Obbie-namaudhgaaneh2lg

15.4K posts

Obbie-namaudhgaaneh2lg banner
Obbie-namaudhgaaneh2lg

Obbie-namaudhgaaneh2lg

@obiisme

Jag älskar Zealanda Aurora 🥰 Väitöskirjatutkija, Tekniikan Tohtori

Singapore Beigetreten Kasım 2009
157 Folgt209 Follower
Angehefteter Tweet
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
Bikin thread barang2 yg ga dibeli karena... ga mendesak? dan lebih nyaman (?) nyatet di Twitter Peltolan ama Tuhka Heidi, justo ursprung aseli suomi tp jamforprisnya jauh bgt ama västerbottenöst klo jaatelo belom nyoba pymy, sokos, vanhaan porvoon
Obbie-namaudhgaaneh2lg tweet mediaObbie-namaudhgaaneh2lg tweet mediaObbie-namaudhgaaneh2lg tweet mediaObbie-namaudhgaaneh2lg tweet media
Indonesia
1
0
0
720
Obbie-namaudhgaaneh2lg
@ElNennY شكراً جزيلاً. إذا كان الأمر بيدي، فسأدعوك إلى الموكب!
العربية
0
0
0
11
Obbie-namaudhgaaneh2lg
@pangeransiahaan saya ga reply ybs biar trafficnya diitung ke sini. Sinisa 🐐 Mihajlovic main di tim kecil? Ini gabungan VvD ama Roberto Carlos lho. Superteam Belgrade pemainnya 1992 pada ke serie A semua, liga paling elit 90an. Kecuali Prosinecki yg ke tim, aduh rada kecil, REAL MADRID
Obbie-namaudhgaaneh2lg tweet media
Indonesia
1
0
1
435
Pangeran
Pangeran@pangeransiahaan·
Juara itu absolut. Ga perlu konteks. Klo perlu konteks, Red Star 1991 itu salah satu tim Eropa terbaik yang pernah ada, dan beberapa bulan abis itu negaranya bubar. Google aja skrg pemain2nya. Lagian "lebih besar" itu apa sih? Kira2 dibanding Ajax, Benfica, Porto, klub anda lebih besar mana?
ziibaasef@ziibaasef

@pangeransiahaan Kalau ‘juara’ jadi parameter absolut tanpa konteks, berarti Red Star lebih besar dari Arsenal. Aku yakin bang Pange sadar kalau itu simplifikasi yang terlalu jauh hehe.

Indonesia
28
35
468
101K
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Berkat doa para fans plastik, kiper terbaik dunia kebobolannya 3
Indonesia
0
0
0
5
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
inget banget dosen saya cerita pernah ikut proyek perbaikan jalan di salah satu daerah. dosen saya mengajukan bahan material terbaik yang masa pakainya panjang biar ga setiap tahun ada proyek perbaikan untuk menghemat anggaran daerah. tau ga apa tanggapan pemdanya? mereka bilang jangan pake bahan yang bagus-bagus banget nanti kalo jalanannya ga rusak, kita ga akan dapat anggaran dari perbaikan jalan ini per tahunnya (jadi emang sengaja dipilih bahannya yg kualitas rendah biar tiap tahun ada proyek perbaikan jalan). wess angell
folkative@insidefolkative

Inovasi Teknologi ITB bisa ubah sampah plastik jadi Paving Block ramah lingkungan.

Indonesia
239
4.8K
19.6K
682.5K
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Indonesian Poop Base
Indonesian Poop Base@iPoopBased·
Sci-Hub nyolong 85 juta+ jurnal ilmiah dan bagiin gratis ke semua orang. Sekarang malah tambah AI (Sci-Bot) buat jawab pertanyaan sains pake artikel full-text. Jangan dipake ya. Kasihan dong penerbit akademiknya, masa jadi hak bisa foya-foya lagi. Linknya ada di bawah, supaya kita waspada dan kita hindari! x.com/MushtaqBilalPh…
Mushtaq Bilal, PhD@MushtaqBilalPhD

Sci-Hub is an evil website that pirated 85M+ research papers and made them freely available And now they've added AI to their database to make Sci-Bot. It answers your questions using latest, full-text articles. But DO NOT use it. We should all try to make billion-dollar academic publishers richer. I'm putting the link below so you know how to avoid it.

