RJT↙️

42.3K posts

RJT↙️ banner
RJT↙️

RJT↙️

@joglodejava

menghadirkan eksotisme hunian Anda..... call atau WA +62 813 5773 1779 https://t.co/Iz4d0Vk0qU

workshop bulakan, sukoharjo Beigetreten Şubat 2013
7.3K Folgt2.5K Follower
Angehefteter Tweet
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
🙏🙏🙏 Welcome to griyadjatikusuma
Filipino
7
7
60
0
annie 𓅮
annie 𓅮@bebekhermes·
Aku islam, tapi cabeku tidak🥲
annie 𓅮 tweet media
Indonesia
441
554
6.1K
137.7K
Yaya
Yaya@yourbestieright·
Malam best.. Baru pulang kerja nih. Akulah yang kerja ditanggal merah itu
Yaya tweet media
Indonesia
23
2
100
1.5K
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
Jualan Nasi Goreng di Majenang, Wanita Ini Diduga Bawa Kabur Uang Arisan Ratusan Juta ... Majenang – Dunia maya dihebohkan dengan kabar dugaan penggelapan dana arisan oleh seorang wanita bernama Rose Begum. Wanita ini belakangan aktif berjualan nasi goreng dengan merek nasi goreng ABIL di Jalan Dr. Soetomo No. 65, samping notaris Feri, sebelum warung Djowo, wilayah Majenang. Dari unggahan yang viral di dua grup media sosial berbeda, Rose diduga membawa kabur uang arisan yang dikelolanya. Jumlahnya disebut mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Rose membuat grup arisan dengan sistem ketat. Peserta yang keluar dianggap hangus uangnya dan masuk daftar hitam. Tidak ada sistem talang menalang. Iuran administrasi bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp700 ribu per orang. Satu peserta mendapat gratis adm. Namun belakangan terungkap bahwa beberapa nama di sana ternyata juga adalah Rose sendiri. Hal ini menjadi indikasi kuat adanya nama fiktif untuk menggembungkan jumlah peserta. Transfer dilakukan ke rekening BRI, Mandiri, dan BCA atas nama Roshinta Delfi Indriyanti. Daftar Korban dan Nominal yang Dibawa Kabur Berikut rincian uang yang diduga dibawa kabur oleh Rose berdasarkan data yang beredar: 1. Silvia: belum ditransfer Rp22.000.000 2. Sherly: Rp3.000.000 3. Bu Yen: Rp20.000.000 4. Dita: Rp25.900.000 5. Ida (Shaqila) asal Magelang: Rp9.300.000 6. Sulis: Rp1.000.000 7. B1 & B2 (mingguan): sudah masuk Rp600.000 dari target Rp1.000.000 8. Bisma & Prayuda: sudah masuk Rp1.600.000 dari target Rp2.000.000 9. Ririn: Rp3.000.000 10. Adelia: Rp4.000.000 11. Rosi Sindu: Rp15.000.000 12. Rizky: Rp15.000.000 13. Reza: Rp6.000.000 14. Eka: Rp3.000.000 15. Yuni: Rp15.000.000 16. Yunus: Rp800.000 17. Umay: Rp1.000.000 18. Habibah: Rp3.000.000 19. Eka (Ida & Sigit) KBM: Rp2.400.000 20. Ziofan: Rp3.000.000 21. Fuzie: Rp1.800.000 22. Siti: Rp2.400.000 23. Syifa (Nicky Yuni): Rp9.500.000 24. Nafisah: Rp2.400.000 25. Lintang: Rp2.000.000 26. Azlan: Rp2.000.000 Total dari daftar di atas saja sudah mencapai lebih dari Rp170 juta, belum termasuk peserta lain yang tidak tercantum. Bukan Pertama Kali, Dikenal Sebagai Eks Karyawan Solaria Warga Majenang menyebut bahwa Rose bukanlah wajah baru di dunia kuliner. Ia diketahui pernah bekerja sebagai karyawan Solaria sebelum akhirnya membuka usaha nasi goreng. Promosi nasi gorengnya masih aktif dengan klaim gratis ongkir area Majenang dan buka dari jam 16.00 hingga 01.00 dini hari. Di balup gerobak nasi goreng itu, puluhan anggota arisan kini gigit jari. Korban Tak Mau Lapor Polisi Hingga kini para korban enggan melapor ke polisi. Bukan karena takut, melainkan karena kondisi keuangan mereka yang sudah habis. Mereka khawatir jika melapor, proses hukum akan memakan biaya tambahan. Sementara uang yang hilang kemungkinan besar tidak akan kembali meskipun pelaku ditangkap. Dalam unggahan tersebut dituliskan bahwa korban tidak mau lapor polisi karena takut tambah biaya, sedangkan uang sudah pada habis-habisan. Jika lapor ke polisi lalu pelaku ditangkap, uang tetap tidak akan kembali. Unggahan viral itu ditutup dengan seruan agar siapa pun yang tahu informasi tentang orang ini segera melapor. Warga yang melihat pelaku diminta mengabari akun penyebar informasi. Warga sekitar diimbau waspada dan segera menghubungi pihak berwajib atau korban jika melihat aktivitas mencurigakan. Berbagai sumber
