din ⊙⊝⊜

37.8K posts

din ⊙⊝⊜ banner
din ⊙⊝⊜

din ⊙⊝⊜

@yoongispacee

chronically online

🐈 Beigetreten Kasım 2013
599 Folgt334 Follower
din ⊙⊝⊜ retweetet
Melon
Melon@inipaprika·
waktu nganggur : ga punya uang buat kemana mana and i wanna die udah kerja : ga ada waktu buat ngapa ngapain and i still wanna die
Indonesia
28
3.8K
12.3K
128.3K
din ⊙⊝⊜ retweetet
BTS_official
BTS_official@bts_bighit·
[#오늘의방탄] 260402 추성훈 ChooSungHoon #BTS #방탄소년단 #Jimin #JungKook
BTS_official tweet media
한국어
1.4K
65.5K
158.6K
1.1M
din ⊙⊝⊜ retweetet
윤기SUGA
윤기SUGA@MIN_YOONGI7SUGA·
Don't rush and force
윤기SUGA tweet media
English
5
257
1.4K
8.5K
din ⊙⊝⊜ retweetet
🍉 MiniMini 🏎🏁 🍉
Yaelah bahlil dihina fisiknya juga masih enak hidupnya, masih jadi menteri, masih wira wiri pake pesawat jet, masih kaya, masih jadi ketua partai. Lu liat tuh kebijakan dia kemaren terkait pembatasan gas sampe ada ibu2 yg gak bersalah meninggal.
Gensokyo Maiden@SinFourth__

Capek juga lihat orang - orang yg menghina fisiknya Bahlil. Padahal org - org disini menjunjung anti body shaming. Coba hina dia secara kinerja. Atau, bandingin kinerja dia dgn ketua parpol yg lain contohnya AHY. Secara kinerja, jauh lebih bagus Bahlil dibanding AHY

Indonesia
2
4.9K
13.8K
110.7K
Gensokyo Maiden
Gensokyo Maiden@SinFourth__·
Capek juga lihat orang - orang yg menghina fisiknya Bahlil. Padahal org - org disini menjunjung anti body shaming. Coba hina dia secara kinerja. Atau, bandingin kinerja dia dgn ketua parpol yg lain contohnya AHY. Secara kinerja, jauh lebih bagus Bahlil dibanding AHY
sagi@carmenopi

carmen di acara blue house😖🤏🏻

Indonesia
289
199
2.5K
1.1M
din ⊙⊝⊜ retweetet
Middle East Monitor
Middle East Monitor@MiddleEastMnt·
"Three Indonesian soldiers were killed in southern Lebanon in less than 48 hours. They were not fighters. They were part of a United Nations peacekeeping mission (UNIFIL). They were stationed in known positions. And still, they died. This is not a tragic accident. It is a clear signal. The sequence of events matters. On 29th March, a projectile struck a UN position near Adchit al-Qusayr, killing one Indonesian peacekeeper and critically injuring another. Hours later, a second incident—an explosion that destroyed a UN vehicle near Bani Hayyan—killed two more. Three dead. In uniform. Under a UN flag. The Israeli military says it is “reviewing” what happened and emphasises that these deaths occurred in an “active combat zone.” But that explanation is not convincing. UNIFIL positions are fixed, mapped, and communicated to all parties. Peacekeepers are not hidden actors. They are the most visible neutral presence in any conflict zone. If they are being hit, it is not because they cannot be seen. It is because they are being disregarded. That distinction matters. Because it speaks directly to intent. Since early March, Israel has expanded its military campaign in Lebanon, pushing deeper into the south and openly pursuing a buffer zone up to the Litani River. This is not a limited operation. It is a widening one. It has already killed more than 1,200 people in Lebanon and displaced many more. Peacekeepers are now operating inside a battlefield that is expanding by design. And this is the point: states that are preparing for peace do not expand war zones. They do not normalize strikes in areas populated by international forces. They do not repeatedly hit locations that are clearly marked as neutral. Israel’s conduct in Lebanon is not consistent with a state seeking de-escalation. It is consistent with one prioritizing military objectives over diplomatic constraints." #Opinion by Dr. Muhammad Zulfikar Rakhmat middleeastmonitor.com/20260401-the-k…
Middle East Monitor tweet media
English
130
4.2K
6.6K
108.1K
din ⊙⊝⊜ retweetet
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Gawatttt... Mata kanan Andrie Yunus divonis buta permanen 😭😭😭
salam4jari tweet media
Indonesia
778
9K
30.7K
737.1K
din ⊙⊝⊜ retweetet
윤기SUGA
윤기SUGA@MIN_YOONGI7SUGA·
Something good is still waiting for you
윤기SUGA tweet media
English
17
1.2K
5K
31K
din ⊙⊝⊜ retweetet
Ayman Alatas
Ayman Alatas@AymanAlatas·
Bau “Khas” Kolam Renang: Bukan Kaporit, Tapi Bukti Kotor Air-nya Bau tajam yang selama ini kita kira bau kaporit di kolam renang sebenarnya bukan berasal dari klorin itu sendiri — kolam renang yang bersih justru hampir tidak berbau. Bau menyengat itu adalah kloramin, senyawa yang terbentuk saat klorin bereaksi dengan kontaminan organik dari tubuh perenang: urine, keringat, dan sel kulit mati. Artinya, semakin tajam aromanya, semakin banyak “bekal biologis” yang sudah masuk ke dalam air dan semakin keras klorin bekerja mengurai semuanya. Jadi, kolam renang yang bau justru bukan tanda terlalu banyak kaporit, melainkan tanda terlalu banyak manusia yang tidak mandi sebelum berenang.
Ayman Alatas tweet mediaAyman Alatas tweet media
Indonesia
27
725
3.4K
124.1K
din ⊙⊝⊜ retweetet
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Mikroplastik sudah ditemukan di sperma, plasenta, dan air susu ibu. Masuk ke tubuh kita lewat udara. Ledakan kasus stroke, kanker, kemandulan, dll mengancam masa depan manusia. MENOLAK PUNAH - official trailer
Indonesia
88
9.4K
26.7K
1.2M
din ⊙⊝⊜ retweetet
runny
runny@minyuwnki·
LENJEEEEHHHH BENCONGGGGG GW BENCI BGT DIA NGMG BENCONG BGTTTTT NAJISSSSSSSSS
Mohamad Guntur Romli@GunRomli

Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan. Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih? Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara. Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan. Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika. Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito. Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik. Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara. Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan. Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi. Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata. Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain. Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.

Indonesia
208
5.9K
28.4K
553.3K
din ⊙⊝⊜ retweetet
Ambrosius Mulalt
Ambrosius Mulalt@Mulalt_·
Polisi Bunu 4 orang warga sipil di Dogiyai Papua pada 31/3/2026 Siprianus Tibakoto (19) terkena peluru di bagian kepala belakang, mama Ester Pigai (60) yang sejak lama lumpuh tertembak di dalam rumahnya, & Yoseph Yobee (18) tertembak di bagian perut hingga ususnya terburai.
Ambrosius Mulalt tweet mediaAmbrosius Mulalt tweet mediaAmbrosius Mulalt tweet mediaAmbrosius Mulalt tweet media
Indonesia
133
5.9K
12.4K
263.5K