Indonesia
204
3.3K
19.2K
1.1M
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
no, "kesimpulan" dokternya salah. Cara baca graph-nya pun udah salah. Ybs cuma memperkuat keyakinannya akan hal yg ranahnya sekilas beririsan. Dia udah ga suka aja kemudian nyambung²in hal lain ke sana. Ini grafiknya ttg perilaku permisif, bukan masalah lembat-lembut lelembut
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi

Jadi.. selama 10 tahun terakhir, cara parenting yang katanya "lembut dan baik" itu TERNYATA gagal total. Iya, gagal. Penelitian di tahun 2025 di Amerika menunjukan: keluarga yang pake aturan tegas—jam malam nggak bisa ditawar, batasan gadget jelas PUNYA HUBUNGAN SAMA ANAKNYA JAUH LEBIH BAIK.

Indonesia
0
0
1
53
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Atas nama keluarga kami, terima kasih bang Ferry 🙏🏼 H-6 menuju putusan, teman-teman sekalian mohon bantu #kawalibam selalu 🙏🏼 youtube.com/watch?v=a2-YH_…
YouTube video
YouTube
Indonesia
51
1.9K
4.3K
312K
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Peb Ruswono Aryan
Peb Ruswono Aryan@pebaryan·
RIP Guru kami Oerip S Santoso A multi-talented genius in both Computer science & Music From him I learned Formal methods & Mathematical Informatics (esp. combinatorics)
Peb Ruswono Aryan tweet media
English
1
4
7
196
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12K
726.1K
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Sumpah serem bgt anjir. Soal kasus Ibam, ada cerita menarik yang ditulis di Tempo: “Saya diminta membuat pernyataan yang mengarah ke atas, dengan ancaman bahwa jika saya tidak bisa membuat pernyataan seperti itu, perkara ini akan diperluas,” kata Ibam dalam konferensi pers di sebuah restoran di Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026. "Tidak ada. Saya tidak bisa membuat apa-apa karena memang tidak ada fakta yang mengarah ke atas," ujar Ibam. Setelah itu, mereka menjawab, "Oke, akan kami proses"... Tiga minggu kemudian, Ibam menjadi tersangka. SEREM ANJIR. Kayak gini dilawan pake narasi patriotisme-nya Ibam atau Ibam ga nerima duit juga susah kalo emang awalnya udah niat menjarain. tempo.co/hukum/ibrahim-…
Indonesia
84
2.2K
4.3K
207.8K
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Sudah tuntutan gagal paham soal saham, kami ngga punya uang sebesar yang dituduhkan, masih saja kami dituntut 15 tahun penjara dan bayar Rp 16,9M. Kalau ngga bayar, total hukuman jadi 22,5 tahun! Ini kacau. Kami benar-benar dipermainkan. Tolong, bantu kami. Bebaskan Ibam.
Indonesia
14
856
1.8K
64.6K
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
Saya mencoba melihatnya dari sisi lain: sistem hukum cinta banget sama preseden. Apa yg mau diset dgn kasus ini? Proyek pmrnth kotor + konsultan = yg dijerat konsultannya. Kalo konsultannya lembaga besar kyk Ey gitu2 jaksanya keder duluan. Begitu ngeliat Yatim tanpa koneksi 🤤
Kompas.com@kompascom

Ibrahim Arief dituntut 15 tahun penjara dalam kasus Chromebook. Ia juga dituntut bayar Rp 16,9 miliar karena mengarahkan pilihan. Baca selengkapnya: nasional.kompas.com/read/2026/04/1… ~RK #chromebook #IbrahimArief

Indonesia
0
0
2
78
Obbie-namaudhgaaneh2lg retweetet
パム
パム@spinxtore·
Salah satu kritik terhadap makanan Nusantara adalah menurutku: Bagaimana rezim cenderung mempertahankan romantisme seperti misalnya Nasi Jamblang atau Nasi Lengko asal tempatku yang merupakan "makanan khas" orang sini dan dulunya sebagai bekal praktis buruh gula atau spirtus dan sudah berhenti di situ. Lalu ada juga kebiasaan meminum air teh gula atau tanpa gula setelah makanan dan kalo dilihat secara sejarahnya, ini bukan lahir dari ruang kosong, tapi memang kondisi yang ada saat itu: surplus gula dan kelangkaan bahan hanya untuk golongan kelas ningrat, elite dan untuk kebutuhan ekspor. Tahun berganti, tapi sikap narsisme itu tetap subur semacam sikap angkuh bahwa Indonesia itu negara besar dan kaya dgn harapan dengan sendirinya bisa tetap relevan dalam segi pemenuhan asupan gizi harian. Kita tahu ngga sedikit negara-negara yg saat ini maju itu dulunya juga sempat melarat juga, tapi mereka mampu mengembangkan makanan tradisionalnya dengan tetap relevan agar gizi harian terpenuhi dan rakyatnya tidak kekurangan gizi/stunting. Jepang adalah salah satu negara yang aku tahu ini, beberapa negara seperti Thailand dan Vietnam ini dua contoh yg juga sukses membawa makanan khasnya ke dalam luar batas negaranya. Eksistensi suatu makanan itu kayanya kurang gimana gitu jika hanya bertahan karena romantismenya. Selain itu makanan itu pasti juga menyangkut lingkup kerja dan ekonomi warganya. Maka setiap mode economy berubah dengan tren di belakangnya, apalagi kehadiran negara jarang memberikan insentif untuk pegiat kuliner, pedagang, pokoknya yang menghidupi ekosistem ini, tak heran jika makanan yg mungkin kita kenal di buku sejarah hanya sebatas katalog--bahwa ia pernah ada di sana dan kita hanya bisa membayangkannya.
パム@spinxtore