RJT↙️ tweet media
Indonesia
0
0
0
43
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
6877 dapur makan bergizi terancam ditutup Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan ada potensi penutupan satuan pelayanan pemenuhan gizi atau dapur makan bergizi gratis sebanyak 6877 titik. Menurut Mensesneg arahnya pasti ke penutupan. Namun belum bisa dikatakan sekarang ditutup atau tidak. Sedang ditata dan diinventarisir. Ungkap Mensesneg belum lama ini. Akan di cek dulu sesuai standar SOP atau tidak. Yang jelas makan bergizi gratis di daerah terluar, tertinggal dan terdepan adalah prioritas. Jumlah sppg pada rencana awal hanya 21.000 namun sekarang ada 27.877 . Berarti membengkak 6877 titik. Itu merupakan pemborosan anggaran Rp 1 Triliun per bulan. Diperkirakan itu hasil jual beli titik sppg selama ini oleh pejabat lama badan gizi nasional. Padahal tak sedikit yang mendirikan dapur mbg dengan modal utang bank dengan harapan modal segera kembali. #jadikanharimusemangat #haribaruhari2mu
RJT↙️ tweet media
Indonesia
0
0
0
11
mhy
mhy@xr0shy·
ngetweet banyak tapi gaada yang liat, dikacangin semua.
mhy tweet media
Indonesia
178
8
105
3K
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
Tegalgubug Lor mencium aroma menyengat dan menemukan karung berisi mayat tersebut. Evakuasi segera dilakukan oleh Polresta Cirebon dan Tim Inafis. Isak tangis keluarga pecah di Rumah Sakit Bhayangkara saat proses identifikasi memastikan bahwa jenazah tersebut adalah IF. JEJAK DIGITAL YANG BERBICARA DAN PENANGKAPAN Meski pelaku berusaha memusnahkan bukti fisik, mereka tidak bisa menghapus jejak digital. Satreskrim Polresta Cirebon bergerak cepat menelusuri riwayat komunikasi Facebook korban dan melacak riwayat pergerakan sinyal ponsel. Data elektronik tersebut dengan terang-benderang menuntun polisi kepada CH. Tepat seminggu setelah eksekusi, pada Jumat, 10 Mei 2024, CH dan FH berhasil diringkus di tempat persembunyian mereka. Ironisnya, saat ditangkap, laptop dan ponsel yang menjadi alasan utama hilangnya nyawa IF ternyata belum sempat dijual. Barang-barang itu disita dalam keadaan utuh dan justru menjadi barang bukti utama. Kedua pelaku kini harus berhadapan dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, yang membawa ancaman hukuman maksimal berupa hukuman mati. Pihak keluarga, yang kehilangan sosok tumpuan harapan mereka, dengan tegas menuntut keadilan tertinggi atas kejahatan di luar batas kemanusiaan ini. REFLEKSI KASUS Kisah IF menjadi sebuah tamparan realitas tentang betapa berbahayanya ilusi keakraban di era digital. Kejahatan yang sangat rasional, dingin, dan terencana ini memperlihatkan kengerian ketika nilai sebuah kehidupan direduksi hanya demi materi sesaat, di mana empati mati bahkan sebelum pembunuhan terjadi. Ancaman paling fatal sering kali tidak datang dengan wajah yang menyeramkan, melainkan menyusup lewat tawaran kebaikan di saat kita sedang membutuhkannya. Menanamkan sikap skeptis dan menetapkan batas privasi yang tegas di dunia maya bukanlah bentuk keangkuhan, melainkan bentuk pertahanan diri yang paling mendasar untuk menyayangi kehidupan kita sendiri. Kisah ini menjadi pengingat bahwa rasa aman tidak boleh hanya bergantung pada kepercayaan. Untuk kamu yang sering bepergian sendiri, pulang malam, tinggal di kos, atau sering bertemu orang baru, membawa alat kecil seperti alarm pribadi bisa menjadi langkah sederhana untuk berjaga-jaga.
