Samira

33.6K posts

Samira

Samira

@samdistra

Dimana mana hatiku senang.

Beigetreten Ağustos 2012
150 Folgt264 Follower
Samira retweetet
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.
M. Ridha Intifadha tweet media
BELL🚫@mudahtertawa_

curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760

Indonesia
270
1.9K
5.3K
747.1K
Samira retweetet
goma
goma@soigomaa·
After a certain age, your parents slowly become your children. They ask simple questions, repeat stories, and depend on your patience the way you once depended on theirs. Very few understand this role reversal.What looks like innocence or inconvenience is really time coming full circle. Don't correct them harshly. Don't rush them. Care for them the way they once protected you. This is not a burden. It is repayment.
໊smolaraa@kesikesiluv

Hit me with the harshest reality truth.

English
576
29.6K
121.3K
5.4M
Samira retweetet
ramamount 🏞️
ramamount 🏞️@Momooo1717·
Salut banget sama cowo tukang boong 🥹 Barusan ada rekan kerja cerita, Gara2 kebutuhan rumah yang makin hari makin meroket, dia milih untuk berbohong ke istrinya, kalo di kerjaan dapat benefit sarapan tiap pagi Padahal realitanya beliau selalu sarapan gorengan 1 biji dan banyak2in minum air putih biar kerasa kenyang.. Demi apa? Biar istirnya dirumah gak kepikiran dan demi mencukupi kebutuhan sehari2 keluarga kecilnya (dia dan istrinya) Gamau judging “cowo miskin, cowo ga efforrt, kalo susah gausa nikah goblog” Menurutku kata2 diatas jauh dari sifat beliau yg pekerja keras, sering lembur, bahkan bantu2 jualan dilapak org setelah pulang kerja. Cuma aja keadaan negara ini yang bikin hal ini terjadi, dan kurasa bnyak org diluaran sana yang kurang lebih punya cerita serupa, cuma jarang ada yang nge up ke media.. Dan mau ngasih tau ajaa, ga semua cowo susah/miskin itu gamau usaha. Memang belum dpt jalannya aja. Aku percaya, tiap orang punya jalan dan rejeki masing2 🥰😇
ramamount 🏞️ tweet media
Indonesia
306
1.5K
7K
391K
Samira retweetet
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Ikut urun rembug soal IGRS boleh ya… Dulu pernah terlibat langsung dalam rapat-rapat inisiasi awal bersama Menkominfo saat kami bertugas di Kemdikbud. Ada dua pendekatan melindungi anak di konten digital. Pertama, membuat lingkungan “steril” lewat sensor dan pemblokiran. Kedua, membangun “imunitas” pada anak serta keluarga. Pendekatan kekebalan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan. Rating game seharusnya menjadi alat bantu bagi orangtua untuk membangun kekebalan anak dgn melatihnya jadi mandiri dan cakap melindungi diri sendiri, bukan jadi instrumen sensor bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya bekerja sama erat dengan komunitas game. Lebih baik lagi, biarkan komunitas itu sendiri yang menjalankan sepenuhnya dengan difasilitasi pemerintah. Tak perlu berpretensi serba tahu apa yang terbaik bagi setiap segmen masyarakat. Punya wewenang tidak otomatis punya pengetahuan. IGRS selayaknya jadi alat pemberdayaan, bukan pembatasan. 🙏 —— Sosialisasi ESRB di 2016, saat belum ada IGRS: facebook.com/share/1HPkjvh4…
Indonesia
567
8.8K
26.9K
1.4M
Samira retweetet
Stela Nau
Stela Nau@stelanau·
