j u s t retweetet
j u s t
3.9K posts

j u s t retweetet

Gimana tanda kalo dia adalah jodoh kita?
Rasa tenang.
Bukan perasaan yg menggebu2, tapi ada perasaan tenang yg aneh. Seperti pulang ke rumah setelah lama pergi. Seolah kita yakin, kalo dia jodoh kita. Bukan cuma cocoklogi.
Selanjutnya, kita jg ngerasa jadi diri sendiri. Gak ada yg namanya kepura2an. Gak selalu jaim di depan dia. Gak ada kekurangan yg ditutupi. Dgn jodoh, topeng itu jatuh dgn sendirinya.
Tanda lainnya, kalo diskusi sm dia kerasa beda. Sekalipun beda pendapat atau berdebat. Marah, tapi gak pengen menyakiti. Capek, tapi gak pengen pergi. Ego kita gak lebih besar dari kemauan utk ngejaga hubungan.
Kalo kita ketemu dia, bawaanya pengen jadi versi yg lebih baik, bukan karena dituntut. Tapi, kehadirannya bisa menginspirasi utk terus tumbuh lebih baik.
Katanya, jodoh itu tenang, aman, dan mendorong ke arah lebih baik. Ketemu jodoh itu ibarat menemukan bagian diri yg hilang. Dan ketika bersama seolah tubuh kita jadi lengkap.
Ini kesimpulan yg saya dapatkan, dari hasil ngobrol sm orang lain dan ngerasainnya sendiri.
Anggra@adrwp
@khanifirsyad Bang, tanda-tanda "kalo jodoh, jalannya bakal keliatan" itu gimana?
Indonesia
j u s t retweetet

@Jakartalk Wajar di medan perang, ga perlu dibesar besarkan media. Ini cuma 0.000000001%
Indonesia
j u s t retweetet

Sebelum compare anakmu dengan anak orang lain, compare dulu didikanmu dengan didikan orang tua lain.
listyantidewi@listyantidewi
Drop unpopular opinions Anda tentang 'PARENTING'
Indonesia
j u s t retweetet
j u s t retweetet
j u s t retweetet

mungkin hampir 99% perempuan di dunia pengen banget lelepin muka lu di kuah santen mendidih dan gw mendukung.
mass@massdowman
Hampir 99% pria akan memilih wanita pemalu, sopan, lembut, tanpa pencapaian apa pun Di banding wanita karier yang arogan Dan ini bukan bahan perdebatan.
Indonesia
j u s t retweetet

Seharusnya kakak pertama ga perlu pegang kewajiban orang tua.
Kalo adek2 hidupnya ga bener, GA ADA SEPESERPUN SALAH KAKAK PERTAMA DISITU.
Cuma salah orang tua aja. Titik.
folkative@insidefolkative
Unpopular opinion tentang anak pertama.
Indonesia
j u s t retweetet

Makin tinggi pendidikan dan karir laki-laki, makin terbuka luaslah pasar jodoh mereka. Tapi makin tinggi pendidikan dan karir perempuan, makin sempit dating pool mereka. Ask why ☺️☺️☺️
YAPPINGFESS@yappingfess
yap! unpopular opinion about relationship
Indonesia
j u s t retweetet
j u s t retweetet

untuk menikah, pastikan pasangan dan keluarganya bener bener bisa melepas kalian berdua. ga bersandar sama kalian. ga ikut campur urusan kalian.
jgn sampe menikah malah kita harus ikut ‘mengurusi’ keluarganya. bisa membebani kita dan jd sering slek.
kata sepupu gue ‘kita itu menikah utk membangun keluarga, bukan utk ngurusin keluarga dia’
YAPPINGFESS@yappingfess
yap! unpopular opinion about relationship
Indonesia
j u s t retweetet