Indonesia
0
0
0
56
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
Seorang perempuan muda berinisial IF berusia (22 tahun) asal Desa Panguragan Wetan, Kabupaten Cirebon. Dikenal santun dan pendiam, IF tengah menjalani kehidupan mandiri dengan menyewa tempat indekos di wilayah Majalengka. Sebagai anak muda yang hidup merantau, ia aktif menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan mencari hiburan. Di tempat lain, seorang pemuda berinisial CH (21 tahun) dari Desa Susukan, Cirebon, tengah menghadapi masalah finansial. Alih-alih mencari jalan keluar yang baik, CH memendam niat kriminal terencana untuk merampas barang berharga milik orang lain. Ia menjadikan Facebook sebagai "medan berburu" dengan menyasar perempuan muda. Sekitar lima bulan sebelum malam kejadian, CH mengirimkan permintaan pertemanan kepada IF. Setelah diterima, CH mulai melancarkan strategi cyber-grooming. Melalui pesan singkat, ia secara konsisten memposisikan diri sebagai teman mengobrol yang ramah dan penuh perhatian. Selama lima bulan penuh, interaksi mereka murni terjadi di balik layar tanpa pernah melakukan panggilan video atau bertemu langsung. Rasa percaya IF pun perlahan terbangun. TIGA LAPIS UMPAN KEBAIKAN Memasuki awal Mei 2024, CH mulai mengeksekusi rencananya. Ia tahu bahwa mahasiswa atau pekerja muda yang tinggal di kos biasanya memiliki laptop dan ponsel genggam. Pada hari yang sama, CH mengirimkan pesan jebakan kepada tiga akun perempuan berbeda. Untuk memancing korbannya keluar, CH menggunakan tiga lapis umpan manipulatif: ia menawarkan bantuan untuk mengerjakan tugas, meminjamkan fasilitas Wi-Fi gratis di rumahnya, dan berjanji mentraktir makanan kekinian, "Mie Gacoan". Dari ketiga target tersebut, dua orang menolak. Malangnya, IF yang memang sedang membutuhkan akses internet untuk menyelesaikan tugasnya, merespons positif tawaran yang tampak seperti niat baik tersebut. PERTEMUAN PERTAMA YANG BERUJUNG PETAKA Pada Jumat malam, 3 Mei 2024, sekitar pukul 21.00 WIB, rencana penjemputan dilakukan. CH datang menjemput IF di tempat kosnya di Majalengka. Malam itu adalah kali pertama mereka bertatap muka secara langsung. CH bersikap sangat tenang dan wajar, membuat IF sama sekali tidak menangkap sinyal bahaya. Karena berniat mengerjakan tugas, IF membawa tas berisi laptop dan ponselnya. Keduanya kemudian berboncengan sepeda motor, meninggalkan Majalengka menembus sepinya malam menuju rumah CH di Cirebon. IF mengira ia sedang ditemani oleh teman baiknya, tanpa menyadari bahwa ia sedang dibawa menuju perangkap maut. EKSEKUSI TERENCANA DI BALIK PINTU Setibanya di rumah CH di Desa Susukan, seorang rekan pelaku berinisial FH (21 tahun) ternyata sudah bersiap menunggu. Untuk mempertahankan ilusi keamanan, CH dan FH menyambut IF dengan sangat ramah, mempersilakannya masuk hingga ke dalam sebuah kamar. Tragedi sesungguhnya terjadi saat IF lengah. CH tiba-tiba menghantam kepala Indah menggunakan balok kayu yang memang sudah disiapkan sebelumnya. Pukulan keras itu membuat IF seketika ambruk dan kehilangan kesadaran. Dalam kondisi korban yang tak berdaya, nurani kedua pemuda itu hilang sepenuhnya. FH, yang awalnya pasif, ikut berpartisipasi dalam kekejian tersebut. Mereka diduga melakukan tindakan tidak senonoh dan kekerasan terhadap IF. Setelah itu, korban mengalami serangan fisik yang membuatnya kehilangan nyawa. Misi utama perampokan pun dijalankan. Laptop, ponsel, dan barang berharga milik IF dirampas malam itu juga. USAHA SIA-SIA MENGHAPUS JEJAK Setelah memastikan korban tewas, CH dan FH berusaha mengaburkan bukti. Mereka menanggalkan pakaian IF, mengikat tangan dan mulutnya, lalu memasukkan jenazahnya ke dalam karung secara paksa. Menjelang Sabtu dini hari, karung tersebut dibuang ke aliran Sungai Tegalgubug Lor yang tak jauh dari lokasi kejadian, dengan harapan jenazah akan hanyut dan hilang. Sementara itu, keluarga IF dilanda kepanikan karena kehilangan kontak sejak Jumat malam. Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya pada Minggu sore, 5 Mei 2024, warga sekitar Sungai
RJT↙️ tweet media
Indonesia
1
0
0
71
𓃺
𓃺@illvvinati·
Buset di Jogja naik gojek 50ribu bisa buat 5 kali 😭🤙
𓃺 tweet media
Indonesia
68
5
152
4.4K
Nath
Nath@liclerc·
mau nyari mutual lagii, yang lihat boleh rep/rt yaa bub #moots
Indonesia
124
5
45
2.1K
Erlina N.A
Erlina N.A@eeeerll·
gaess kalo baru 119k, untuk mencapai 5 MILIAR gimana caranyaaa?😭👋🏼
Erlina N.A tweet media
Indonesia
110
3
48
4.1K
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
Polisi Mengungkap Kasus Pembunuhan yang Terjadi di Wilayah Cibodas, Kota Tangerang Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Cibodas, Kota Tangerang, dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/6/2026) dini hari di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, yang mengakibatkan seorang pemuda berinisial G meninggal dunia akibat luka tusuk. (jurnalpolisi.co.id) Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Jatiuwung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengidentifikasi pelaku. Berkat kerja cepat aparat, terduga pelaku berinisial MAF (27) berhasil diamankan dalam waktu kurang dari satu hari setelah kejadian. (jurnalpolisi.co.id) Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Saat ini, pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. (jurnalpolisi.co.id) Keberhasilan pengungkapan kasus dalam waktu singkat ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban dan warga Kota Tangerang. (jurnalpolisi.co.id) Berikut narasi yang dapat ditambahkan pada pemberitaan atau unggahan media sosial: Imbauan kepada Masyarakat Polres Metro Tangerang Kota mengimbau seluruh masyarakat untuk turut membantu proses penegakan hukum dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan terduga pelaku penusukan yang terjadi di wilayah Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Bagi warga yang melihat, mengetahui, atau menjumpai terduga pelaku, diharapkan segera melaporkan kepada kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan kepolisian agar dapat segera dilakukan tindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan guna mempercepat proses penangkapan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian. "Apabila ada warga yang mengetahui informasi terkait keberadaan terduga pelaku, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses penyelidikan dan penegakan hukum," demikian imbauan aparat kepolisian. Dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum, diharapkan pelaku dapat segera diamankan sehingga proses hukum dapat berjalan dengan cepat, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat Kota Tangerang.
Indonesia
0
0
0
49
sany
sany@seaasany·
semoga bisa 5M sebelum tanggal 19 biar bisa ikut payout kaya orang orang😭
sany tweet media
Indonesia
157
10
102
8.2K
Misuh misuh dari dulu
Misuh misuh dari dulu@ngapa_ya23·
Akhirnya 1M pertama setelah setengah bulan aktif di X. Senang sekali rasanya. Walaupun masih jauh tetap harus berusaha. Mudahan yang membaca ini bisa mencapai apa yang diharapkan juga.
