Nia

4.7K posts

Nia banner
Nia

Nia

@Suki_Eclair

capek banget jadi WNI

Se unió Mayıs 2024
198 Siguiendo34 Seguidores
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@KenSavitri35075 @SistersInDanger Gk ditunjukin pun emg ada tolol banget sumpah yg namanya payudara itu letaknya di dada bukan di kelamin ya udah pasti keliatan. Jadi lu mau dia nunjukin kepala doang? Emg paok kali
Indonesia
0
0
0
24
Ken Savitri
Ken Savitri@KenSavitri35075·
@SistersInDanger Kalau menurut aku, justru kritiknya itu sangat membangun. Kalau wajah dan skin care rutinnya sudah sangat bagus, kenapa harus juga menonjolkan seksualitasnya (boob bait)?
Indonesia
1
0
1
77
Sisters in Danger
Sisters in Danger@SistersInDanger·
Aneh, kenapa sih netizen terus mempermasalahkan tubuh & baju perempuan? Seolah apa pun yg perempuan lakukan itu punya maksud tertentu. Gak ya, jangan pada sok tahu. Jadi, stop normalisasi ngomentarin tubuh atau baju perempuan! Gak suka atau tergganggu? Ya tinggal mute atau block aja. Gak perlu cari-cari pembenaran buat mengobjektifikasi tubuh perempuan atau melanggengkan misogyny & internalized misogyny.
kelly g ✮@beautales_

selain “soft porn” sekarang MUNCUL “BOOBS BAIT” GW BINGUNG BGT COY kalo emang GEDE ya keliatan GEDE mau lu pake baju apa juga ttp GEDE

Indonesia
2
14
43
1.3K
Nia retuiteado
🦢
🦢@ZainabSana2622·
“Why was she out alone at night?” Why do men think the night belongs to them and women are prey? Let’s start there.
English
126
4.6K
25.5K
166.7K
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@fajar69kmmr @floatinbloom Speaking of retards, forcing women to give birth to unwanted fetuses is a retarded practice that actively drags society backward.
English
1
0
0
21
deboss321
deboss321@fajar69kmmr·
@Suki_Eclair @floatinbloom 😂😂😂 again whataboutism, disini kongteksnya tentang aborsi, tiba2 ke propaganda lgbt, 😂😂 holy shit man, the liberals are these retarded 😂😂
Indonesia
2
0
0
46
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@fajar69kmmr @floatinbloom Ok my bad I was debating with someone and you suddenly come to control a woman's body even though u don't have a cervix nor uterus. But my point still stands no uterus no opinion. Only women have rights and control over their own bodies.
English
0
0
1
38
Nia retuiteado
ً
ً@prinkasusa·
Exactly. If a woman is r*ped, why is the court the only one deciding how many years her r*pist serves? Why is the survivor given no meaningful say in determining the punishment for the person who committed such a horrific crime against her?
ً tweet media
English
12
211
1.2K
35.8K
Nia retuiteado
Yudhistira Ismara
Yudhistira Ismara@CiptaBuana_·
Sadar gak kalian.., Masalah ini tuh udh kek pola yg tiap ganti presiden: SELALU ada isu "pengalih perhatian" biar rakyat lupa dgn susbstansi permasalahan. Contoh nyata: 1. Soeharto pakai momok KOMUNIS buat nutupin KORUPSI dan NEPOTISME di rezimnya. 2. SBY main isu teroris & SARA utk nutupin skandal Century-Hambalang. 3 Jokowi bawa isu RADIKALISME pas KPK dilemahin, Omnibus Law, utang negara membengkak, dan politik dinasti makin kentara. Sekarang, Prabowo, lewat Perpres soal kebijakan pertahanan negara yang menempatkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter. Di saat yang sama, ada demo tentang kebebasan demokrasi, BBM naik, MBG, Kopdes Merah putih, PHK massal, dan patriot bond sbg tempat pencucian uang dll Intinya, isu identitas/ideologi sering jadi "katup pengaman" politik, supaya kita bisa lupa dgn akar masalahnya. Jadinya... kita yang berkonflik antar sesama warga. Qrt-> @Asura0599
Yudhistira Ismara tweet media
Asura 🔥@Asura0599

