Angehefteter Tweet
eraef
28.1K posts

eraef
@cikinsausntar2
Memento Vivere
Colomadu, Karanganyar Beigetreten Aralık 2011
833 Folgt621 Follower
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet

Tentara, Kok, Takut pada Film
tempo.co/politik/pembub…
Indonesia
eraef retweetet

Nicolae Ceaușescu - Pemimpin yang terlalu lama hidup di dunia palsu
Selama bertahun-tahun, Nicolae Ceaușescu percaya rakyat mencintainya. Karena semua orang di sekelilingnya terus bilang begitu. Sampai suatu hari, rakyat mencemoohnya langsung di depan kamera.
Ini adalah kisah tragis tentang bagaimana seorang pemimpin bisa benar-benar buta terhadap realita rakyatnya sendiri karena terlalu lama hidup dalam gelembung pujian dan kebohongan.
Awalnya adalah Harapan
Pada tahun 1960-an hingga 70-an, Nicolae Ceaușescu sebenarnya sempat populer. Ia dipuji dunia Barat karena terlihat lebih independen dari Uni Soviet, dan rakyat Romania awalnya percaya bahwa ia akan membawa perubahan besar. Namun, seiring berjalannya waktu, kekuasaan mengubahnya menjadi sosok yang terobsesi pada loyalitas dan pencitraan.
Dunia dalam Sandiwara
Lama-kelamaan, Romania berubah menjadi panggung sandiwara raksasa. Media hanya menjadi alat propaganda yang memajang wajahnya di mana-mana, dan istrinya, Elena, dipuja-puja sebagai ilmuwan besar meski gelarnya hasil manipulasi politik.
Di tingkat pemerintahan, terjadi fenomena yang berbahaya:
- Ketakutan Berkata Jujur: Karena polisi rahasia (Securitate) sangat brutal, tidak ada pejabat yang berani membawa kabar buruk.
- Realita Palsu: Ceaușescu hanya melihat versi Romania yang indah-indah saja dari para penjilatnya, sementara rakyat sebenarnya sedang menderita luar biasa.
Penderitaan di Balik Layar TV
Pada 1980-an, ekonomi Romania hancur karena obsesi Ceaușescu melunasi utang luar negeri. Caranya sangat brutal, bahan pangan diekspor besar-besaran sementara rakyat harus antre roti, listrik dibatasi, dan pemanas rumah dikurangi. Ironisnya, di televisi nasional, berita selalu menunjukkan produksi yang meningkat dan rakyat yang bahagia . Ceaușescu hidup di dunia di mana semua orang selalu bilang, “Rakyat mencintaimu” padahal kebencian sudah memuncak di mana-mana.
Momen Ilusi Itu Pecah: “Alo... Alo...”
Puncaknya terjadi pada 21 Desember 1989. Dalam sebuah pidato besar yang dirancang untuk menunjukkan dukungan rakyat, sesuatu yang tak terduga terjadi, massa mulai mencemoohnya.
Rekaman sejarah menunjukkan momen yang sangat sureal, Ceaușescu terlihat bingung dan terus berkata, "Alo... Alo..." ke arah mikrofon. Ia mengira pengeras suaranya yang rusak, padahal yang sedang hancur adalah ilusi yang selama ini melindunginya. Untuk pertama kalinya, sang diktator sadar bahwa rakyat sebenarnya membencinya.
Kejatuhan yang Kilat
Setelah momen di balkon tersebut, segalanya runtuh dalam hitungan hari. Demonstrasi meluas, militer goyah, dan Ceaușescu bersama istrinya mencoba kabur dengan helikopter namun tertangkap. Pada Hari Natal 1989, sosok yang selama puluhan tahun dianggap tak tersentuh itu akhirnya dieksekusi setelah pengadilan militer yang singkat.
Kisah ini menjadi pengingat sejarah tentang betapa mematikannya sebuah “echo chamber” atau ruang gema kekuasaan yang hanya berisi pujian tanpa kebenaran.


Indonesia
eraef retweetet

Saya coba rangkumkan yang saya dapat dari media tentang Haji Isam.
*Haji Isam membangun Jhonlin Group dari bisnis hauling & tambang batu bara di Kalimantan, lalu berkembang jadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia.
*Dekat dengan elite lintas rezim, dari era Jokowi hingga Prabowo.
* Sering dikaitkan dengan proyek food estate & pembukaan lahan skala besar di Merauke, Papua
* Pernah diperkenalkan langsung oleh Prabowo kepada investor Jepang di Istana
* Pengaruhnya besar di sektor SDA, terutama Kalimantan & Papua
* Sering disebut sebagai salah satu “bohir” politik paling kuat di belakang layar Indonesia saat ini

Indonesia
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet
eraef retweetet

Bohong, kamu bohong~~~
tempo.co@tempodotco
Prabowo: Saya Bertanggung Jawab Jika Rakyat Kelaparan
Indonesia
eraef retweetet
eraef retweetet





