Menurut gw, having a child itu keputusan yang paling sakral dalam hidup manusia. Bahkan daripada menikah.
Karena kita menghadirkan satu jiwa baru lagi di dunia yang seperti ini. Yang one day kita akan lepasin gitu aja, sementara kita jg akan dimintai pertanggungjawaban.
Sayangnya, banyak orang mikir punya anak sekadar ngelahirin, ngasih makan, udah.
Padahal tiap manusia punya kebutuhan dasar dan banyak hak, sampai aspirasi dan cita2 yang menurutku parents musti turut bertanggungjawab.
JazEe | Web 3 Thinker@JazEWeb3
Unpopular opinion about child ?
Indonesia
j u s t retweetet

temen yang beneran “TEMEN” tuh bukan yg ngedukung semua yg lo lakuin tapi juga yg bisa NEGUR kalo emg kelakuan lo tuh salah. temen yg nerima2 aja habit jelek lo = theyre not supporting your growth, they dont really care about u or just waiting for ur downfall
umi rosdiah@gina_vivu
Unpopular opinion tentang pertemanan
Indonesia
j u s t retweetet
j u s t retweetet

cewe beli sushi, alhamdulillah kalo dikiranya 100k🙂↕️

dunia kegelisahan@IndonesiaFedera
Cewe beli sushi 100k jadi tai Cowo beli rokok 20k, jadi ide, semangat, kuat, tahan banting, jadi ultramen
Indonesia
j u s t retweetet

Jangan hanya mengutamakan cinta dalam pernikahan,
karena yang disebut di Al-Qur’an itu sakinah (ketenangan hati), mawaddah (kasih sayang), warahmah (perhatian, empati). Karena cinta bisa timbul dan hilang, bahkan dimanipulasi. Sedangkan kasih sayang muncul dari kenyamanan dan ketenangan.
Menikahlah dengan orang yang bersamanya sakinah, mawaddah, warahmah engkau dapatkan.
Tapi kalau bisa menikah karena semuanya; tenang, nyaman, empati, kasih sayang, dan ditambah cinta, bahagianya juga akan lebih besar.
ei🦋@eeeipy
unpopular opinion about menikah
Indonesia
j u s t retweetet

Tragedi Asam Pedas Ragut 5 Nyawa: Disangka Telur Kurau, Rupanya Telur Ikan Buntal Beracun
Oleh Mynewshub
Bayangkan… dalam sekelip mata, lima orang anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang pergi serentak — hanya selepas menikmati hidangan yang dimasak sendiri.
Itulah tragedi hitam yang berlaku pada 1 Disember 1974, satu tarikh yang terus terpahat dalam ingatan penduduk Kampung Kandang, Melaka.
Lima beradik — Noraini (11), Mohd Syukur (8), Rohana (6), Hijrah (4), dan Norasyikin (3) — rebah tidak sedarkan diri selepas menikmati makan tengah hari berupa asam pedas telur ikan yang disangka telur ikan kurau.
Namun hakikat sebenar yang kemudian terbongkar amat mengejutkan.
Menurut cerita yang tersebar dan dikongsikan turun-temurun, telur ikan tersebut dipercayai sebenarnya adalah telur ikan buntal — sejenis ikan yang diketahui mengandungi racun berbahaya yang boleh membawa maut jika tidak dikendalikan dengan betul.
Lebih memilukan, telur itu didakwa dijual oleh penjual yang memperdaya keluarga dengan mendakwa ia telur ikan kurau, sedangkan hakikatnya beracun.
Jika benar dakwaan ini, ia bukan sekadar kesilapan — tetapi satu bentuk pengkhianatan yang meragut nyawa lima kanak-kanak tidak berdosa.
Pada hari kejadian, suasana bertukar menjadi panik apabila seorang demi seorang anak kecil itu rebah sebelum disahkan meninggal dunia dalam tempoh singkat.
Seramai 11 ahli keluarga lain turut mengalami kesan keracunan, termasuk ibu bapa dan saudara-mara, namun hanya lima beradik itu yang tidak terselamat.
Tragedi ini bukan sahaja meruntun jiwa sebuah keluarga, malah menggemparkan seluruh Kampung Kandang.
Hari ini, lebih 50 tahun berlalu, pusara mereka masih diziarahi — sebagai tanda kasih yang tidak pernah padam, dan sebagai peringatan kepada masyarakat tentang bahaya makanan beracun serta pentingnya kejujuran dalam jual beli.
Dalam konteks hari ini, ramai berpendapat jika kejadian seperti ini berlaku, individu yang terlibat dalam penipuan tersebut pasti akan dikenakan tindakan tegas oleh undang-undang kerana kecuaian atau perbuatan yang boleh membawa maut.
Satu tragedi. Satu pengajaran.
Dan satu kisah pengkhianatan yang kekal dalam ingatan.
Al-Fatihah buat semua mangsa. Semoga mereka ditempatkan dalam kalangan orang beriman dan dikurniakan Syurga Firdaus.-MYNEWSHUB

Indonesia
j u s t retweetet