Di momen apa lo pertama kali sadar bokap lo tuh kerja keras buat keluarga? Gw sadar itu pertama kali pas SMP. Kami rame-rame sekeluarga pulang ke NTT pake kapal laut. Iya kapal, krn belum ada duit naik pesawat wkwk. Karena bokap itu wiraswasta (jualan komputer) di Flores, dia tiap pulang kampung pasti selalu bawa barang. Biasanya dia tuh selalu kirim via truk ekspedisi. Tapi saat itu ada beberapa barang dia (monitor dan cpu) yang dikirim belakangan karena mesti dia rakit dulu. Akhirnya harus dia bawa bareng2 ke kapal yang kami naiki menuju kampung. Di tengah perjalanan, hari kedua di kapal lah ya. Tiba2 hujan deras banget. Petir dan ombak. Kapal kita goyang guys. Mama sama adek gw kaget. Gw juga kebangun. Kita lihat loh kok bokap ga ada ya. Gw langsung panik kan. 'Ma, Bapak mana?' Mama blg, 'udah disini aja, bapak lagi jagain dos2 komputer karena gak muat di dalam ruangan ini.' (Model tempat tidurnya tuh yang terbuka gitu loh guys, jadi bukan cuma kita aja. Rame-rame tuh kaya ikan pindah tidur sama banyak orang). Gw gelisah lah bapak gw ga masuk-masuk. Akhirnya gw ke toilet. Gw cariin bapak gw. Lo tau dia lagi ngapain? Dia lagi nutupin dos2 komputernya pake terpal di tengah hujan angin. Gw pikir gw doang yg ngeliat. Ternyata adek gw ngikut jg dr belakang gw. Dia jg penasaran Bapak ngapain. Gw masih inget, Bapak ngeliatin kita berdua sambil megang terpal. 'He ngapain kalian dua disitu? Masuk sana sama mama. Hujan ombak ini. Kamu dua jgn disini.' Kami masuk lagi. Gw masih inget gw ngmg ama adek gw, 'Kita sekolah yang benery ya. Ternyata Bapak cari uang susah' Wkwkwkwkw bocah SMP mellow. Abis itu ya tetep bandel2 lagi. Sekarang tiap kumpul keluarga, kita suka ceritain lagi susah2nya Bapak dulu jaman wiraswasta. Bahkan kita suka nanya, Bapak kenapa sih pake ikat pinggang dan sepatunya itu2 aja. Dia cuma blg, 'Ya biar kalian bisa sekolah lah'. Gak guys, bukan berarti Bapak gw ga bisa beli lagi. Bisa kok. Cuma mungkin prioritas dia bukan itu. Dia beneran mikirin sih gw ama adek2 gw bisa sekolah sampe S1 gmn. Bangga gw jadi anak dia.
Indonesia
52
170
1.6K
99.5K
Samira retweetet
Zaa 🍉
Zaa 🍉@sheaszaa·
Hari ini temen-temen gue officially mengakhiri boikot mereka. Mereka terang-terangan bilang udah nggak boikot lagi, dan dengan santai ngajak makan di salah satu resto yang masih diboikot. Gue diem sebentar, terus bilang, “Kalau kalian mau makan di sana nggak apa-apa, tapi maaf
Indonesia
327
3K
22.6K
1.3M
Samira retweetet
Muslim Ummah
Muslim Ummah@Muslim__Ummah_·
Muslim Ummah tweet media
ZXX
2
839
3.4K
47K
Samira retweetet
Allah Islam Quran
Allah Islam Quran@AllahGreatQuran·
Ameen 🤲🏻
Allah Islam Quran tweet media
Nederlands
39
2.2K
7K
91.3K
Samira retweetet
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys guys, lu pada tau gak… Pope Leo XIV ngeluarin pernyataan yang dalem banget soal perang dan cara berpikir manusia. Intinya dia bilang: orang-orang yang ngajak berdoa supaya menang perang dan menghancurkan musuh, itu bukan ajaran Tuhan. Dia juga bilang, agama khususnya Kristen sering disalahgunakan karena ada dorongan gelap buat menguasai dan mendominasi. Manusia sekarang sering: nganggep kuat = bisa nguasain orang lain nganggep menang = bisa menghancurkan lawan Padahal menurut dia, itu bukan kemenangan… itu justru kekalahan dari sisi kemanusiaan. Maknanya apa? Ini kritik keras ke cara orang melihat perang: agama dipakai buat legitimasi kekerasan moral dikalahkan sama ambisi kekuasaan Kalau “menang” harus dengan menghancurkan, mungkin itu bukan kemenangan… tapi tanda kita lagi kehilangan arah sebagai manusia.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
26
501
1.9K
87.7K
Samira retweetet
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Total ada 4 gugatan: 1. Yayasan, guru, mahasiswa 2. Dosen 3. Guru Honorer & P2G 4. MBG Watch, lembaga, individu Seinget saya masih ada lagi tapi lupa. Yang merasa dirugikan oleh program Makan Bergizi dalam UU APBN 2026, bukan sekedar gugatan pada APBN-nya, tapi mempersoalkan MBGnya. Ingat, ini bukan soal menang dan kalah, ini soal mendidik negara untuk taat konstitusi.
🅱🅰🅶🅾🅽🅶@RagilSemar

