Lukman Santoso
23K posts

Lukman Santoso
@lukmaninside13
Cuman se-ekor OM OM yg suka Misuhin Pemerintah..
Harjamukti, Indonesia Se unió Ağustos 2014
1.2K Siguiendo814 Seguidores

@ferizandra Udah dibuat sistem buat mengawasi eh malah diakali sistemnya, emang susah ya kalo udah niat garong dari awal semua bisa dilakukan. Sekarang pertanyaanya aparat penegak hukum KPK / BPK / Kejasaan mau usut gk tuh proyek abu2 ?? Atau mau cari yg receh2 aja kyk mark up video desa ??
Indonesia
Lukman Santoso retuiteado

KETIKA DATA RESMI MEMBUKA SKANDAL PROYEK GAIB IT BGN RP1,2 TRILIUN...
Sebuah jejak digital di sistem pengadaan pemerintah memunculkan pertanyaan besar:
Bagaimana mungkin proyek teknologi informasi bernilai Rp1,2 triliun dinyatakan selesai, tetapi jejak pelaksanaan dan realisasinya nyaris nihil...?
Temuan ini bersumber dari data resmi di platform Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui sistem SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik), yang selama ini menjadi tulang punggung transparansi belanja negara...
Dua Proyek, Satu Pola Janggal
Pada 22 Oktober 2025, Badan Gizi Nasional mencatat dua paket pengadaan besar:
1. Managed Service Sarana IT dan IoT di 5.000 lokasi dengan nilai: Rp665,4 miliar
2. Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional dengan nilai: Rp600 miliar
Total anggaran: Rp1,265 triliun...
Keduanya menggunakan metode PENUNJUKAN LANGSUNG — mekanisme yang dalam praktik pengadaan hanya diperbolehkan dalam kondisi terbatas, seperti keadaan darurat, kebutuhan khusus, atau ketika hanya ada satu penyedia yang mampu...
Namun yang menjadi sorotan bukan sekadar metode, melainkan hasil kerjanya...
Status “Selesai”, Tapi Tanpa Pelaksana
Dalam tampilan sistem, kedua proyek tersebut tercatat “Paket Sudah Selesai”...
Masalahnya, pada bagian “Pemenang Berkontrak”, gak tercantum identitas vendor:
Gak ada nama perusahaan...!
Gak ada alamat...!
Gak ada NPWP...!
Lebih janggal lagi, pada bagian nilai realisasi, tercatat: Rp0...!
Kontradiksi ini memunculkan pertanyaan mendasar:
Siapa yang mengerjakan proyek triliunan ini, dan bagaimana mungkin proyek selesai tanpa nilai realisasi...? 🤔
Produk Rp600 Miliar yang “Error”
Penelusuran lebih lanjut mengarah pada portal sistem informasi yang diduga merupakan bagian dari proyek tersebut...
Hasilnya jauh dari ekspektasi sistem bernilai ratusan miliar:
• Data kosong atau nol
• Fitur gak berjalan
• Tampilan antarmuka sederhana dan gak stabil
Dalam beberapa pengujian, sistem bahkan gak mampu untuk menampilkan data dasar untuk wilayah tertentu...
Kalo ini benar bagian dari proyek Rp600 miliar, maka muncul pertanyaan berikutnya:
Apakah ini hasil akhir, atau proyek belum benar-benar berjalan...? 🤔
Penunjukan Langsung untuk Proyek Raksasa
Penggunaan penunjukan langsung dalam proyek bernilai kecil bukan hal baru, namun untuk nilai di atas Rp1 triliun, praktik ini jarang terjadi tanpa alasan kuat...
Secara prinsip, pengadaan skala besar seharusnya melalui tender terbuka guna:
• Menjamin kompetisi harga
• Menjaga kualitas
• Menghindari konflik kepentingan
Ketika jalur kompetisi dilewati, publik berhak mengetahui dasar penunjukannya...
Transparansi yang Dipertanyakan
Sistem SPSE selama ini digadang sebagai simbol keterbukaan, namun kasus ini justru menunjukkan paradoks:
• Data tersedia → tapi gak lengkap
• Status jelas → tapi gak logis
• Sistem terbuka → tapi menyisakan banyak celah pertanyaan
Kalo data resmi aja menyimpan kejanggalan, maka transparansi gak lagi soal akses, melainkan soal kejujuran dan kelengkapan informasi...
Dampak yang Belum Terlihat
Proyek ini dikaitkan dengan program pemenuhan gizi nasional—program yang menyasar jutaan penerima manfaat, namun hingga kini, dampak konkret dari sistem tersebut belum terlihat jelas:
• Apakah sistem benar-benar digunakan...?
• Apakah membantu distribusi gizi...?
• Atau hanya berhenti sebagai proyek administratif...?
Pertanyaan yang Menunggu Jawaban
Hal ini membuka sejumlah pertanyaan krusial:
• Siapa vendor dari proyek Rp1,2 triliun ini...?
• Mengapa data pemenang gak tercantum di sistem...?
• Bagaimana proyek bisa dinyatakan selesai dengan realisasi Rp0...?
• Apakah sistem yang ada merupakan hasil final dari proyek tersebut...?
• Apa dasar penggunaan penunjukan langsung untuk nilai sebesar itu...?
Ketika angka triliunan hanya hidup di layar, sementara hasilnya gak terasa di lapangan, publik berhak curiga: ini proyek pembangunan—atau sekadar ilusi...? 🤔




