yayawave🐸
1.9K posts

Angehefteter Tweet
yayawave🐸 retweetet

yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet

โบร๋พร้อมแล้ว บี๋พร้อมยัง?
วันนี้! สองทุ่มตรง เจอกันค้าบ 🐻💚
#BenutraxTheeThirati
#BenutraBeWinner
#BenutraChallenge
ไทย
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet

yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet
yayawave🐸 retweetet

To Ony Adya Rowana
Aku tidak lagi mengutukmu dengan amarah, sebab rasa benci telah lama menguap menjadi sebuah rasa iba yang teramat dalam. Sungguh menyedihkan melihat bagaimana kamu merayakan hidupmu hari ini.
Kamu adalah seorang buronan dari nuranimu sendiri, berlari dari bayang-bayang dosa yang kamu ciptakan, namun anehnya, jemarimu masih begitu angkuh menari di atas layar media sosial.
Kau gonta ganti identitas seperti berganti pakaian, merusak kedamaian yang ada, memantik api permusuhan di sana sini hanya untuk memuaskan ego yang rapuh.
Kau merasa menang karena berhasil bersembunyi. Tidak, kamu sebenarnya sedang terpenjara. Siapa pun yang tahu tabiatmu pasti hafal di luar kepala template kepalsuanmu, bahkan tanpa perlu aku mengejarmu dengan kata kata.
Dahulu, aku membuka topengmu dengan harapan tipis agar kau tahu jalan pulang dan memperbaiki keadaan.
Namun rupanya, kau sudah terlalu nyaman mabuk oleh hasil uang haram. Lembaran lembaran tak berkah itu telah berhasil menyuap rasa simpatimu hingga mati rasa.
Sungguh malang masa mudamu.
Di usia di mana orang lain membangun masa depan, kau justru sibuk menjadi buronan yang dicari banyak orang. Hidupmu adalah tentang kewaspadaan yang melelahkan. Di tengah keramaian, matamu liar ketakutan, dadamu berdegup kencang, waswas jika ada satu saja pasang mata yang mengenali busukmu.
Bahkan, kau harus menaruh garam di atas luka dengan cara menjalin pertemanan di atas tumpukan kebohongon. Kau mendekati mereka yang lugu, menipu mereka yang tak tahu siapa dirimu sebenarnya.
Betapa melelahkannya menjadi dirimu harus terus berpura-pura agar tidak ditinggalkan sendirian di dunia yang fana ini.
Namun yang paling tragis dari semua ini adalah kebutaan hatimu. Kau tak akan pernah sadar di mana letak kesalahanmu. Saat dunia mulai menuntut keadilan, kau akan dengan mudah menunjuk hidung orang lain, berakting menjadi korban, dan menuduh bahwa kamilah yang jahat kepadamu. Kau lupa, atau mungkin sengaja lupa, bahwa seluruh badai yang menghantammu hari ini adalah hasil dari angin yang kau tiup sendiri.
Maka, dengarlah ini dengan sisa kewarasan yang kau punya
Jika esok atau lusa Tuhan akhirnya mengetuk pintumu dengan sebuah peringatan yang tak bisa kau hindari, tolong jangan menangis dan menyesal.
Takutlah pada waktu yang kau miliki sekarang. Bisa jadi, Tuhan tidak sedang melepaskanmu, Dia hanya sedang mengujimu dengan waktu. Dia memberimu kelonggaran untuk melihat sejauh mana kau mau membenahi diri, atau justru kamulah yang memilih untuk mengunci mati pintu tobatmu sendiri.
Jangan sampai detak jantung yang masih tersisa ini, yang seharusnya kau pakai untuk bersujud dan menebus salah, justru kau habiskan untuk mengulang dosa yang sama.
Sebab ketika panggung sandiwara ini runtuh, tidak akan ada lagi skin baru yang bisa menyelamatkan jiwamu yang terlanjur melepuh.
tataadv_@tataadv_
🚨 SCAMMER ALERT 🚨 I finally decided to come forward and spill everything because the number of victims is growing. @.Petewaveholic aka Serene is a scammer. 🚩 Buckle up and stay tuned for the thread—this is going to be a 100-part expose! #Domundi #Petewave
Indonesia























