
stop normalisasikan laki-laki tidak bercerita, laki-laki juga butuh tempat bercerita, jangan biarkan banyak laki-laki gila karena tidak memiliki tempat bercerita
Komeng
110.5K posts


stop normalisasikan laki-laki tidak bercerita, laki-laki juga butuh tempat bercerita, jangan biarkan banyak laki-laki gila karena tidak memiliki tempat bercerita

Guys, lu pada tau gak? Ternyata di balik image santai dan sultan entertainer Raffi Ahmad sekarang lagi main di level yang beda bukan cuma dunia hiburan, tapi juga lingkaran dalam pemerintahan. Dari Entertainer ke Orang Dekat Presiden Raffi sekarang punya jabatan resmi sebagai Utusan Khusus Presiden di era Prabowo Subianto. Tugasnya bukan sekadar simbolis dia bantu percepatan program pemerintah, khususnya di bidang: Generasi muda Pekerja seni Dan ini penting: Posisi ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres No. 137) Artinya: bukan gimmick, ini jabatan formal. Sebenarnya Ngapain Sih Kerjanya? Menurut Raffi sendiri, kerjaannya itu kayak: “Masuk hutan belantara” Kenapa? Karena: Dia gak dikasih blueprint jelas Harus inisiatif bikin program sendiri Harus kolaborasi lintas kementerian Contoh real: Datang ke Nusakambangan Ngeliat langsung pembinaan napi (tambak, pertanian, dll) Terus dikemas ulang jadi narasi yang relate ke anak muda dia jadi “jembatan” antara pemerintah dan generasi muda. Ini yang agak “nendang” Raffi bilang: Banyak anak muda sekarang pengen privilege dulu, proses belakangan Padahal menurut dia: Privilege itu HARUS hasil dari proses Bukan dikasih, tapi dibangun Dia bahkan bandingin sama perjalanan orang-orang sukses kayak: Hotman Paris Hutapea Nunung Yang dulunya: Bayaran kecil Perjuangan panjang Baru akhirnya “meledak” Pertanyaan paling “pedas” juga ditanya langsung: “Lu jadi pejabat karena dekat sama Prabowo?” Jawaban Raffi: Dia udah lama ikut dinamika politik Pernah dukung Joko Widodo juga Sekarang cuma “lanjutan relasi + kontribusi” Tapi jujur aja… Ini yang bikin banyak orang mikir: ini murni kompetensi, atau kombinasi koneksi + momentum? Raffi udah keliling puluhan kota Kolaborasi dengan banyak kementerian Tapi tetap bilang: “Gue masih belajar, masih ketok pintu ke senior dulu” Artinya: Meski punya power, dia sadar belum di level top decision maker Pertanyaannya sekarang: Ini awal tren baru? Atau cuma kasus spesial karena Raffi punya influence gede? Kalau menurut lu gimana? Raffi ini beneran impactful… atau lebih ke simbol aja?











Sok dibantuuuu barudaks 😌 Versi mimin mah⬇️ Sarapan: Kupat Tahu (Baranang Siang, Gempol, Cihapit) Lontong Kari (Saparua) Bubur Ayam (Bubur Bejo Baranang Siang, Dipati Ukur) Makan siang: Lotek / Karedok (Biasa pesen online yang ada weh) Batagor (Batagor Isan, Batagor Yunus) Mie Baso (sekitaran Burangrang enakeun) Bakso Malang (gerobakan yang Patrol) Makan malam: Ayam Bakar / Goreng (Sonerati Kircon) Bebek (Ali Borme Dipati Ukur) Sate (Sate Binong, Sate DJ Sudirman, Sate Damri Gedebage) Mie Tektek (Binong pas belokan, di Gatsu yang pake arang tungkunya) Sok naon deui nu kurang barudaaaks, tambihaaan 😌



Dan yang makan kebanyakan bukan orang Bandung.





@bandungfootball ya boleh mang sok tolong dibikinin list biasa aja yg no specific preference 🙏