MBG resmi digugat di MK !! #Berharap

Indonesia
72
5.2K
10K
338.9K
Samira retweetet
Kr
Kr@karirfess·
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan. Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Kr tweet media
Indonesia
755
32.4K
103.3K
2.2M
Samira retweetet
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
Gue bocorin film yg setelah ini ya: Jadi Milea kan di film ini patah hati karena Dilan nikah sama Ancika, terus Milea mulai suka naik gunung biar lupa sama masa lalunya. Ketemu lah dia sama circle baru isinya 5 orang, terus naik gunung Semeru. Ada temen Milea yg cinta banget sama dia, namanya Genta, tapi Milea ga suka sama Genta karena kritik pemerintah mulu. Milea cinta nya sama Zafran, akhirnya mereka nikah.
CGV Cinemas@CGV_ID

Official Trailer #DilanITB1997 Jangan lewatkan mulai tayang 30 April 2026 di CGV! #SemuaSerudiCGV

Indonesia
288
1.2K
8.8K
857.4K
Samira retweetet
Bung Madin
Bung Madin@bung_madin·
GUE BONGKAR SOSOK JAKSA WIRA ARIZONA DI KASUS AMSAL SITEPU Gue curiga, IG dia sekarang tiba² di-private. Tapi santai, gue udh ngamanin satu foto sblm dia ngumpet. Knp baru sekarang dikunci? Panik gara² mulai disorot netizen? Atau karena harta 2 miliar itu kebuka ke publik?
Bung Madin tweet media
Indonesia
474
6.2K
19.8K
1.1M
Samira retweetet
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, kalian tau Aldi Taher kan. Yang komen-komen random di mana-mana. Yang tiba-tiba nongol di postingan orang dengan Aldis Burger Cempaka Putih, rotinya lembut, dagingnya juicy, bisa pesan online. Yang diblok Deddy Corbuzier. Yang bikin grup WhatsApp mantan istri tapi yang ngobrol dia sendiri. Ya. Orang itu. Dan gue baru tau satu hal soal dia yang bikin gue diem sebentar. Istrinya Salsa Billy cerita soal momen pertama dia sadar Aldi itu orang yang layak dijadiin suami. Bukan waktu Aldi ngasih bunga. Bukan waktu dia romantis-romantisan. Bukan waktu dia kaya atau terkenal. Tapi waktu Salsa pertama kali datang ke rumah Aldi dan lihat satu hal Aldi lagi mandiin ibunya. Gantiin pampers. Dan Salsa bilang Waktu itu aku belum pernah lihat laki-laki kayak gitu. Yang beneran oh, kayaknya nggak salah nih. Dan ini yang bikin gue mikir. Di luar sana Aldi Taher dikenal sebagai orang yang absurd. Yang random. Yang bikin orang ketawa sekaligus geleng-geleng kepala. Tapi di rumah dia yang nyuci, yang urus anak yang ingetin istri buat nggak marah ke anak dengan cara kasar, yang bilang salah nggak salah, minta maaf aja, kita dapat pahala juga. Nggak ada kamera. Nggak ada penonton. Nggak ada yang tepuk tangan. Dan mungkin itu yang paling langka dari seorang laki-laki Baik bukan karena dilihat. Tapi karena emang begitu orangnya. Salsa juga cerita awal nikah lagi COVID. Nggak ada syuting. Uang tipis. Mereka buka barbershop. Buka mie ayam. Aldi sendiri yang nyukur rambut temennya buat bertahan