5 kah kak? Lihat wadahnya macam tema vintage gitu ya?
Apa mahal karena serasa dibawa ke masa lalu kak? 🤣
Indonesia

@akuusijeruk Hebat sekali kak, butuh waktu berapa lama bisa terkumpul 5M? 🤕
Indonesia

@daisymodee Bersiaplah, aku datang 🤠👍
Nih tak bawain cemilan sekalian, yang lain bisa ikutan ambil, jangan berebut ya

Indonesia

Awalnya saya kira jawabannya sederhana.
Ternyata tidak.
Karena kalau ditarik jauh ke belakang, sejarah tinta ternyata lebih tua daripada banyak kerajaan yang pernah ada di bumi.
Sekitar 4.500 tahun lalu, orang Mesir kuno sudah menulis menggunakan tinta dari campuran jelaga, air, dan getah tanaman. Bisa dibilang sebagian sejarah manusia pertama kali ditulis menggunakan "asap yang ditangkap".
Ribuan tahun kemudian manusia terus bereksperimen mencari tinta yang lebih awet. Sampai akhirnya muncul tinta sepia, yang namanya berasal dari sotong atau cumi-cumi.
Ya, pertanyaan anak tadi ternyata tidak sepenuhnya salah.
Saat terancam, cumi-cumi menyemprotkan tinta untuk mengacaukan predator. Entah siapa orang pertama yang melihat itu lalu berpikir, "kayaknya bisa dipakai buat nulis", tapi ternyata memang dipakai.
Selama berabad-abad tinta dari cumi-cumi digunakan untuk menggambar dan menulis. Namun jumlahnya terbatas dan kualitasnya tidak selalu konsisten.
Manusia lalu beralih ke tinta lain yang dibuat dari campuran garam besi dan benjolan pada pohon ek akibat serangga. Kedengarannya seperti resep ramuan penyihir, tapi selama ratusan tahun itulah tinta yang dipakai untuk banyak dokumen penting.
Sampai akhirnya revolusi industri dan perkembangan kimia memungkinkan pembuatan tinta sintetis dalam jumlah besar. Dari sinilah lahir tinta modern yang sekarang kita temukan di pulpen sehari-hari.
Jadi jawaban untuk pertanyaan anak tadi adalah:
tinta pulpen modern bukan berasal dari cumi-cumi.
Tapi kalau pertanyaannya apakah cumi-cumi pernah menjadi bagian dari sejarah tinta manusia?
Jawabannya: iya.
Dan semakin dipikir-pikir, cukup lucu juga bahwa sebagian sejarah peradaban manusia mungkin bisa dibaca hari ini karena ada seseorang ribuan tahun lalu yang melihat cumi-cumi menyemprot tinta lalu berkata,
"Kayaknya itu bisa dipakai buat nulis." 🦑✒️
Indonesia

Tadi lagi nemenin anak nonton YouTube.
Di layar ada cumi-cumi yang tiba-tiba menyemprotkan tinta hitam untuk kabur dari predator.
Anak saya langsung bertanya:
"Pa, tinta itu dipakai di pulpen juga?"
Saya spontan jawab,
"Nggak."
Tapi beberapa detik kemudian malah kepikiran sendiri.
Lho, memangnya tinta pulpen pertama dibuat dari apa ya?
Karena penasaran, saya iseng cari tahu.
Ternyata pertanyaan sederhana itu membawa saya ke perjalanan ribuan tahun sejarah manusia. Mulai dari jelaga api, pohon yang diserang serangga, cumi-cumi yang sedang panik, sampai tinta modern yang sekarang kita pakai sehari-hari.
Jadi sebelum lupa, saya catat di sini.
🧵
Indonesia




























