cinggaro®

359.9K posts

cinggaro® banner
cinggaro®

cinggaro®

@cinggaro

RESTART, jalani apa yang bisa kujalani dan FINISH tanpa penyesalan!!!

jakarta selatan Beigetreten Temmuz 2012
5.5K Folgt11.2K Follower
cinggaro®
cinggaro®@cinggaro·
@nakaharadz baca buku-bukunya yang jadi inspirasi dunia, lihat sejarah dan keberaniannya... soal dia suka wanita, semua manusia selalu punyai sisi gelapnya, tak ada yang sempurna.
Indonesia
0
0
0
35
danerys
danerys@nakaharadz·
Menurut gw kalau Soekarno hidup di jaman sekarang beliau cuma abang abangan fisip yang pura pura kiri buat deketin cewe cewe aja
Indonesia
169
1.7K
14.8K
337.3K
cinggaro® retweetet
Toby Malau
Toby Malau@tp_cm·
Perlu diingat bahwa Soekarno itu membangun algemenee studie club, yg lalu berkembang menjadi PNI, satu-satunya partai yang masih bertahan sampai sekarang (PDIP). Menulis buku: Indonesia menggugat, pemuda kembali, Nasakom, di bawah bendera revolusi jilid 1 & 2, sarinah, islam sontoloyo, etc. Merumuskan pancasila, trisila, ekasila, marhaenisme, teks proklamasi, etc. Diburu dan dipenjara belanda, tapi tidak lari ke luar negeri kayak tan malaka Melakukan semua itu bukan untuk direduksi dan dikerdikalkan oleh sekumpulan mba-mba edgy skena open minded yang DEMO LAWAN PRABOWO AJA KALAH. Soekarno membangun PNI, bukan malaka project.
danerys@nakaharadz

Menurut gw kalau Soekarno hidup di jaman sekarang beliau cuma abang abangan fisip yang pura pura kiri buat deketin cewe cewe aja

Indonesia
18
136
577
18.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Kantor kalian gimana guyss?? Yang nyuruh OB nyuci piring lu kebangetan gk sih??
Lambe Saham tweet media
Indonesia
284
11
327
93.8K
cinggaro® retweetet
Miftah Rizaq
Miftah Rizaq@miftahrizaq_·
Saya adalah orang yang sejak remaja sampai beberapa tahun belakangan ini berpikir, “Ngapain sih ngegym? Ngapain ke tempat gym? Fitnes biar berotot gede-gede gitu? Mau jadi tukang pukul? Mahal, harus minum ini, makan itu, buang-buang waktu. Belum lagi katanya banyak orang-orang aneh di sana.” Dan pikiran-pikiran seperti itu saya pegang cukup lama. Sampai akhirnya saya sadar, saya membatasi diri dari sesuatu yang bahkan belum pernah saya ketahui. Saya menilai tanpa benar-benar mengenal. Sebagai manusia, kita kadang memang seperti itu. Ketidaktahuan yang bercampur dengan ego, pelan-pelan berubah jadi penolakan. Dan anehnya, penolakan itu terasa seperti kebenaran. Beberapa waktu belakangan, karena dorongan dan ajakan dari istri, saya mencoba. Untuk pertama kalinya saya masuk ke tempat gym, dengan pikiran dan perasaan yang campur aduk. Fase perkenalan itu tidak sebentar. Masih ada penolakan di kepala saya. Masih ada tanya yang berulang-ulang datang. “Untuk apa?” “Efeknya apa?” “Manfaatnya apa buat saya?” Saya tidak langsung merasa cocok. Tidak langsung merasa ini adalah tempat saya. Tapi saya mencoba membuka pikiran. Membuka diri. Pelan-pelan mencari tahu apa yang bisa, perlu, dan sebaiknya saya lakukan. Dan ternyata, tidak ada satu pun ketakutan saya yang benar-benar terjadi. Semuanya berjalan baik. Bahkan sangat baik. Tidak semahal yang saya bayangkan. Tidak serumit yang saya pikirkan. Dan tidak ada orang-orang aneh seperti yang dulu ada di kepala saya. Di situ saya tersadar, bahwa selama ini pikiran sayalah yang menghambat saya sendiri. Sekarang saya mencoba rutin berolahraga, terutama gym. Bukan untuk membentuk badan sampai besar dan berotot. Tapi karena saya mulai mengerti, bahwa badan dan pikiran yang sehat adalah investasi paling nyata dalam hidup. Dan mungkin, ini bukan hanya soal gym. Tapi tentang bagaimana kita sering menutup diri dari sesuatu hanya karena belum mengenalnya.
Indonesia
1
4
14
1.1K
cinggaro®
cinggaro®@cinggaro·
kirain dipisah dari kementerian agama kementerian haji akan diisi oleh menteri/wamen dan pejabat cerdas + mumpuni... outputnya malah WAR TIKET IBADAH HAJI! 🤭 #auahelap
Indonesia
0
0
1
11