Sebetulnya peraturan ini udah lama dibuat di PERPRES Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, yang diteken Prabowo di Jakarta pada 24 Oktober 2025 jadi udah hampir setahun lalu. Kenapa rame lagi sekarang? Isu ini naik gara-gara ada perayaan pride month oleh UKM Suara Mahasiswa (SUMA) Universitas Indonesia di medsos aja. Dan FYI aja di era lahirnya ORDE BARU dulu tuduhan penyuka sesama jenis begini dilegitimasi sebagai pengekor PKI loh. Saat pembantaian massal 1965-1966, ada tuduhan bahwa anggota Gerwani (organisasi perempuan yang dikait-kaitkan dengan PKI) berhubungan seks sesama jenis, dan tuduhan ini dipakai untuk membenarkan pendiskreditan bahkan pembunuhan terhadap mereka. Jadi pola tuduhan seksual/moral buat legitimasi kekerasan politik ini sebenarnya udah ada sejak Orde Baru lahir.

Indonesia
7
78
230
19.4K
Nia retuiteado
Sisters in Danger
Sisters in Danger@SistersInDanger·
ANAK BAND PERKOSA ANAK TIRI??!! 🤬🤬 Arya Yudha Pratama (42), vokalis band Rockafada (Kendari, Sultra), diduga memperkosa anak tirinya (M, 11) secara berulang sejak 2024. Saat itu Arya masih menikah dengan ibu korban. Perkosaan terjadi saat korban masih kelas 4 SD 😭 Korban akhirnya mengadu ke ibunya setelah kejadian berlangsung lama. Ibu korban (NB, 33) lalu melaporkan ke polisi. Arya ditangkap Polresta Kendari pada 1 Juni 2026 malam di kostnya. Kekerasan seksual terhadap anak oleh orang dekat yang dikenal oleh korban ini harus dihukum sangat berat!!! Kenapa penahanan ditangguhkan?? Ada unsur narkoba?? (1)
Sisters in Danger tweet media
Indonesia
62
855
1.7K
66K
Nia retuiteado
Nora
Nora@Heal_within96·
Christianity in a nutshell 😂
Nora tweet media
English
116
1.6K
11.8K
123K
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@fajar69kmmr @floatinbloom Can't have a death certificate without a birth certificate. Being pro life but normalizing killing LGBT because of ur shitty bigotry religion is just crazy. Yah no wonder I mean ur god impregnating underage girls without her consent
Nia tweet media
English
0
0
0
24
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@fajar69kmmr @floatinbloom Baby and it just clumps of cells. That thing can't even breathe without relying on a woman's body. Care about the clamp of cells but somehow love killing people that are different from u is crazy. Agamalu juga dari luar bukan jawir jangan dimakan kali kelewat bigot & schizonya
English
4
0
3
75
Nia retuiteado
Mr. Cold Feet
Mr. Cold Feet@_SSR_rockstar·
"Nah emang kaum mu aja yang rusak" gw juga bisa kok ngomong kek lu TAPI menggeneralisasi kek gini tuh adalah hal yg salah & ga tepat. Kalau menurut lu tepat keknya kaum hetero lebih serem hari² di tl gw selalu lewat kasus perkosaan hetero loh🥲 bahkan ke anak dan kelompok rentan.
Mr. Cold Feet tweet media
Fushiguro-san@tojiremains

@rockstarzszz x.com/libsoftiktok/s… Naaahh, emang kaum lu aja yg rusak ..