hidup. Dan sekarang burger Cempaka Putihnya viral gara-gara dia komen random di mana-mana dengan cara yang orang bilang "nggak ada konsepnya." Tapi Aldi sendiri bilang "Konsepnya Allah." Gue nggak tahu apakah itu wisdom atau dia emang nggak bisa jelasin konsepnya. Mungkin dua-duanya. Tapi satu hal yang gue yakin orang yang di puncak kesibukan hidupnya masih mandiin ibunya sendiri, itu bukan orang yang perlu kita ragukan karakternya. Sisanya biar Allah yang urus.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
408
4.4K
36.2K
2.6M
Samira retweetet
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
Prabowo Subianto has stepped down.
Indonesian Pop Base tweet media
English
1.9K
4.9K
32.8K
1.8M
Samira retweetet
awan
awan@bopo_jodhipati·
Gw ngerasa bangga banget sama murid privat gw yg SD ini gara2 pendapat jujur dia. Tadi dia cerita ke gw Murid: “pak, om saya jahat banget deh pak” Me: “lho knapa tuh?” Murid: “kemarin kan saya denger obrolan om saya sama papah, masa katanya dia gamau nerima pekerja yang umurnya diatas 25 tahun di pabriknya” Me: “lho knapa alasannya?” Murid: “gatau pak, kan kasihan yang umurnya di atas 25 tahun, emang mereka ga perlu kerja? Kan mereka butuh makan juga, kalau mereka ga bisa kerja nanti anak2nya ga bisa makan enak dong” Me: “yaudah bapak doain kamu jadi orang sukses punya perusahaan gede yang bisa nerima siapa aja ya” Murid: “iya dong pak, kalau saya nanti yang pakai tongkat pun kayak si X (x tuh temennya yg abis kecelakaan jadi pake tongkat) walaupun ga bisa jalan juga saya terima, aku biar jadi orang baik.” Me: “AAAMIINNNNNNNNN”
Indonesia
41
621
9K
253.4K
Samira retweetet
Ken Kesey
Ken Kesey@berhomonim·
Mau komentar agak sensi dikit: inilah namanya normalisasi dan komodifikasi kejahatan. Video ini membungkus lelang sitaan seperti acara shopping haul TikTok yang fun dan menggoda. “Belanja mewah bekas koruptor sambil bantu negara” kalimat ini sendiri sudah morally obscene. Korupsi bukan sekadar kejahatan ekonomi, tapi pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Mengubah hasil pengkhianatan itu menjadi obralan mewah yang bisa dibeli orang kaya adalah bentuk pencucian moral. Seolah korupsi itu hanya “kesalahan bisnis” yang bisa diselesaikan dengan diskon. Badut semua. 🤡
⚾ jᵘsₜtᶦka ジュスティカ 🐻‍❄️@justikanew

Mantap Belanja sambil bantu negara, katanya... 👻

Indonesia
76
4.8K
15K
527.7K
Samira
Samira@samdistra·
Maybe you just awesomely stupid, dude?
Belgrade, Republic of Serbia 🇷🇸 English
0
0
0
10
Samira retweetet
Curhatan Rumah Tangga
Curhatan Rumah Tangga@cerialand·
@yappingfess Istighfar ya nder. Banyakin doa Nabi Yunus krn kamu lg di keadaan sulit. Semoga segera sehat & pulih kembali. Kamu pasti sedih banget, tapi jangan berputus asa ya. Ibunya didoain aja, gausah dibales chatnya. Diarsipkan saja biar kmu lebih tenang.
Indonesia
7
34
2.5K
72.8K