Misuh misuh dari dulu tweet media
Indonesia
34
0
20
585
S R I N T I L
S R I N T I L@easykshwins·
Ya Allah makasih banyak, temen2 jg makasih ya. Aq kaget da ga nyangka secepat ini. 😭🙏 Bingung mo ngomong apah, habis ini ngapain yah klo udh lewat 5jt, masih bingung. 🙏🥹
S R I N T I L tweet media
Indonesia
97
4
43
2K
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
Ketika melihat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), khususnya gangguan berat seperti Skizofrenia atau Bipolar, masyarakat sering kali mengaitkannya dengan kurang iman, stres berat, atau bahkan faktor mistis. Namun, dari kacamata medis dan neurosains, ODGJ adalah kondisi penyakit fisik nyata yang menyerang organ paling vital di tubuh manusia: yaitu Otak. Sama seperti diabetes yang menyerang pankreas, gangguan jiwa terjadi karena adanya kerusakan fungsi biologis pada organ otak. Yuk, kita bedah secara singkat apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh mereka: 1. Perang Kimia Otak (Ketidakseimbangan Neurotransmiter) Di dalam otak manusia, terdapat zat kimia bernama Neurotransmiter yang bertugas mengantar sinyal komunikasi antar-sel saraf, seperti Dopamin, Serotonin, dan Glutamat. Pada tubuh penderita ODGJ, produksi zat kimia ini mengalami kekacauan ekstrem: Kelebihan Dopamin: Pada penderita skizofrenia, banjir dopamin di area otak tertentu memicu eror sensorik. Akibatnya, otak menciptakan suara-suara bisikan atau bayangan yang sebenarnya tidak ada (Halusinasi), serta keyakinan salah yang sangat kuat (Delusi/Waham). Kekurangan Serotonin & Noradrenalin: Membuat penderita mengalami gangguan kecemasan parah atau fase depresi yang sangat dalam hingga kehilangan motivasi hidup. 2. Penyusutan Struktur Fisik Otak Gangguan jiwa bukan sekadar "perasaan" yang terganggu, melainkan ada perubahan bentuk fisik pada otaknya. Melalui pemindaian MRI, ilmuwan menemukan bahwa penderita gangguan jiwa berat sering kali mengalami penyusutan volume pada area Prefrontal Cortex (pusat logika dan kendali emosi) serta Hipokampus (pusat memori). Karena area ini menyusut dan jaringannya melemah, penderita kehilangan kemampuan untuk berpikir logis, sulit membedakan mana khayalan dan kenyataan, serta kesulitan mengendalikan emosi dan perilaku mereka sendiri. 3. Sistem Alarm Stres (HPA-Axis) yang Rusak Tubuh penderita ODGJ biasanya terjebak dalam kondisi stres kronis yang berkepanjangan. Hal ini merusak sistem HPA-Axis (jalur komunikasi antara otak dan kelenjar adrenal). Akibat sistem ini rusak, tubuh mereka terus-menerus memproduksi hormon stres (Kortisol) dalam dosis tinggi, bahkan saat tidak ada ancaman apa pun. Lonjakan kortisol yang ugal-ugalan ini secara perlahan merusak sistem kekebalan tubuh, mengganggu pola tidur (insomnia ekstrem), hingga memicu kelelahan fisik yang luar biasa pada penderita. Kesimpulannya ODGJ adalah penyakit medis biologis, di mana kabel-kabel saraf di otak mengalami salah sambung dan ketidakseimbangan hormon yang parah. Kondisi ini membuat mereka memandang dan merasakan dunia dengan cara yang berbeda dan menakutkan bagi mereka sendiri. Oleh karena itu, penanganan terbaik untuk ODGJ bukanlah dipasung atau diasingkan, melainkan terapi obat-obatan (antipsikotik) medis untuk menyeimbangkan kembali zat kimia di otak mereka. Sumber Ilmiah: Insel, T. R. (2010). "Rethinking schizophrenia." Nature Journal (Membahas skizofrenia sebagai gangguan perkembangan saraf). Stahl, S. M. (2013). "Stahl's Essential Psychopharmacology: Neuroscientific Basis and Practical Applications." Cambridge University Press.