Indonesia
21
518
2.2K
32.7K
Nia retuiteado
アル
アル@existink·
kalo cishet jd pelaku kejahatan lgsg tuh pada nalar kalo “gaada hubungannya, emg itu org jahat aja”. yaudah sama aja kan?? kalo ada lgbt jahat ya berarti dia orang jahat. apakah orang straight yang ga jahat itu sebuah ancaman? bukan kan? yaudah sama
Indonesia
2
124
365
3K
Nia retuiteado
awan
awan@godblessriella·
@kedelaitubruk eh liat aja afghanistan, masih se-agama, tapi kalau menurut mereka masih bagus bagus aja ya peduli apa mereka. berarti emang dasarnya dukung cuma perkara sama agama doang 😂
Indonesia
4
12
114
2.6K
Nia retuiteado
Minda 🦅
Minda 🦅@MindaXtv·
PEMBANTU RUMAH TANGGA DISIKS4 SAMPAI GIGI DUC4BUT OLEH MANTAN FINALIS MASTER CHEF DAN SUAMINYA LALU PURA PURA LIBURAN UNTUK MENUTUPI M4Y4T DI KAMAR MANDI Di layar kaca, kita disuguhi senyum elegan, presisi, dan hidangan yang sempurna. Namun di dunia nyata, apartemen mewah dan gelar pendidikan tinggi ternyata bisa menjadi tirai penutup bagi nurani yang telah mati. Tragedi yang menimpa Nur Afiah Daeng Damin bukanlah sekadar kasus pembunuhan biasa; ini adalah potret gelap tentang arogansi kelas sosial, kerentanan seorang pekerja, dan manipulasi hukum oleh mereka yang merasa tak tersentuh. I. Kontras Kelas Sosial yang Mematikan Di mata publik Malaysia pada tahun 2021, Etiqah Siti Noorashikeen Mohd Sulong (33 tahun) memiliki citra yang nyaris sempurna. Lulusan S2 (pascasiswazah) Geologi ini adalah representasi wanita karier mapan, terlebih namanya meroket sebagai finalis MasterChef Malaysia 2012. Bersama suaminya, Mohammad Ambree Yunos (40 tahun), seorang kontraktor sukses, mereka menetap di hunian eksklusif Amber Tower, Lido Avenue, Penampang, Sabah. Mereka adalah potret keluarga elit dengan anak kembar yang seolah hidup dalam mimpi. Di seberang spektrum kemewahan itu, berdirilah Nur Afiah Daeng Damin (28 tahun). Meski berstatus Warga Negara Malaysia kelahiran Johor, akar keluarganya adalah keturunan Bugis yang menetap di Bulukumba, Indonesia. Fakta ini menempatkannya di posisi yang sangat rentan. Bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di apartemen tersebut, ia terisolasi dari keluarga besarnya. Kedudukan sosial inilah yang diduga kuat memupuk "rasa superior" dalam diri Etiqah dan Ambree. Mereka merasa berkuasa penuh atas nyawa manusia yang mereka anggap berada jauh di bawah kasta mereka. II. Neraka Modern dan Bukti Forensik yang Bisu Di balik pintu tertutup Amber Tower, Nur Afiah tidak hanya dipekerjakan, tetapi dirampas hak kemanusiaannya. Ia tidak digaji, disekap, dan dilarang berkomunikasi dengan dunia luar sebuah praktik perbudakan modern. Puncaknya terjadi pada rentang waktu 8 hingga 11 Desember 2021. Selama hari-hari panjang tersebut, Nur Afiah mengalami penyiksaan brutal. Hasil bedah siasat (post-mortem) nantinya mengungkap penderitaan ekstrem yang ia rasakan: delapan titik luka jaringan lunak di dalam mulut dan trauma fatal pada enam gigi depan. Gusinya robek parah, mengindikasikan mulutnya dicengkeram atau dibenturkan dengan tenaga yang luar biasa. Lebih mengerikan lagi, kekejaman ini bukanlah sebuah ketidaksengajaan. Pihak penyidik menemukan jejak digital di ponsel Etiqah dan Ambree mereka secara sadar merekam video dan foto saat menyiksa korban. Lensa kamera ponsel mereka sendiri yang kelak menjadi saksi bisu atas hilangnya nyawa sang ART di lantai kamar mandi. III. Skenario Kundasang dan Runtuhnya Kebohongan Setelah Nur Afiah tewas, pasangan terdidik ini tidak memanggil bantuan medis. Dengan kalkulasi yang dingin, mereka meninggalkan jasad korban yang separuh telanjang