Riil coco crunch dan susu atau cereal lainnya itu marketing perusahaan kapitalis Barat Di AS sarapan dgn cereal yg mengandung gula tinggi itu diiklankan lewat iklan sbg bentuk ideal Kita punya banyak resep dan bahan masakan yang kaya untuk mengisi kebutuhan pangan sehari-hari, Bung Karno lewat Mustika Rasa punya lebih dari 1300 resep Nusantara. Buku masak ini tuh proyek nasionaisme lewat piring makan!

Indonesia
19
400
1.7K
81.6K
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
dia kalo ngomong tuh keliatan ada jeda tipis untuk milih kata2 yg pantas untuk rakjel cem gw. Tubes yg kalo gw kerjain sendiri bisa setahun, dia kelarin ga nyampe seminggu. Berasa kerdil dan ga berguna banget 😅😭 di manapun dia skrg semoga selalu diberkahi Yang Maha Kuasa 🤲🏻
Indonesia
0
0
0
31
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
pun demikian ada bbrp teman yg udah di luar batas wajar alat ukur IQ sehingga buat mereka sepertinya ga senyaman itu experience selama di ITB. Si A yg apes kena sekelompok ama gw 2x (dalam 4 thn), dan sesingkat interaksi kami tuh gw super kagum ama ybs...
Indonesia
1
0
0
40
Obbie-namaudhgaaneh2lg
Obbie-namaudhgaaneh2lg@obiisme·
Saya mau keluar dari narasi pressure cooker dan ND-inklusif: itu unintended consequence dari sistem saringnya ITB. Berikut ini pov pribadi: pertama kali dalam hidup saya masuk di habitat asli. Ngobrol ya gitu aja, berinteraksi sama org lain akhirnya bisa kayak org normal.
zhil@zhil_arf

Lebih daripada apapun, keunggulan besar ITB adalah inklusivitas neurodivergent. Tentu, keunggulan ini hanya relevan bagi orang neurodivergent. Normies mana paham. Kampus lain boleh sok mengklaim bahwa ITB sebenarnya jelek, bodoh, anak-anaknya bodoh, dll. Bisa jadi mereka memang benar. Fine. Tetapi, di ITB neurodivergent bisa benar-benar membuka diri dan tampil dan berekspresi tanpa perlu ditutup-tutupi, *sekaligus* bisa dapat teman yang banyak. Di ITB, kamu tidak perlu izin untuk menyukai apapun yang kamu sukai, tidak perlu izin untuk mempelajari apapun yang ingin kamu pelajari, tidak perlu izin untuk berbicara kebenaran, tidak perlu izin untuk tumbuh dan terbang. You can just do things. Di ITB, kamu bisa melakukan semua ini dengan serius dan bangga, secara terang-terangan bersama sejumlah besar teman yang sepaham dan sefandom, tanpa malu, tanpa izin. Gw harap ITB terus menjadi safe haven dan learning environment buat populasi neurodivergent Indonesia, yang otherwise hanya akan dianehkan, dibungkam, dibully, dikucilkan, dan mati diinjak-injak hancur seperti bunga terinjak oleh amuk massa ember kepiting Indonesia yang konformis dan herd mentality. Pada akhirnya kamu tidak bisa menyalahkan masyarakat kita yang konformis apabila mereka menganggapmu tidak normal. "If only people would..." Nope. They will not. Masyarakat benar: kamu memang tidak normal. So what?? Apakah terus kamu harus pasrah menghancur-leburkan dirimu sendiri untuk conform dengan masyarakat? Kenapa nggak bisa dibalik? Kenapa nggak masyarakat aja yang dibikin conform ke kamu? Kamu tidak dilahirkan dengan sayap. Tetapi kamu punya otak, yang kamu pakai untuk bikin mesin roket antariksa. Kemudian, kamu terbang melebihi burung dan menembus langit. Kemudian, jauh di atas kepiting-kepiting dalam ember itu, seluruh bintang yang bertabur di langit akan menjadi milikmu.

Indonesia
1
0
0
143