RJT↙️ tweet media
Indonesia
0
0
0
34
RJT↙️
RJT↙️@joglodejava·
"Om, buka usaha tanpa utang bank dan tanpa investor itu lucu," kata seseorang, lalu tertawa. Dia mencontohkan usahanya sendiri, yang baru setahun berjalan sudah buka beberapa outlet, tentu dengan utang bank. "Omset usahaku juga terus naik," pungkasnya. Saya tersenyum simpul. "Itu biasa. Modal masih banyak bikin usaha mudah naik, tapi tahun depan belum tentu begitu jika modal sudah habis," saya coba mengingatkan. Dia malah tertawa lagi. "Tahun depan aku sudah punya puluhan outlet, Om." "Oohh.." saya mengangguk. Sebenarnya saya suka semangatnya. Tapi sebagai teman saya wajib memberitahu beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Supaya dia waspada. "Hmm.. kalau terlalu ambisius begitu tahun depan kamu akan sibuk cari investor," kata saya. Maksud saya tahun depan dia akan butuh modal semakin besar sementara bank belum tentu mau menambah plafonnya. Dia mengangguk. "Rencanaku emang gitu, Om. Kata coach, aku memang harus bergerak cepat supaya tidak terjebak di level usaha kecil dan tidak bisa lagi berkembang." "Wuih.. ada coach-nya ternyata," celetuk saya. "Mahal pasti bayarannya." Saya yang awalnya mau memberi beberapa saran pun memilih mengurungkan niat. Dia tertawa lagi. "Kalau saya butuh nasehat profesional, tentu saja saya siap bayar mentor profesional. Tapi kalau saya butuh nasehat gratis, saya tinggal tanya ke Anda. Hahaha.." Saya spontan ikut tertawa. Joke itu, saya yakin, pasti juga dia dapat dari coach-nya itu. Itu percakapan 3 tahun lalu. Seperti perkiraan saya, di tahun berikutnya dia mulai berburu investor. Pada saat ngobrol dengan saya, dia mengira akan butuh banyak investor untuk pengembangan usaha (buka outlet-outlet baru). Tetapi ternyata dia keliru. Kenyataannya dia butuh banyak investor sekadar untuk mempertahankan usahanya supaya bisa terus beroperasi. Ya, usaha itu masih butuh tambahan modal terus-menerus, bahkan sekadar buat biaya operasional. Bank tahu kapan harus menunggu dan kapan saatnya menambah modal. Mereka familiar dengan pola-pola begini, dan biasanya mulai mengamankan aset sambil menunggu pesta usai. Belum genap dua tahun berjalan, si owner mulai menutup outletnya satu per satu. Lalu mulai mengurangi karyawan, oper kontrak tempat usaha, dan mulai pasang iklan tanah dan rumah dijual. Begitulah, pesta akhirnya selesai. Peserta pesta bubar. Yang pertama kabur tentu saja coach-nya. Dia sudah menang banyak. Setelah si owner minta sesi konsultasi gratis, dia langsung menjaga jarak dan menolak bertemu. Ketika salah satu investor main somasi, coach itu langsung memblokir kontak si owner dan berpura-pura tidak kenal. Selanjutnya marketing bank yang dianggap seperti keluarga sendiri tiba-tiba dikabarkan sudah pindah kantor. Penggantinya orang dari bagian penagihan. Setelah itu disusul partner, supplier, karyawan-karyawan, dst. Hanya dalam beberapa bulan semua pergi. Si owner ditinggal sendirian tanpa ada yang mau ikut memikul tanggung jawab. Dulu dia rajin posting status motivasi, kiat bisnis, dan hobi mengajak kerja sama. Tiba-tiba tidak pernah posting selama beberapa bulan. Kadang dia posting tentang agama, tobat, kepahitan hidup, dan nyinyiran terhadap pemerintah. Usahanya sudah tutup. Dia bangkrut dengan utang amat besar dan semua aset habis tak bersisa. Itu saja dia masih diburu para investor yang menuntut uangnya dikembalikan. Begitulah sebenarnya praktek predator bisnis berjalan. Praktek ini marak menimpa orang yang punya banyak uang dan aset tapi minim pengalaman berbisnis. Biasanya petualangan ini berawal dari kenal 'tak sengaja' dengan seseorang yang berlagak bak pengusaha sukses. Orang itu menyebut dirinya coach, mentor, konsultan, partner/mitra, dan sejenisnya, dengan tutur kata manis khas para penjual mimpi. Calon korban diyakinkan bahwa dia juga bisa jadi pengusaha sukses dengan bimbingannya. Dia ditanya punya modal berapa, punya aset apa saja, dst. Jika si calon korban hanya level receh, si coach akan melipir pergi mencari prospek lainnya.
RJT↙️ tweet media
Indonesia
1
0
0
59