cloudx
889 posts

cloudx
@cloudx148
Kerja 9-5, invest 24/7 Crypto investor yang lebih sering diam dari bicara Tapi kalau posting worth dibaca
Jakarta Selatan, DKI Jakarta Beigetreten Şubat 2026
656 Folgt818 Follower

10. AI Agents — AI yang Bisa Ngerjain Tugas
LLM biasa:
→ lo tanya
→ dia jawab
→ selesai
AI Agent:
→ lo kasih tujuan
→ dia mikir langkah
→ pakai tools
→ cek hasil
→ ulang sampai selesai
Ini bukan sekali jalan. Tapi loop kerja.
Siklus agent:
pahami tujuan
→ tentukan langkah berikutnya
→ pakai tool
→ lihat hasil
→ evaluasi
→ ulang sampai selesai
Tools yang bisa dipakai:
→ web search
→ eksekusi kode
→ baca/tulis file
→ API
→ database
→ email & kalender
→ browser
Contoh real:
debugging agent
→ baca error
→ cari file terkait
→ nemuin bug
→ bikin fix
→ run test
→ masih gagal
→ cek test yang error
→ perbaiki lagi
→ test lolos
→ selesai
AI = otak
Tools = tangan
Kenapa ini susah dibangun?
Karena tiap langkah punya kemungkinan gagal.
Kalau 3 langkah aja masing-masing 90% akurat → hasil akhir cuma ~72%
Kalau 10 langkah → jatuh jauh banget
Makanya tantangan terbesar di agent itu bukan “bikin agentnya”, tapi bikin dia reliable.
⸻
Kalau lo baru mulai belajar AI, urutan paling masuk akal itu:
→ Tokens
→ Embeddings
→ Attention
→ Transformers
→ LLMs
→ Hallucination
→ Temperature
→ Context Window
→ RAG
→ Agents
Ini bukan 10 topik acak.
Ini satu peta utuh cara kerja AI modern.
Begitu nyambung semuanya, AI nggak lagi terasa kayak sihir.
Tapi kayak mesin yang bisa lo arahkan.
Dan di titik itu, lo mulai beneran bisa build sesuatu yang kepake.

Indonesia

Kalau lo mulai belajar AI tanpa ngerti fondasinya, lo lagi bangun gedung di atas pasir… kelihatan sibuk, tapi gampang runtuh.
Andrej Karpathy bilang: “10.000 jam itu kuncinya.”
Tapi yang jarang dibahas, 1.000 jam pertama itu yang paling nentuin arah hidup lo di AI.
Soalnya kebanyakan orang:
ngoding dulu, baru ngerti belakangan
bikin agent dulu, baru sadar limit token
launch produk dulu, baru paham modelnya nggak segila itu
Akhirnya capek sendiri, tapi nggak naik level.
Yang cepet “jadi” di AI bukan yang paling rajin ngetik kode.
Tapi yang ngerti peta sebelum jalan.
Ini 10 konsep yang bakal bikin 1.000 jam pertama lo nggak kebuang sia-sia ↓
Indonesia