di lantai kamar mandi, membawa anak mereka, dan berkendara sejauh 80 kilometer ke dataran tinggi Kundasang. Tujuannya satu: menciptakan alibi liburan palsu. Pada 14 Desember 2021, mereka mendatangi kantor polisi Penampang. Dengan percaya diri, mereka membuat laporan palsu, mengklaim baru pulang liburan dan terkejut menemukan pembantu mereka tewas. Mereka mencoba merangkai skenario "kematian mendadak" (sudden death). Namun, sandiwara itu hancur dalam hitungan jam. Tim forensik di TKP menemukan memar di sekujur tubuh korban. Fase kaku mayat (rigor mortis) dan awal pembusukan sama sekali tidak selaras dengan narasi kematian wajar. Hari itu juga, status laporan diubah menjadi kasus pembunuhan berencana (Seksyen 302 Kanun Keseksaan). Etiqah dan Ambree ditahan di tempat. IV. Manuver Hukum dan Kemarahan Publik Drama hukum yang memancing amarah nasional terjadi pada 26 April 2022. Dakwaan pembunuhan berencana adalah kejahatan tingkat tertinggi yang tidak dapat dijaminkan (non-bailable). Namun, pengacara elit Etiqah berhasil menggunakan celah hukum (Seksyen 388(1) Kanun Prosedur Jenayah) di Mahkamah Rayuan. Menggunakan tameng "depresi pasca-melahirkan" dan alasan harus merawat bayi kembar yang diklaim autis, Etiqah dibebaskan dengan uang jaminan hanya RM30.000 (sekitar Rp100 juta). Keputusan ini meledakkan kemarahan publik. Netizen melihat ini sebagai bukti nyata hukum yang tumpul ke atas; seorang majikan elit bisa menghirup udara bebas setelah membunuh secara brutal, hanya karena kekayaan dan status sosialnya. Saat persidangan utama dimulai pada November 2022, solidaritas pasangan ini hancur. Di hadapan hakim, mereka saling lempar tuduhan secara terbuka. Ambree bersaksi mantan istrinya yang menyiksa korban, sementara Etiqah menuduh sebaliknya demi menyelamatkan diri masing-masing. V. Palu Keadilan Menghancurkan Arogansi Akhir dari drama panjang ini tiba pada 20 Juni 2025. Hakim Mahkamah Tinggi, Datuk Dr. Lim Hock Leng, mengabaikan segala alasan medis yang dimanipulasi pelaku. Jejak digital berisi video penyiksaan di ponsel mereka menjadi bukti yang tidak bisa dibantah. Menyusul reformasi hukum Malaysia yang menghapuskan hukuman mati mandatori, hakim menjatuhkan vonis penjara selama 34 tahun untuk masing-masing terdakwa. Ambree menerima tambahan 12 kali sabetan cambuk rotan. Etiqah, meski diselamatkan dari hukuman fisik oleh Seksyen 289 (larangan mencambuk perempuan), dipastikan akan menghabiskan masa jayanya di balik jeruji besi. Tidak ada lagi penangguhan; hari itu juga, mereka diborgol dan langsung dijebloskan ke penjara. VI. Epilog Vonis 34 tahun mungkin mengetuk palu keadilan, tetapi tidak akan pernah mengembalikan napas yang direnggut paksa di lantai kamar mandi tersebut.
Minda 🦅 tweet media
Indonesia
94
985
4.2K
424.7K
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@Wadidawdidawxxx @imniamhs She's not dressed like a slut u just think like a rapist. And it's just a tanktop, everyone wears them. U just mad u can't control women that are confident and not insecure about part of her body
English
0
0
2
130
Xxx
Xxx@Wadidawdidawxxx·
@imniamhs Pake tanktop boleh. Flexing toket gede boleh. Masalahnya tiap konten doi flexing hal yg sama, direpetisi. Lah mending buka saweria aja
Indonesia
13
0
14
7.9K
Nia
Nia@Suki_Eclair·
@Savanatt @imniamhs Liat TT dikit otaknya langsung jualan diri kata gw mah stop projecting ur own life onto someone
Indonesia
0
0
1
265
Savana
Savana@Savanatt·
@imniamhs Memang soft porn kok, kelihatan banget jualan tete, harusnya buka onlyfans sekalian, nanggung cuy
Indonesia
37
2
60
17.5K