Indonesia

@MiskinTV_ Bawa motor aja udah bikin jantungan, apalagi bawa mobil 😭😭
Indonesia

@JJJeukiM9 @dosenkesmas Emang gula tuh jahat banget beneran soalnya enak 😭😭
Dan banyak orang yg salah kaprah sama nasi. Dari dulu selalu dihindari padahal masi mending makan nasi daripada makan cemilan full gula atau makan mie. Nasi lebih ada seratnya walau gk sebanyak oat
Indonesia

@dosenkesmas Aku jg lumayan suka makan manis apalagi kopi manis tiap hari takut bangett
Indonesia

Didiagnosa Diabetes Melitus Tipe 1.5 🚨
Kak Lilla Syifa (29 th) dihadapkan pada kondisi diagnosa DM tipe 1.5 karena konsumsi makanan manis.
Kondisi ini disebut juga sebagai Latent autoimmune Diabetes in Adults (LADA). Adapun gejala yang dialami yaitu kram kaki, sering ke kamar mandi, sering haus yang kemudian jadi tanda awal hingga berujung koma.
Menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa jaga pola makan, olahraga dan cukup istirahat.
©IG fitwithcipa shared by detikhealth
Indonesia

@baseconvo Brarti blum nemu yg cocok sama lidahnya, karna emang yg namanya rasa itu selara masing2.
Indonesia

@tanyarlfes Yg lgi hype banyak kyknya, misal Pengadaan MBG yg ugal2an dari motor listrik sampe kaos kai dan semir sepatu.
Indonesia

@empty__core Standar apalagi ini, woy nikah itu pilihan. Enak bener ngerendahin orang cuman karna blum nikah2.
Indonesia

@raykairi Kenapa ya ekploitasi manusia kyk gini jadi hal yg seolah wajar dan tidak adakah usaha dari negara untuk mengatasi hal ini ? Apa karna jumlah pencari kerja terlalu banyak dibandingkan lokernya sehingga yg punya perusahaan bisa semena2 kyk gitu, kalo gk mau tinggal cari yg lain
Indonesia

Orang kaya di Indonesia itu banyak yg hasil eksploitasi.
Baik itu eksploitasi alam ataupun manusia.
Pernah dikenalin sama manager dulu sama pemilik restoran steak, orangnya kalem banget, bicara nya agamis sekali, tapi ngasih gaji karyawan rendah dan jam kerja nya gila.
Kekayaan nya?
Ya bayangin deh omzet rata" Percabang nya nembus 600 juta, dia punya 30 cabang lebih.
Kalo dia dapet bersih nya 50juta aja sebulan, udah 1,5M tuh ditangan.
Gaji karyawan nya setengah UMR aja gak sampe, dapet mendekati UMR aja dari uang service, artinya karyawan dapet gaji dari duit customer bukan dari hasil jualan produk.
kale@kalistohenituse
semua opini tentang orang kaya:
Indonesia

@lucydream133 @jogja_base Pertahanin kak, kapal udah mulai goyang, duit udah mulai abis, lama2 program ni bakalan mandeg, sekarang aja udah mulai pilih2 penerima. Kemungkinan kalau jumlah penerima berkurang drastis pasti jumlah SPPG juga berkurang. Siap2 banyak yg nganggur lagi relawan MBG.
Indonesia

@jogja_base Maaf idealisku tidak akan runtuh cuman karena MBG dan kopdes🙏
Indonesia

@KangManto123 Coba kalau berani kasih tau aslinya berapa SPPG, yakin gw aslinya udah lebih dari aturan maksimum jumlah SPPG, sama aja udah melanggar auturan main ngapain lapor2 😂
Indonesia

@tanyarlfes Tiap individu itu beda dan gk akan pernah ada pasangan yg sempurna. Ya g ada adalah saling melengkapi kekurangan masing2. Semua bisa dicari jalan tengahnya asal ada komunikasi yang baik. Coba sesekali turunkan ego masing dan bicarakan lagi, pasti ketemu jalannya.
Indonesia

@direktoridosen Ini beneran asli goblok banget aparat model kyk gini. Saya kira gk perlu jadi psikolog buat tau keadaan mental korban. Gila korban pemerkosaan pencabulan dinikahkan sama pelakunya apa gk takut/ trauma itu korban. Pelaku senang korban menderita. Ini gk adil.
Indonesia

cuma aparat goblok yang menyarankan korban pelecehan, menikah dengan tersangka pelecehan.
di indonesia jelas tidak ada.
Deoxide ™@TitaniumDeoxide
moots..opini kalian tentang pernikahan bagaimana?
Indonesia

@tanyakanrl Obat mujarab dari segala masalah hubungan antar manusia itu Komunikasi, coba ngobrol sama paksu karna emang masalah rasa itu beda2 tiap orang. Sesimpel masakan kamu enak tapi lebih ke asin atau manis aja udah beda walau sama2 enak kata orang. Ada yg lebih suka asin atau yg manis
Indonesia

@worksfess Udah dinikmatin aja, masih mending capek kerja ujungnya dapet gaji, daripada capek cari kerja gk dapet apa2 😭
Indonesia

@ARSIPAJA Ada riset, jurnal, atau survey,
Cuman klaim sepihak ?? 😂
Indonesia

@tanyakanrl Kalo bisa milih, yg penjara khusus koruptor aja, lebih bagus dari kos2an mahasiswa.
Indonesia
Lukman Santoso retuiteado

@karirfess Interview online adalah penyelamat kami, kalo offline buat ongkos print, foto kopi dll aja udah banyak ditambah ongkos bensin atau angkutan umum 😭
Indonesia






















