Angehefteter Tweet
ay
9.6K posts


@muncorner Aku mau hidup lebih lama lagi karena aku masih mau baca banyak buku
Indonesia

@xpeacessea Sop ayam sksks
Buatan bunda lebih enak dibanding beli di warteg atau restoran
Soalnya ngaldu bgt, less micin and salt sksk (hipertensi club)
Indonesia
ay retweetet

Anak perempuan di bawah 7 tahun jangan dijilbabin
listyantidewi@listyantidewi
Drop unpopular opinions Anda tentang 'PARENTING'
Indonesia

Kukira aku udah membaik, ternyata punya pacar seperti membuka luka lama😃
YAPPINGFESS@yappingfess
yap! unpopular opinion about relationship
Indonesia

@OmicronXII @yappingfess Ih benerr, aku juga nggak ngefollow socmed temen2nya doi, pun nggak punya kontak wa dsb
Jadi kalo ada urusan sama temennya juga lewat doi
Kek doi harus tau interaksiku sama temennya tuh apa aja
Indonesia

temen pacar lo itu bukan otomatis jadi temen lo juga.
nggak semua orang harus dikenalin, nggak semua circle harus dicampur.
kedekatan itu dibangun, bukan diwarisin dari hubungan orang lain.
aneh aja kalau baru kenal lewat pasangan terus langsung ngerasa “satu geng”.
relasi tuh ada layernya, nggak semua harus dipaksa deket.
Indonesia

@tanyakanrl Kompromi nder, jadi kamu sama dia ya sama2 nggak dapet yg kalian mau di awal.. tapi nggak rugi2 amat
Casemu persis sama aku nder, di aku si tetep tak tunda sehari dua hari.. abis itu ngobrol
Karena kalo biasanya aku bisa berhari2 (tidak patut ditiru🥲)
Indonesia

Wow membaca quote orang2 sangat mindblowing😃
neohistoria Indonesia@neohistoria_id
Unpopular opinion tentang Sejarah yang bisa bikin kamu kayak begini:
Indonesia

Pernah kena ppok dan bersyukur bgttt mutusin buat nggak deket lagi sama yg ngevape
kik!@omnicrescent
Ni cewe² emg bener appreciate cowo yg ga ngeroko ya?
Indonesia
ay retweetet

Jawaban serius: karena patriarki.
Tatanan gender di sistem patriarki menempatkan laki-laki sebagai provider. Ketika dia nggak bisa memenuhi ekspektasi ini, maka dia dianggap gagal.
Inilah kenapa sistem patriarki sebenarnya merugikan laki-laki juga. Makanya jangan dilanggengkan.
elzgatza@liogtttscrp
kenapa cowok kalau lagi ekonominya ancurr, skenario pertama di kepalanya adalah berpisah dengan pasangannya???
Indonesia
ay retweetet

Ga semua orang akan paham manfaat vaksin, karena kesuksesan pemberian vaksin itu dicerminkan dengan menghilangnya penyakit2 mengerikan yg berhasil dicegah oleh vaksin itu sendiri.
Ketika penyakit yg menyeramkan (contohnya polio) seolah2 menghilang krn orang uda pada kebal, akan muncul pihak2 yg mulai mempertanyakan urgensi vaksin. “Anakku ga divaksin juga sehat”. Seolah menihilkan semua kerja keras orang pendahulunya yg mati2an bikin vaksin dan bikin program vaksin yg diterima banyak orang.
Nah di saat itulah penyakit menyeramkan yg dulu mulai hilang akan muncul lagi, di generasi baru seperti, campak, difteri, pertusis dan lain2. Setelah ini terjadi, banyak orang yg akan sadar bahwa vaksin itu ternyata memang urgent dan penting, akhirnya mereka akan menghadapi ketakutannya untuk nyuntikin generasi selanjutnya dengan vaksin biar ga sakit2an kayak generasi mereka.
Ya ini skenario panjang kalau kita belum punah sih.
Jadi menurut saya buat bantu membypass proses pikir sebagian orang yg ga bisa mikir jangka panjang, PROGRAM VAKSIN HARUSNYA DIBUAT MANDATORY atau WAJIB. Ga pandang status pendidikan, status harta, siapa orangtaunya.
Jangan dibikin opsi, krn sejatinya anak sehat yg ga divaksin itu merugikan anak2 yang lain. Terutama anak yang memang tidak bisa divaksin karena penyakit tertentu, atau anak bayi yg belum cukup umurnya untuk divaksin
Indonesia
ay retweetet