120+ AI tools yang bikin otak ngerasa “ini beneran real apa sih?” 🤯
Dari nulis, desain, coding, sampe bikin video… semuanya sekarang bisa dikerjain dalam hitungan detik.
Yang dulu butuh tim, sekarang cukup satu laptop + AI.
Pertanyaannya cuma satu:
kamu mau jadi penonton, atau yang pake alatnya? 🚀
1. Ideas
- Claude
- ChatGPT
- Bing Chat
- Perplexity
- Copilot
2. Website
- Dora
- 10Web
- Framer
- Unicorn
- Style AI
3. Writing
- Jasper
- HIX AI
- Longshot
- Textblaze
- Jenny AI
4. Meeting
- Tldv
- Krisp
- Otter
- Fathom
- Sembly AI
5. Chatbot
- Droxy
- Chatbase
- Chatsimple
- CustomGPT
- Mutual info
6. Automation
- Make
- Zapier
- Xembly
- Bardeen
- Levity
7. UI/UX
- Figma
- UiMagic
- Uizard
- InstantAI
- Penpot
8. Image
- Dreamina AI
- Leap AI
- Midjourney
- Stability AI
- Fotor
9. Video
- Dreamina AI
- HeyGen
- InVideo
- Eightify
- Morphstudio xyz
12. Audio
- Lovo ai
- Eleven labs
- Songburst AI
- Adobe Podcast
- Resemble AI
13. Presentation
- Decktopus
- Slides AI
- Pitch
- Designs AI
- Beautiful AI
14. SEO
- VidIQ
- Seona AI
- BlogSEO
- Keywrds ai
- Semrush
15. Design
- Canva
- Flair AI
- Designify
- Clipdrop
- Magician design
16. Logo Generator
- Looka
- Designs AI
- Brandmark
- Stockimg AI
- Namecheap
17. Prompts
- FlowGPT
- Alicent AI
- PromptBox
- Promptbase
- Snack Prompt
18. Productivity
- Merlin
- Tinywow
- Notion AI
- Adobe Sensei
- Personal AI
19. Marketing
- Pencil
- Ai-Ads
- AdCopy
- Simplified
- AdCreative
20. Twitter
- Typefully
- Tweetlify
- Tapilo
- Hypefury
- TweetHunter
Kalau lo pengen dapet lebih banyak insight kayak gini, stay di sini dulu gue bakal sering share yang kepake banget 🚀 follow gue ya 😸

Indonesia

Ini mungkin salah satu trik AI paling berguna yang gue lihat minggu ini.
Bukan membuat Claude Code lebih pintar.
Tapi membuatnya meragukan jawabannya sendiri.
Alih-alih langsung memberikan hasil, Claude dipaksa mengecek, mengaudit, dan mengkritik pekerjaannya sebelum menyerahkannya.
Terdengar sederhana.
Tapi ini adalah langkah kecil menuju AI yang bisa memperbaiki dirinya sendiri.
Menurut lo, apakah AI yang bisa meninjau pekerjaannya sendiri akan menghasilkan output yang lebih baik daripada manusia rata-rata?
Indonesia

Gue baru sadar ada orang yang nemu cara ngurangin biaya AI dengan cara yang absurdly sederhana.
Dia beli sebuah Mac Mini M4 seharga $599.
Awalnya gue mikir, "oke, paling buat setup estetik di meja."
Ternyata bukan.
Dia capek bayar langganan AI yang terus numpuk tiap bulan. Claude, ChatGPT, Cursor, API, dan tool lainnya bikin tagihannya tembus $459 per bulan.
Lalu dia pindahin sebagian besar workflow AI-nya ke lokal.
Cuma pakai Mac Mini M4 + Ollama + Open WebUI + model seperti Qwen, DeepSeek, dan Llama.
Dan hasilnya?
Biaya AI bulanannya turun dari $459 jadi cuma sekitar $23.
Yang bikin gue kagum bukan angka penghematannya.
Tapi fakta bahwa sebuah kotak kecil senilai $599 di atas meja sekarang bisa nulis, ngoding, bikin rangkuman, cari informasi, sampai menjalankan workflow pribadi tanpa harus terus-terusan bergantung ke cloud.
Kalau dihitung setahun:
💸 Setup cloud penuh: $5.508/tahun
🖥️ Mac Mini M4: $599 sekali beli + listrik sekitar beberapa dolar per bulan
Bahkan kalau mesin kecil itu cuma mengerjakan 70-80% pekerjaan AI harian, hitungannya tetap masuk akal banget.
Cloud AI masih punya tempat untuk tugas yang paling berat.
Tapi setelah lihat apa yang bisa dilakukan Mac Mini M4 sekarang, bayar penuh untuk semua layanan AI setiap bulan mulai terasa... agak sulit dibenarkan.
Apakah local AI bakal jadi tren terbesar yang diam-diam meledak di 2026?
Indonesia








